Piala Dunia 2026 — Spanyol Tundukkan Belgia 2-1, Tantang Prancis di Semifinal
Stadion MetLife di New Jersey bergetar oleh gemuruh sorak ribuan pendukung yang memadati tribun. Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Be
Stadion MetLife di New Jersey bergetar oleh gemuruh sorak ribuan pendukung yang memadati tribun. Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia baru saja mencapai puncaknya ketika wasit meniup peluit panjang. Spanyol memastikan langkah ke semifinal setelah menaklukkan Belgia yang bermain penuh determinasi dengan skor tipis 2-1. Dua gol krusial dari Fabian Ruiz dan Mikel Merino menjadi kunci La Furia Roja untuk menjaga asa meraih gelar juara dunia kedua mereka.
Pertandingan sejak menit awal menyuguhkan tempo tinggi. Kedua tim sama-sama haus kemenangan, namun Spanyol tampil lebih terstruktur. Penguasaan bola khas tiki-taka yang dikombinasikan dengan transisi cepat menjadi senjata utama pasukan Luis de la Fuente. Di sisi lain, Belgia mengandalkan serangan balik mematikan melalui kecepatan Jeremy Doku dan visi Kevin De Bruyne yang sekembalinya dari cedera ringan tetap menjadi otak permainan.
Gol Fabian Ruiz yang Memecah Kebuntuan
Setelah hampir setengah jam saling mengancam, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-33. Berawal dari kombinasi umpan pendek di sisi kiri, Pedri melepaskan umpan terobosan yang mampu dibaca oleh Fabian Ruiz. Dengan sentuhan pertama yang elegan, gelandang Napoli itu mengelabui bek Belgia sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Koen Casteels. Stadion meledak oleh euforia pendukung Spanyol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, meski Belgia sempat mengancam melalui sundulan Romelu Lukaku yang membentur tiang gawang.
"Gol itu hasil kerja keras tim. Kami sudah lama mempelajari kelemahan Belgia dan umpan Pedri menempatkan saya di posisi tepat. Saya hanya harus tenang dan menyelesaikannya. Ini momen yang tak akan saya lupakan," kata Fabian Ruiz yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Mikel Merino dan Gol Krusial di Babak Kedua
Belgia menggebrak di awal babak kedua. Pelatih Domenico Tedesco memasukkan Lois Openda untuk menambah daya dobrak. Hasilnya, pada menit ke-58, De Bruyne mengirim umpan silang akurat yang disambut Openda dengan tendangan first-time. Bola sempat ditepis oleh Unai Simón, tetapi Lukaku dengan sigap menceploskan bola rebound. Kedudukan imbang 1-1 membangkitkan semangat Si Setan Merah.
Namun, Spanyol tidak kehilangan fokus. Hanya sembilan menit berselang, skema sepak pojok yang dieksekusi dengan apik mengembalikan keunggulan La Furia Roja. Umpan lambung Alejandro Balde disambut tandukan Mikel Merino yang melesak deras ke sudut atas gawang Casteels. Gol itu bak penyalur adrenalin bagi seluruh tim. Sepanjang sisa laga, Spanyol dengan disiplin mengontrol ritme permainan, meredam setiap upaya Belgia untuk kembali menyamakan kedudukan.
"Mikel memberi kami napas kedua. Dia selalu hadir di momen penting. Itu bukan sekadar gol, tapi pernyataan bahwa kami pantas berada di empat besar dunia," puji Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, dalam konferensi pers usai laga.
Strategi Jitu dan Mental Baja di Babak Penentuan
Kunci kemenangan Spanyol tak lepas dari kedewasaan taktis yang diperlihatkan sepanjang 90 menit. Ketika Belgia meningkatkan intensitas pressing, lini tengah yang dimotori Pedri dan Ruiz mampu keluar dari tekanan dengan operan-operan pendek yang presisi. Sementara di lini belakang, duet Pau Torres dan Aymeric Laporte tampil kokoh menetralisir ancaman bola-bola udara. Dengan total penguasaan bola mencapai 61 persen, Spanyol berhasil memaksa Belgia bermain lebih banyak bertahan meski sesekali mengancam lewat serangan balik.
Tak hanya itu, keputusan De la Fuente memainkan Nico Williams dari bangku cadangan di menit ke-70 terbukti efektif. Kecepatannya di sisi sayap kiri memaksa bek Belgia untuk bekerja ekstra, sekaligus membuka ruang bagi pergerakan tanpa bola Dani Olmo. Pada sepuluh menit terakhir, Spanyol nyaris menambah gol melalui tendangan voli Olmo yang masih melambung tipis di atas mistar.
Jalan Terjal Menuju Semifinal Melawan Prancis
Hasil ini membawa Spanyol menantang tim kuat Prancis di babak semifinal yang akan digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Les Bleus sendiri lolos setelah mengandaskan perlawanan Kroasia melalui drama adu penalti. Duel Spanyol kontra Prancis diprediksi menjadi laga bertabur bintang, mengingat keduanya memiliki skuad bertalenta merata di semua lini.
Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi La Furia Roja yang selama turnamen tampil impresif dengan koleksi 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Pertemuan ini juga menjadi ajang balas dendam setelah Spanyol kalah 1-2 dari Prancis di final UEFA Nations League 2021. Namun, De la Fuente mengaku timnya siap secara mental dan teknis. "Prancis adalah tim hebat, kami menghormati mereka, tapi kami tidak gentar. Para pemain kami sudah menunjukkan karakter juara dan kami akan berjuang untuk tempat di final," tegasnya.
Kemenangan atas Belgia sekaligus menegaskan reputasi Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara. Dua gol yang lahir dari skema permainan terbuka dan bola mati memperlihatkan dimensi serangan yang variatif. Kini seluruh mata tertuju pada duel klasik Eropa yang dipastikan menyita perhatian jagat sepak bola.
[SOCIAL_TWEET]: La Furia Roja tak terbendung! Spanyol kalahkan Belgia 2-1 dan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Fabian Ruiz dan Mikel Merino jadi pahlawan. Kini menantang Prancis di partai puncak perebutan tiket final! #PialaDunia2026 #ESP #VamosEspaña [SOCIAL_TG]: ⚽️ Hasil Perempat Final: Spanyol 2-1 Belgia ⚽ Gol: Fabian Ruiz 33’, Mikel Merino 67’ (Spanyol); Romelu Lukaku 58’ (Belgia) 🏟 Stadion MetLife, New Jersey 👉 Semifinal: Spanyol vs Prancis, 14 Juli 2026 di Atlanta. #PialaDunia2026
Comments (0)