Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026 Usai Bekuk Persib 2-1

Skor akhir 2-1 milik Persebaya Surabaya! Peluit panjang wasit di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA, menjadi penanda resmi Bajol Ijo keluar sebagai kampiun Piala Preside...

Aug 08, 2026 - 11:19
0 0
Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026 Usai Bekuk Persib 2-1

Skor akhir 2-1 milik Persebaya Surabaya! Peluit panjang wasit di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA, menjadi penanda resmi Bajol Ijo keluar sebagai kampiun Piala Presiden 2026. Gol Bruno Moreira menit ke-23 dan Francisco Rivera menit ke-67 membungkam perlawanan alot Persib Bandung yang hanya mampu membalas sekali lewat sundulan David da Silva menit ke-54. Ribuan Bonek yang memadati tribun meledak dalam selebrasi, sementara para pemain berkumpul di podium mengangkat trofi dengan confetti kehijauan menghiasi langit Dipta.

Babak Pertama: Efisiensi Formasi 4-3-3 ala Paul Munster

Pelatih Paul Munster menurunkan starting XI terbaiknya dengan formasi 4-3-3 yang fleksibel berubah menjadi 4-1-4-1 ketika kehilangan bola. Ernando Ari mengawal gawang, dilindungi kuartet lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho dan Slavko Damjanovic sebagai duet bek tengah. Meski kalah penguasaan bola 42 persen berbanding 58 persen sepanjang 45 menit pertama, Persebaya jauh lebih efektif dengan mencatat 4 shots on target dari 7 total percobaan.

Gol pembuka lahir dari skema serangan balik kilat. Menit ke-23, Malik Risaldi berlari menusuk sisi kanan pertahanan Maung Bandung sebelum melepaskan umpan silang mendatar ke jantung kotak penalti. Bruno Moreira yang berdiri bebas menyambut bola dengan tendangan first time kaki kanan yang menghujam sudut bawah gawang. 1-0 untuk Persebaya, dan tribun hijau bergemuruh.

Babak Kedua: Drama VAR, Gol Rivera, dan Ketegangan Hingga Akhir

Persib keluar menyerang selepas jeda. Menit ke-54, David da Silva menanduk umpan sepak pojok Marc Klok untuk menyamakan kedudukan 1-1. Laga sempat memanas ketika menit ke-61 gol Ciro Alves dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside tipis. Wasit juga mengeluarkan tiga kartu kuning di babak ini akibat duel-duel keras di lini tengah.

Momen penentu tiba menit ke-67. Gelandang Toni Firmansyah mengirim assist umpan terobosan yang membelah dua bek Persib, dan Francisco Rivera menyelesaikannya dengan sentuhan dingin melewati kiper. 2-1! Sisa laga menjadi ujian mental: Ernando Ari membukukan 5 penyelamatan, termasuk tepisan spektakuler menit ke-88 yang menggagalkan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Statistik Akhir: Efektivitas Mengalahkan Dominasi

Angka akhir memperlihatkan cerita menarik. Persib unggul penguasaan bola 56 persen berbanding 44 persen dan melepaskan 14 tembakan berbanding 13, tetapi Persebaya menang di metrik paling krusial: 6 shots on target berbanding 5. Sepak pojok 4-8 untuk Persib, pelanggaran 11-13, tanpa ada kartu merah di laga final yang berjalan disiplin ini. Damjanovic tampil kokoh di jantung pertahanan dengan 9 clearance dan 4 tekel sukses, sementara Bruno Moreira layak menyandang predikat pemain terbaik final berkat 1 gol, 3 dribel sukses, dan 2 umpan kunci.

"Kami datang ke Bali dengan satu misi, dan para pemain mengeksekusinya dengan sempurna. Kami memang tidak dominan dalam penguasaan bola, tapi sepak bola dimenangkan oleh tim yang memasukkan bola ke gawang. Trofi ini untuk Bonek yang tak pernah berhenti percaya," ujar Paul Munster seusai laga.

Trofi Prestisius dan Modal Besar Menuju Liga 1

Gelar ini menjadi tambahan prestisius dalam lemari trofi Persebaya sekaligus penegas konsistensi mereka di turnamen pramusim. Sepanjang Piala Presiden 2026, Bajol Ijo membukukan 5 kemenangan dari 6 laga, mencetak 11 gol, dan hanya kebobolan 3 kali dengan 3 clean sheet. Lini serang yang produktif berpadu dengan pertahanan penuh kedisiplinan menjadi fondasi skuad asuhan Munster musim ini.

Dengan trofi Piala Presiden 2026 di tangan, Persebaya kini mengalihkan fokus ke kompetisi Liga 1 yang segera bergulir. Modal juara di Stadion I Wayan Dipta jelas menaikkan moral seluruh tim. Bagi Bonek dan Bonita, malam di Gianyar ini akan dikenang lama: malam ketika Bajol Ijo kembali berdiri di podium tertinggi sepak bola Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User