Paes Clean Sheet, Ajax Hajar Shelbourne 3-0 di Kualifikasi Conference League

Skor akhir 3-0 menjadi milik Ajax Amsterdam! De Godenzonen membuka leg pertama kualifikasi UEFA Conference League dengan kemenangan telak atas wakil Irlandia, Shelbourne FC, di Johan Cruyff Arena, Jum...

Aug 09, 2026 - 01:02
0 0
Paes Clean Sheet, Ajax Hajar Shelbourne 3-0 di Kualifikasi Conference League

Skor akhir 3-0 menjadi milik Ajax Amsterdam! De Godenzonen membuka leg pertama kualifikasi UEFA Conference League dengan kemenangan telak atas wakil Irlandia, Shelbourne FC, di Johan Cruyff Arena, Jumat (7/8) dini hari WIB. Sorotan terbesar mengarah ke Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu kembali dipercaya masuk starting XI dan membayar lunas kepercayaan pelatih dengan clean sheet plus empat penyelamatan penting sepanjang 90 menit.

Johan Cruyff Arena bergemuruh saat laga memasuki menit ke-18. Steven Berghuis melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kanan, dan Brian Brobbey menyambutnya dengan sundulan keras yang menghujam pojok kiri gawang. Skor 1-0 untuk Ajax, dengan assist perdana Berghuis di kompetisi Eropa musim ini. Tuan rumah tampil sabar membongkar blok pertahanan rapat yang dipasang tim tamu sejak peluit awal dibunyikan.

Petaka bagi Shelbourne datang jelang jeda. Menit ke-45+2, tayangan ulang VAR mengonfirmasi handball bek Shelbourne di kotak terlarang. Kenneth Taylor maju sebagai algojo dan dengan dingin mengeksekusi penalti ke sisi berlawanan dari arah gerakan kiper. Skor 2-0 menutup babak pertama, keunggulan yang sepenuhnya layak untuk dominasi Ajax.

Babak Pertama: Dominasi Total De Godenzonen

Angka-angka paruh pertama memperlihatkan jurang kualitas kedua tim. Ajax yang turun dengan formasi 4-3-3 membukukan penguasaan bola 71 persen, sementara Shelbourne yang bertahan dengan skema 5-4-1 hanya mampu melepaskan satu shots on target dari tiga percobaan. Tuan rumah mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari 11 attempts. Jordan Henderson menjadi metronom di lini tengah dengan 58 sentuhan dan akurasi umpan 94 persen, membuat aliran bola Ajax nyaris tak pernah terputus di sepertiga akhir lapangan.

Babak kedua dibuka dengan perlawanan sengit Shelbourne. Menit ke-58, striker tim tamu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kanan atas, tetapi Paes terbang menepisnya dengan satu tangan. Empat menit berselang, giliran sepakan jarak dekat dari kemelut yang ia blok dengan kakinya. Dua penyelamatan itu menjaga gawang Ajax tetap perawan sekaligus membunuh momentum kebangkitan sang tamu.

Ajax akhirnya mengunci kemenangan pada menit ke-72. Chuba Akpom, yang baru masuk menggantikan Brobbey, menyambar umpan terobosan cerdas Kenneth Taylor dengan penyelesaian first-time ke tiang jauh. Skor 3-0. Gol itu membuat Taylor menutup laga dengan satu gol dan satu assist, performa lengkap dari sang gelandang box-to-box yang bekerja tanpa henti di kedua sisi lapangan.

Maarten Paes: Tembok Kokoh di Bawah Mistar

Malam ini menjadi pembuktian Paes atas keputusan staf pelatih mempertahankannya sebagai kiper utama. Statistiknya berbicara lantang: empat saves, tiga di antaranya dari tembakan di dalam kotak penalti, dua kali keluar memotong umpan silang, dan akurasi distribusi 89 persen dari 37 umpan. Ketenangannya dalam build-up membuat lini belakang Ajax — yang digalang Jorrel Hato dan Josip Sutalo — berani bermain dengan garis pertahanan tinggi. Satu-satunya noda kecil bagi tuan rumah adalah kartu kuning Devyne Rensch pada menit ke-34 akibat tekel keras di sisi kanan pertahanan.

"Maarten menunjukkan mengapa dia nomor satu di tim ini. Ketenangannya saat menguasai bola dan refleksnya di bawah mistar luar biasa. Clean sheet ini sangat penting untuk modal kami di leg kedua," ujar pelatih Ajax, Francesco Farioli, seusai laga.

Statistik Akhir dan Misi Leg Kedua di Dublin

Data akhir pertandingan menegaskan superioritas Ajax di segala lini: penguasaan bola 68 berbanding 32 persen, total tembakan 19-6, shots on target 8-3, dan tendangan sudut 9-2. Shelbourne bahkan gagal menciptakan satu pun peluang besar di 30 menit akhir, dengan dua upaya serangan mereka terjebak offside. Bagi Paes, ini adalah clean sheet ketiganya dari empat penampilan bersama Ajax di semua kompetisi musim ini — rasio yang menempatkannya jauh di depan kiper pelapis dalam perebutan posisi nomor satu.

Dengan modal agregat tiga gol, Ajax akan terbang ke Dublin untuk leg kedua pekan depan. Shelbourne butuh keajaiban minimal tiga gol tanpa balas untuk memaksa perpanjangan waktu, sementara De Godenzonen hanya perlu menjaga konsistensi permainan. Jika performa seperti malam ini terulang, tiket ke fase berikutnya kualifikasi Conference League hampir pasti berada dalam genggaman — dan Paes tampaknya akan kembali berdiri tegak di bawah mistar gawang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User