Pangkas Jalur Tengkulak, Menko Pangan Siapkan Koperasi Desa Jadi Off-Taker Hasil Nelayan

Beritainti.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor perikanan

Jul 07, 2026 - 23:10
0 1
Pangkas Jalur Tengkulak, Menko Pangan Siapkan Koperasi Desa Jadi Off-Taker Hasil Nelayan

Beritainti.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor perikanan. Dalam laporan yang diterima media kami, Zulhas menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan disiapkan sebagai off-taker atau penjamin pasar utama bagi hasil tangkapan nelayan di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk memangkas ketergantungan nelayan terhadap tengkulak serta memberikan kepastian harga.

Awalnya, Zulhas menyoroti kondisi nelayan di berbagai daerah, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menemukan fakta di lapangan bahwa para nelayan kerap merugi karena terpaksa menjual hasil tangkapannya kepada tengkulak dengan harga yang sangat rendah. Menurutnya, praktik ini membuat daya tahan ekonomi nelayan dan petani tidak kunjung berkembang, meskipun potensi sumber daya alam yang mereka miliki sangat melimpah.

"Kehadiran tengkulak di tengah masyarakat membuat petani dan nelayan tidak berkembang. Mereka tidak punya akses pasar yang adil," ujar Zulhas dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (14/5/2026).

Koperasi Desa sebagai Tulang Punggung Distribusi

Sebagai solusi, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merancang model bisnis yang memberdayakan. Pemerintah hadir dengan membangun kampung nelayan modern yang dilengkapi dengan koperasi sebagai motor distribusi. Mekanismenya dirancang sederhana namun sistematis: Koperasi Desa Merah Putih akan bertindak sebagai pembeli tunggal yang membeli hasil tangkapan nelayan dengan harga yang wajar dan menguntungkan.

Setelah membeli iklan dari nelayan, koperasi tersebut yang akan mendistribusikan dan menyuplai kebutuhan ikan ke berbagai daerah, termasuk ke sentra-sentra konsumen yang selama ini sulit dijangkau oleh nelayan secara mandiri. Dengan pola ini, Zulhas optimistis disparitas harga antara produsen dan konsumen bisa dipangkas, dan keuntungan bisa lebih dinikmati oleh para pelaku usaha kecil di desa.

Gagasan ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Dengan menjadi off-taker, koperasi tidak hanya menyediakan kepastian pasar, tetapi juga diharapkan mampu membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi, mulai dari penyediaan cold storage, pengolahan hasil laut, hingga jaringan logistik nasional. Media kami mencatat, program ini akan mulai diluncurkan secara bertahap di sejumlah titik strategis yang menjadi basis produksi perikanan tangkap di Tanah Air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User