Menhut Raja Juli Akui Ada Amplop dari Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan

Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan klarifikasi mengenai beredarnya informasi amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Dalam ket

Jul 08, 2026 - 04:37
0 0
Menhut Raja Juli Akui Ada Amplop dari Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan

Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan klarifikasi mengenai beredarnya informasi amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Dalam keterangannya, Raja Juli membenarkan keberadaan amplop tersebut dan menegaskan bahwa dirinya telah meminta stafnya untuk segera mengembalikannya tanpa membuka isinya.

Pengakuan ini mencuat di tengah sorotan terhadap Suhardiman Amby yang baru saja menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan laporan yang diterima media kami, Bupati Kuansing itu menyerahkan diri pada Selasa (30/6) setelah tim penindakan KPK melakukan pencarian terhadapnya selama operasi tangkap tangan (OTT) yang telah berlangsung sejak Senin (29/6).

Sehari setelah penyerahan diri, tepatnya pada Rabu (1/7), KPK secara resmi menetapkan Suhardiman sebagai penerima suap. Dalam konferensi persnya, lembaga antirasuah tersebut menyebutkan bahwa suap yang diterima berupa mobil mewah Land Cruiser yang terkait dengan proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

“Saya langsung perintahkan ajudan saya untuk mengembalikan amplop itu,” ujar Raja Juli terkait insiden yang melibatkan Suhardiman Amby.

Pernyataan Menhut ini seolah menepis spekulasi adanya hubungan transaksional antara dirinya dengan bupati yang kini berstatus tersangka tersebut. Raja Juli berusaha memperlihatkan sikap tegasnya dengan menolak pemberian yang dinilai tidak pada tempatnya.

Di sisi lain, kasus yang menjerat Suhardiman Amby semakin meluas. KPK tidak hanya mengusut dugaan suap terkait pengisian jabatan Sekda, tetapi juga mendalami dugaan korupsi lain yang melibatkan bupati tersebut. Dalam keterangan resminya, KPK mengungkapkan adanya penyelidikan terhadap penerimaan uang yang berkaitan dengan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas. Hal ini menambah dimensi baru dalam kasus yang tengah dihadapi oleh orang nomor satu di Kuansing itu.

Dengan dikembalikannya amplop oleh pihak Menteri Kehutanan, kini fokus publik tertuju pada pendalaman KPK terhadap aliran dana dan mekanisme pelepasan hutan yang diduga melibatkan Suhardiman Amby. Langkah cepat Menhut Raja Juli untuk menolak dan mengembalikan amplop tersebut menjadi sinyal penting dalam upaya menjaga integritas di tengah pusaran kasus yang melibatkan kepala daerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User