Persib Bandung Juara Piala Presiden 2026 Usai Taklukkan Persebaya Surabaya

Skor akhir 2-1 untuk Persib Bandung atas Persebaya Surabaya menutup partai puncak Piala Presiden 2026 yang berlangsung panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam. Gol Ciro Alves pada menit ...

Persib Bandung Juara Piala Presiden 2026 Usai Taklukkan Persebaya Surabaya

Skor akhir 2-1 untuk Persib Bandung atas Persebaya Surabaya menutup partai puncak Piala Presiden 2026 yang berlangsung panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu malam. Gol Ciro Alves pada menit ke-34 dan David da Silva pada menit ke-67 hanya mampu dibalas sekali oleh Persebaya lewat eksekusi penalti Bruno Moreira pada menit ke-78. Maung Bandung pun mengangkat trofi di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati tribun.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persib langsung menunjukkan intensitas tinggi. Skema formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Bojan Hodak membuat lini tengah Maung Bandung mendominasi jalannya pertandingan. Statistik akhir mencatat penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen untuk keunggulan Persib, dengan shots on target 6 berbanding 4 sepanjang 90 menit. Persebaya sendiri tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan transisi cepat dari sektor sayap.

Babak Pertama: Ciro Alves Buka Keran Gol Maung Bandung

Menit ke-12, Persib nyaris membuka keunggulan ketika umpan silang Marc Klok disambut sundulan David da Silva, namun bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Ernando Ari. Persebaya mencoba merespons lewat kecepatan para winger mereka, tetapi barisan pertahanan Persib yang dikawal Nick Kuipers tampil sangat disiplin menjaga kedalaman.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Berawal dari skema serangan balik cepat, Beckham Putra melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan Bajul Ijo. Ciro Alves lolos dari jebakan offside, berhadapan satu lawan satu dengan kiper, dan dengan dingin menceploskan bola ke sudut bawah gawang. 1-0 untuk Persib. Gol tersebut tercatat sebagai gol kelima Ciro di turnamen ini, sekaligus assist kedua bagi Beckham Putra sepanjang gelaran Piala Presiden 2026.

Persebaya sempat mengklaim penalti pada menit ke-41 setelah Bruno Moreira dijatuhkan di area terlarang, tetapi wasit yang meninjau tayangan VAR memutuskan kontak terjadi tepat di luar kotak penalti. Tendangan bebas yang dihasilkan gagal berbuah gol, dan skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Drama Penalti dan Menit-Menit Menegangkan

Memasuki interval kedua, Persebaya meningkatkan tempo permainan dengan memasukkan pemain bertipe menyerang. Namun justru Persib yang menggandakan skor pada menit ke-67. Sepakan pojok Marc Klok disambut tandukan keras David da Silva yang tak mampu diantisipasi Ernando Ari. 2-0, Maung Bandung seolah berada di ambang gelar juara.

Bajul Ijo menolak menyerah. Menit ke-76, pergerakan pemain pengganti di sisi kiri memaksa bek Persib melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah kembali berkonsultasi dengan VAR. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo menunaikan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-78, memperkecil kedudukan menjadi 2-1 dan menghidupkan kembali asa suporter Persebaya.

Sisa pertandingan berjalan sangat menegangkan. Persebaya melepaskan tiga tembakan beruntun pada menit ke-84 hingga menit ke-88, tetapi kiper Persib tampil heroik dengan dua penyelamatan krusial. Wasit mengeluarkan kartu kuning bagi dua pemain Persib karena pelanggaran taktis di menit akhir, sebelum akhirnya meniup peluit panjang yang disambut gemuruh luar biasa dari tribun Bobotoh.

Ciro Alves, Sang Pembeda di Laga Final

Nama Ciro Alves layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga ini. Selain satu gol penentu, winger asal Brasil itu mencatatkan empat dribel sukses, dua umpan kunci, dan tiga kali memenangkan duel udara. Pergerakannya mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Persebaya menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Bajul Ijo sepanjang laga.

Kami tahu ini akan menjadi laga berat. Persebaya adalah tim yang luar biasa, tetapi para pemain menjalankan taktik dengan sempurna sejak menit pertama. Trofi ini untuk Bobotoh yang tidak pernah berhenti mendukung kami, ujar pelatih Persib seusai laga.

Dari kubu Persebaya, kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi perjalanan mereka hingga ke final patut diapresiasi. Catatan 12 tembakan sepanjang laga dan empat peluang bersih menunjukkan Bajul Ijo bukan tim yang datang tanpa perlawanan. Ketidakberuntungan dalam penyelesaian akhir menjadi pembeda di laga sekelas final.

Dengan hasil ini, Persib Bandung menambah koleksi trofi pramusim mereka sekaligus mengirim sinyal kuat jelang bergulirnya kompetisi musim baru. Starting XI yang stabil dan kedalaman skuad menjadi modal berharga Maung Bandung. Bagi Persebaya, waktu untuk berbenah masih panjang, dan final ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda mereka untuk kembali lebih kuat musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User