Polisi Antar Bocah Hilang di Stadion Pakansari Kembali ke Pelukan Keluarga
Suasana malam di kawasan Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mendadak terusik oleh tangis seorang bocah. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun terlihat kebingungan dan menangis
Suasana malam di kawasan Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mendadak terusik oleh tangis seorang bocah. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun terlihat kebingungan dan menangis tersedu-sedu di tengah keramaian area stadion pada Senin (6/7) malam. Beruntung, dua orang remaja yang melintas segera menghampiri dan membawanya ke Markas Polres Bogor untuk meminta pertolongan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, peristiwa memilukan ini bermula ketika sang bocah terpisah dari orang tuanya di sekitar lingkungan stadion yang memang kerap dijadikan tempat warga beraktivitas. Tanpa mengetahui arah pulang dan diliputi rasa panik, ia hanya bisa menangis hingga akhirnya menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berinisiatif mengantarkannya ke pihak berwajib.
Kronologi Penemuan dan Respons Cepat Polisi
Kepala Kepolisian Resor Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memberikan keterangan resminya kepada media kami pada Selasa (7/7/2026). Ia menuturkan bahwa laporan masuk sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, petugas jaga menerima kedatangan dua remaja yang menggandeng seorang anak kecil dengan kondisi mata masih sembab dan tampak kelelahan. "Anak tersebut menangis karena kehilangan orang tuanya," jelas Wikha mengonfirmasi insiden tersebut.
Petugas yang bertugas malam itu segera melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan korban. Sesuai prosedur standar penanganan anak hilang, polisi mencoba menggali informasi dasar mengenai identitas serta alamat tempat tinggal sang anak melalui komunikasi yang ramah dan sabar. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi bahwa bocah malang itu merupakan warga Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
"Awalnya sekitar pukul 20.00 WIB, datang dua orang laki-laki remaja ke Polres Bogor mengantarkan seorang anak laki-laki yang ditemukan sedang menangis di area seputaran Stadion Pakansari karena kehilangan orang tuanya," kata Wikha dalam pernyataannya.
Demi memastikan keselamatan dan keamanan sang anak, AKBP Wikha memerintahkan langsung anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta personel piket fungsi untuk mengantarkan bocah tersebut pulang ke alamat yang telah dikantongi. Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian dan menghindari trauma berkepanjangan pada diri anak. Polisi juga sempat berkoordinasi dengan perangkat desa setempat guna memverifikasi keluarga yang bersangkutan, memastikan bahwa anak tersebut benar-benar dikembalikan kepada orang tua kandungnya.
Setibanya di kediaman yang berlokasi di wilayah perbatasan Depok-Bogor, sambutan haru langsung menyelimuti rumah tersebut. Sang ibu yang telah dirundung cemas sejak sore tak kuasa menahan tangis bahagia melihat buah hatinya kembali dengan selamat. Berdasarkan laporan yang diterima Beritainti.com, keluarga sempat melakukan pencarian mandiri selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya si kecil tiba diantar oleh mobil patroli polisi.
Aksi cepat dan humanis jajaran Polres Bogor ini menuai apresiasi dari masyarakat sekitar. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap buah hati mereka, khususnya saat berada di ruang publik yang ramai dan luas seperti kompleks stadion. Pihak kepolisian mengimbau agar orang tua segera melapor ke petugas atau pos keamanan terdekat jika sewaktu-waktu mengalami kejadian serupa, guna mempercepat proses pencarian dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Comments (0)