Polisi Libatkan Meta Usut Jejak Digital Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun

Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat terus memperkuat upaya pelacakan terhadap Taufik Hidayat (30), tersangka utama dalam kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya, YTR (29), yang dilapor

Jul 06, 2026 - 14:00
0 1
Polisi Libatkan Meta Usut Jejak Digital Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun

Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat terus memperkuat upaya pelacakan terhadap Taufik Hidayat (30), tersangka utama dalam kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya, YTR (29), yang dilaporkan berlangsung selama tiga tahun. Dalam perkembangan terbaru, penyidik kini menggandeng Meta Platforms untuk menyelidiki jejak digital pelaku yang masih buron.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan bahwa langkah kooperatif dengan perusahaan teknologi global itu ditempuh demi membongkar rekam aktivitas daring Taufik. "Kita bekerja sama juga dengan pihak luar negeri, ya itu di bidang siber, Meta, yang mengelola atau menguasai data di media sosial itu kita melakukan kerja sama," ujar Rudi Setiawan dalam keterangan yang diterima media kami, Selasa (23/6/2026).

Mekanisme pelibatan Meta dianggap krusial mengingat Taufik diduga kuat masih aktif menggunakan sejumlah platform media sosial, bahkan setelah menjadi buronan. Dari penelusuran sementara, pelaku diduga menggunakan beberapa akun berbeda untuk mengelabui pantauan aparat. Informasi riwayat lokasi, unggahan, hingga interaksi daring menjadi kunci yang bisa membawa petunjuk signifikan dalam menemukan keberadaan pelaku yang hingga kini belum terdeteksi secara fisik.

Jejak Digital Jadi Kunci Pelacakan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar menerangkan bahwa pendekatan siber menjadi salah satu tumpuan utama sejak kasus ini mencuat. Pasalnya, Taufik diketahui cukup lihai menyembunyikan identitas dan lokasi setelah insiden penyekapan itu terungkap ke publik. Polisi menduga pelaku bergerak secara sporadis dan memanfaatkan jaringan internet publik untuk menghindari penyadapan langsung.

Kerja sama dengan Meta ini memungkinkan penyidik mengakses metadata terkait akun-akun yang diduga dikendalikan oleh Taufik. Data tersebut meliputi waktu dan lokasi pengunggahan konten, koneksi perangkat, serta interaksi dengan pengguna lain. Dengan analisis forensik digital, diharapkan muncul titik terang mengenai pergerakan terakhir pelaku.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dari luar negeri, agar seluruh jejak digital pelaku bisa terungkap. Ini bukan sekadar pengejaran fisik, tapi juga pengejaran data," kata seorang penyidik yang enggan disebutkan identitasnya dalam laporan media kami.

Kasus yang Mengguncang Publik

Kasus ini pertama kali mencuat setelah korban, YTR, berhasil melarikan diri dari sekapan yang berlangsung di sebuah rumah di kawasan Bandung timur. Menurut keterangan korban, selama tiga tahun ia menjalani hari-hari penuh kekerasan fisik dan psikologis. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk alat komunikasi dan rekaman visual yang menunjukkan tindak penganiayaan.

Publik pun menyuarakan keprihatinan mendalam atas lambatnya deteksi kasus ini. Namun, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan membutuhkan waktu karena pelaku sangat tertutup dan tidak ada laporan sebelumnya dari lingkungan sekitar. Kini, dengan bantuan analisis data dari Meta, diharapkan pengejaran Taufik Hidayat bisa memasuki babak baru yang lebih konkret.

Laporan dari media kami akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan memberikan informasi terkini kepada publik terkait upaya penangkapan pelaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User