Maybank Marathon 2026 Perkuat Jejak Hijau Lewat Sustainability Day di Bali

Momentum jelang Maybank Marathon 2026 ternyata tidak berhenti pada soal target waktu, pacing, maupun rekor pribadi. Di Piduh Charity Cafe, Gianyar, Bali, Jumat 21 Agustus 2026, panitia justru mengambi...

Aug 24, 2026 - 10:19
0 0
Maybank Marathon 2026 Perkuat Jejak Hijau Lewat Sustainability Day di Bali

Momentum jelang Maybank Marathon 2026 ternyata tidak berhenti pada soal target waktu, pacing, maupun rekor pribadi. Di Piduh Charity Cafe, Gianyar, Bali, Jumat 21 Agustus 2026, panitia justru mengambil posisi start untuk babak yang kerap luput dari sorotan: keberlanjutan. Lewat ajang Maybank Marathon Sustainability Day, Maybank Indonesia resmi menyerahkan dukungan program jejak hijau kepada Pemerintah Desa Sanding, Gianyar — sebuah sinyal tegas bahwa balapan tahun depan dirancang untuk melaju cepat sekaligus ramah lingkungan.

Seremoni di Gianyar, Pesan Besar di Baliknya

Suasana di Gianyar terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Bukan garis start yang dipasang, melainkan komitmen. Maria Trifanny Fransiska selaku Head of Sustainability Maybank Indonesia hadir bersama Budhi Dyah Sitawati, Ketua Pembina Yayasan Maybank Indonesia, untuk menyerahkan dukungan program jejak hijau secara langsung kepada Kompyang Ambarayusa, Kepala Desa Sanding. Friska Sinuraya, Direktur Operasional World Research Institute, turut mendampingi prosesi tersebut sebagai mitra implementasi.

Simbolisme momen ini layak digarisbawahi. Desa Sanding dipilih sebagai titik sentuh program, artinya dampak Maybank Marathon 2026 ingin dirasakan bukan hanya oleh para pelari di lintasan, tetapi juga oleh komunitas lokal yang menjadi tuan rumah. Dalam bahasa olahraga, ini seperti tim yang tidak puas sekadar menang, tetapi juga ingin meninggalkan permainan yang bersih.

Jejak Hijau: Strategi Menekan Karbon Event Massal

Setiap event lari skala besar meninggalkan jejak ekologis yang nyata. Ribuan peserta berarti ribuan gelas, ribuan botol air, konsumsi energi di area start dan finish, serta emisi transportasi dari pelari yang datang dari berbagai kota bahkan negara. Maybank Marathon sendiri merupakan ajang balapan internasional tahunan di Bali yang rutin memanggil ribuan pelari dengan rentang kategori mulai dari full marathon, half marathon, hingga 10K dan 5K. Semakin besar partisipasi, semakin besar pula tanggung jawab ekologis yang harus dikelola.

Program jejak hijau yang didukung Maybank Indonesia hadir untuk menjawab persoalan tersebut. Arahnya mencakup upaya penghijauan, pengelolaan limbah selama rangkaian acara, serta edukasi keberlanjutan kepada warga setempat. Pendekatan semacam ini sejalan dengan tren global industri lari dunia, ketika penyelenggara event elite mulai mengukur keberhasilan bukan hanya dari finish time para pelari top, tetapi juga dari reduksi jejak karbon yang dicetak sebuah balapan.

Kolaborasi Tiga Pihak, Satu Garis Finis Keberlanjutan

Dari sisi taktik, susunan kolaborasi pada program ini menarik untuk dibedah. Maybank Indonesia berperan sebagai motor pendanaan dan arah kebijakan keberlanjutan lewat divisi sustainability-nya. World Research Institute masuk sebagai tenaga teknis yang menerjemahkan visi tersebut menjadi program lapangan yang terukur. Adapun Pemerintah Desa Sanding menjadi pemegang kunci di level akar rumput, memastikan program berjalan sesuai kebutuhan dan budaya lokal.

Budhi Dyah Sitawati menegaskan bahwa dukungan yayasan terhadap program jejak hijau merupakan bagian dari konsistensi jangka panjang Maybank Marathon, bukan sekadar seremoni musiman jelang balapan. Sementara itu, kehadiran Friska Sinuraya dari World Research Institute menandakan bahwa implementasi program akan disokong pendekatan berbasis riset, sehingga hasilnya dapat dievaluasi secara objektif dari tahun ke tahun.

Menuju Start Line 2026 dengan Warisan Hijau

Bagi para pelari yang telah menandai kalender Maybank Marathon 2026, kabar ini patut disambut positif. Berlari di atas sirkuit Bali dengan rasa tenang karena event yang diikuti ikut peduli lingkungan tentu menambah nilai tersendiri. Setiap kilometer yang dilalui peserta kelak juga menjadi bagian dari cerita besar tentang balapan yang bertumbuh bersama komunitas dan alam sekitarnya.

Pada akhirnya, Sustainability Day di Gianyar menjadi pengingat bahwa maraton modern adalah pertandingan multidimensi. Ada duel melawan waktu di lintasan, ada pula lomba melawan jejak karbon di luar lintasan. Dan berdasarkan apa yang digulirkan Maybank Indonesia bersama para mitranya di Desa Sanding, tim penyelenggara tampak siap memenangkan keduanya sekaligus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User