Rachmat Irianto Bawa Persebaya Taklukkan Persib di Final Piala Presiden 2026

Skor akhir 2-1 untuk Persebaya Surabaya atas Persib Bandung menutup drama final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA. Gol penentu kemenangan ...

Aug 08, 2026 - 11:18
0 0
Rachmat Irianto Bawa Persebaya Taklukkan Persib di Final Piala Presiden 2026

Skor akhir 2-1 untuk Persebaya Surabaya atas Persib Bandung menutup drama final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA. Gol penentu kemenangan Bajul Ijo lahir pada menit ke-83, menguburkan asa Maung Bandung yang sempat unggul lebih dulu lewat aksi brilian sayap andalannya, Ikhwan Tanamal, pada menit ke-27. Laga ini benar-benar menjadi panggung duel individu antara Ikhwan di sisi kiri Persib dan gelandang bertahan Persebaya, Rachmat Irianto, yang tampil sebagai jangkar sekaligus kreator serangan balik timnya.

Data statistik mencerminkan betapa ketatnya pertandingan ini. Persib sedikit dominan dengan penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen milik Persebaya. Namun, efektivitas menjadi pembeda: Persebaya melepaskan 14 tembakan dengan 6 shots on target, sementara Persib hanya mampu membukukan 11 percobaan dengan 4 yang mengarah ke gawang. Wasit juga mengeluarkan lima kartu kuning sepanjang laga — tiga untuk Persib, dua untuk Persebaya — bukti tingginya intensitas duel di setiap sudut lapangan.

Babak Pertama: Ikhwan Tanamal Buka Keran Gol Persib

Persib yang turun dengan formasi 4-2-3-1 langsung menekan sejak peluit dibunyikan. Menit ke-12, Ikhwan Tanamal sudah menebar ancaman lewat penetrasi dari sisi kiri, namun sepakannya masih menyamping tipis dari gawang. Gol yang ditunggu akhirnya tiba pada menit ke-27. Menerima umpan terobosan dari gelandang serang Persib, Ikhwan memenangkan duel lari melawan bek kanan Persebaya sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Skor 1-0 untuk Maung Bandung.

Tertinggal satu gol, Persebaya yang mengusung formasi 4-3-3 merespons lewat penguasaan bola di lini tengah. Rachmat Irianto mulai menemukan ritmenya, memutus aliran umpan Persib dan menginisiasi transisi cepat. Tercatat tiga tekel sukses dibukukan gelandang bertahan ini di babak pertama saja. Namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Persib tetap bertahan.

Duel Kunci: Rachmat Irianto Meredam Ikhwan Tanamal

Inilah chess match sesungguhnya di atas lapangan hijau. Pelatih Persebaya memberikan instruksi khusus kepada Rachmat Irianto untuk mempersempit ruang gerak Ikhwan Tanamal setiap kali Persib membangun serangan dari sisi kiri. Hasilnya terlihat jelas di babak kedua: setelah mencetak gol, Ikhwan hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran dari total empat percobaannya sepanjang laga. Pergerakannya yang biasanya lepas kini selalu dibayangi.

Sebaliknya, kontribusi Rachmat justru meningkat pesat. Selain menjalankan tugas defensif, ia mencatatkan 87 persen akurasi umpan, dua umpan kunci, dan satu assist krusial. Duel keduanya pada menit ke-61 menjadi salah satu momen paling menarik — Rachmat memenangkan perebutan bola 50-50 di tengah lapangan, lalu langsung mengirim umpan panjang yang hampir berbuah gol bagi Bajul Ijo.

Babak Kedua: Comeback Dramatis Bajul Ijo

Gol penyeimbang Persebaya lahir pada menit ke-54. Berawal dari sepak pojok yang dihalau pertahanan Persib, bola jatuh di kaki Rachmat Irianto di luar kotak penalti. Dengan tenang ia mengirim umpan silang terukur yang disambut sundulan keras striker Persebaya — assist kelas dunia yang mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membakar semangat suporter Bonek yang memadati tribun stadion.

Persib nyaris kembali unggul pada menit ke-70 ketika sundulan penyerang mereka membentur mistar gawang. Keputusan VAR pada menit ke-76 juga sempat membuat jantung suporter Persebaya berdebar — klaim penalti Persib atas dugaan pelanggaran di kotak terlarang dianulir setelah tinjauan menunjukkan kontak terjadi tepat di luar garis kotak penalti.

Puncak drama tiba pada menit ke-83. Serangan balik kilat Persebaya diakhiri tembakan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper Persib. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, dan Persebaya pun mengangkat trofi Piala Presiden 2026 di depan ribuan pendukungnya yang larut dalam euforia.

Catatan Statistik dan Reaksi Pelatih

Pelatih Persebaya memuji penampilan jangkarnya usai laga, menyebut Rachmat Irianto sebagai pemain yang menjalankan instruksi taktik dengan sempurna dan menjadi kunci keseimbangan tim sepanjang 90 menit. Di kubu lawan, pelatih Persib mengakui timnya kalah efektif pada momen-momen krusial meski secara statistik menguasai jalannya pertandingan lebih lama.

Dengan hasil ini, Persebaya menorehkan clean sheet di babak kedua dan memastikan gelar juara Piala Presiden 2026. Bagi Ikhwan Tanamal, satu golnya tetap menjadi catatan positif secara individu. Namun malam ini, sepenuhnya menjadi milik Rachmat Irianto dan Persebaya Surabaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User