Polisi Banten Usut Viral Rekaman Calo Minta Uang Pelicin untuk Lolos Kerja di Pabrik Serang

Beritainti.com, Jakarta – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman suara yang diduga milik seorang calo tenaga kerja. Dalam rekaman tersebut, oknum calo itu dengan tegas meminta seor

Jul 08, 2026 - 00:07
0 0
Polisi Banten Usut Viral Rekaman Calo Minta Uang Pelicin untuk Lolos Kerja di Pabrik Serang

Beritainti.com, Jakarta – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman suara yang diduga milik seorang calo tenaga kerja. Dalam rekaman tersebut, oknum calo itu dengan tegas meminta seorang pelamar kerja untuk menyiapkan sejumlah uang sebagai syarat agar lamarannya bisa diterima di sebuah pabrik yang berlokasi di Kabupaten Serang, Banten. Menanggapi viralnya unggahan tersebut, pihak kepolisian menyatakan telah turun tangan dan sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan praktik penipuan berkedok rekrutmen ini.

Rekaman Suara Jadi Bukti Viral

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari unggahan yang tersebar luas di platform digital, terdengar jelas intonasi seorang pria yang diduga sebagai perantara atau calo pekerjaan. Percakapan tersebut ditujukan kepada seorang pelamar yang disebut bernama Siti. Sang calo tidak hanya meminta pelamar untuk datang, tetapi juga membawa uang yang akan disetorkan bersamaan dengan berkas lamaran. Hal ini dianggap sebagai "jaminan" agar proses administrasi di internal perusahaan berjalan mulus.

Adapun isi perintah dalam rekaman viral tersebut berbunyi:

"Nong Siti, besok emaknya suruh itu ya. Suruh bawa uangnya itu ya. Soalnya lamarannya mau disetorin ke kantornya itu plus sama duitnya besok," ujar suara dalam rekaman yang kini menjadi barang bukti digital bagi warga net.

Rekaman ini sontak memicu kemarahan publik, terutama para pencari kerja yang kerap menjadi korban modus permintaan uang pelicin serupa. Banyak netizen mendesak pihak berwajib untuk segera menangkap para pelaku yang diduga telah lama mempermainkan harapan para pelamar demi keuntungan pribadi.

Langkah Kepolisian dan Imbauan untuk Korban

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, jajaran kepolisian di wilayah hukum Serang langsung bergerak. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa saat ini tim tengah mendalami identitas dan keberadaan pemilik suara dalam rekaman tersebut. Penyelidikan meliputi penelusuran terhadap pabrik yang dimaksud serta potensi adanya korban lain yang sudah terlanjur menyerahkan uang.

Polda Banten melalui satuan reserse mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk tidak mudah percaya dengan modus penipuan rekrutmen yang meminta biaya apa pun. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses rekrutmen pekerja yang resmi seharusnya transparan dan bebas dari pungutan liar. Mereka juga mempersilakan para korban yang merasa dirugikan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar proses hukum dapat berjalan maksimal.

Respon Dinas Ketenagakerjaan

Tak hanya kepolisian, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Serang juga turut bereaksi atas insiden ini. Dalam keterangannya, pihak Disnaker menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak manajemen pabrik yang disebut dalam rekaman untuk melakukan audit perekrutan. Mereka menegaskan bahwa praktik meminta uang kepada pelamar adalah pelanggaran serius terhadap aturan ketenagakerjaan. Jika terbukti melibatkan oknum internal perusahaan, maka perusahaan tersebut berpotensi mendapatkan sanksi administratif. Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian serius di Serang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User