Penuh Harapan, Penyandang Disabilitas dan Orang Tua Padati Job Fair Bekasi
Bekasi — Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti gelaran Job Fair Bekasi yang berlangsung di pusat perbelanjaan Grand Metropolitan Mall, akhir pekan ini. Ribuan pencari kerja dari berbagai k
Bekasi — Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti gelaran Job Fair Bekasi yang berlangsung di pusat perbelanjaan Grand Metropolitan Mall, akhir pekan ini. Ribuan pencari kerja dari berbagai kalangan memadati area pameran, namun satu pemandangan paling mencuri perhatian: kehadiran para penyandang disabilitas yang didampingi orang tua mereka, bahu-membahu mengantre dan melamar ke berbagai stan perusahaan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih peluang ekonomi yang lebih baik.
Potret Perjuangan di Tengah Antrean
Tim liputan Beritainti.com menyaksikan langsung puluhan penyandang disabilitas, termasuk pengguna kursi roda, tuna netra dengan tongkat pemandu, dan penyandang disabilitas rungu, datang dengan penuh persiapan. Mereka membawa map berisi surat lamaran dan sertifikat keterampilan, didampingi orang tua yang penuh kesabaran membantu menjelaskan kebutuhan khusus saat sesi wawancara singkat. Salah satu orang tua, yang anaknya penyandang tuna daksa, mengaku telah menempuh perjalanan lebih dari dua jam dari Cikarang hanya untuk mengikuti bursa kerja ini.
“Anak saya punya keahlian desain grafis. Kami datang jauh-jauh karena percaya di sini ada perusahaan yang mau memberi kesempatan. Namanya orang tua, selama ada harapan pasti kami dampingi,” ujar Ibu Sari, salah satu orang tua yang ditemui di lokasi.
Tidak hanya penyandang disabilitas, para orang tua yang datang untuk mendampingi putra-putrinya yang sedang mencari kerja juga terlihat memenuhi setiap sudut acara. Mereka tidak sekadar menunggu, melainkan aktif bertanya ke setiap stan, memastikan anak-anak mereka tidak melewatkan peluang karena kendala komunikasi atau kepercayaan diri. Fenomena ini menggambarkan kuatnya dukungan keluarga di tengah ketatnya persaingan dunia kerja saat ini.
Komitmen Inklusivitas dari Perusahaan Peserta
Menurut pantauan Beritainti.com, setidaknya 45 perusahaan dari berbagai sektor seperti manufaktur, ritel, jasa keuangan, dan teknologi informasi membuka ribuan lowongan. Beberapa di antaranya secara khusus mencantumkan keterbukaan terhadap penyandang disabilitas pada brosur lowongan yang dipajang. Panitia penyelenggara juga menyediakan juru bahasa isyarat di area informasi utama serta jalur khusus yang memudahkan akses kursi roda.
Seorang perwakilan perusahaan logistik yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa partisipasi aktif dari penyandang disabilitas di job fair selalu menjadi perhatian serius. “Kami melihat potensi dan bakat, bukan keterbatasan. Beberapa posisi administratif dan operator justru sangat cocok diisi oleh teman-teman disabilitas karena ketelitian dan dedikasi tinggi yang mereka tunjukkan,” jelasnya.
Harapan Baru di Tengah Angka Pengangguran
Gelaran job fair ini menjadi oase di tengah data pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi menyebutkan, dari total 2.500 lowongan yang tersedia, sebanyak 200 di antaranya dialokasikan secara inklusif bagi penyandang disabilitas. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Antusiasme para pencari kerja, terutama dari kelompok rentan, diharapkan mampu mendorong lebih banyak perusahaan membuka kesempatan serupa.
Sore harinya, sejumlah penyandang disabilitas terlihat keluar dari area job fair dengan senyum di wajah mereka. Beberapa membawa amplop panggilan wawancara lanjutan, yang lain mengaku setidaknya telah mendaftar di tiga perusahaan berbeda. Semangat yang mereka pancarkan menjadi pengingat bahwa harapan selalu layak diperjuangkan. Job fair ini bukan sekadar ajang mencari nafkah, melainkan panggung nyata bagi inklusivitas dan kesetaraan di dunia kerja.
Comments (0)