Marc Marquez Tercepat di Latihan Bebas 2 MotoGP Silverstone

Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris tengah, resmi berakhir dan papan waktu menampilkan satu nama di posisi teratas: Marc Marquez. Rider asal Spanyol yang mem...

Aug 28, 2026 - 18:00
0 0
Marc Marquez Tercepat di Latihan Bebas 2 MotoGP Silverstone

Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris tengah, resmi berakhir dan papan waktu menampilkan satu nama di posisi teratas: Marc Marquez. Rider asal Spanyol yang memperkuat tim Ducati Lenovo itu menutup hari kedua akhir pekan balapan, Sabtu 8 Agustus 2026, dengan catatan waktu terbaik 1 menit 57,482 detik — unggul 0,218 detik atas pembalap di posisi kedua.

Menit ke-27 menjadi momen penentu. Marquez, yang sebelumnya berkutat di posisi kelima, meluncur keluar pit lane dengan kombinasi ban medium di depan dan soft di belakang untuk menjalani time attack. Dalam satu lap terbang, ia langsung memecah rekor waktu tercepat sesi dan menggeser papan atas klasemen. Bendera kotak-kotak turun tiga menit kemudian, dan tak satu pun pembalap yang mampu menembus catatan waktu milik rider bernomor 93 tersebut.

Analisis Sesi Latihan Bebas 2: Trek Kering, Catatan Berjatuhan

Kondisi trek di Silverstone pagi itu nyaris sempurna untuk balapan: langit cerah, suhu aspal 32 derajat Celsius, dan angin yang cenderung tenang di sektor tiga. Hasilnya, 19 dari 22 pembalap berhasil memperbaiki waktu terbaik mereka dibanding sesi pagi. Catatan tercepat pada Latihan Bebas 1 yang bertengger di angka 1 menit 58,9 detik langsung ambruk lebih dari satu detik di sesi kedua, menandakan grip trek meningkat drastis seiring lap demi lap yang dilalui ban.

Marquez mencatatkan 16 lap pada sesi ini, 9 di antaranya berstatus lap time attack, dengan sektor tercepat di tikungan ke-8 dan ke-14. Kecepatan puncaknya menembus 348,7 km/jam di lintasan lurus utama — angka tertinggi kedua di antara seluruh pembalap. Yang menarik, waktu terbaiknya ia torehkan bukan lewat slipstream, melainkan saat melaju sendirian di tengah lintasan. Itu sinyal kuat bahwa kecepatan murni motor Ducati Desmosedici GP26 miliknya berada di level lain akhir pekan ini.

Marquez di Zona Nyaman: Konsisten Sejak Lap Pertama

Yang paling mencolok dari penampilan Marquez pada hari kedua ini adalah konsistensinya. Selisih antara lap terbaik dan lap tercepat keduanya hanya 0,06 detik, dan ia mampu mempertahankan ritme 1 menit 58 detik rendah selama simulasi race run sepanjang 8 lap di tengah sesi. Pada balapan yang menuntut manajemen ban depan, data telemetri mencatat pemakaian ban milik Marquez lebih rendah 4 persen dibanding rata-rata pembalap Ducati lainnya.

Pembalap berusia 33 tahun itu juga terlihat nyaman sejak lap pertama, langsung bertahan di posisi empat besar tanpa perlu keluar-masuk pit untuk perubahan setelan besar. Tim Ducati Lenovo hanya melakukan penyesuaian halus pada ketinggian ride height di sektor dua, dan Marquez langsung membalas dengan perbaikan 0,3 detik pada lap berikutnya. Dalam pernyataan singkat pasca sesi, ia menyebut Silverstone sebagai salah satu sirkuit favoritnya karena karakter tikungan cepatnya yang menuntut keberanian penuh. "Saya menikmati setiap lap di sini. Silverstone tidak memberi ruang untuk setengah hati, dan hari ini motor bekerja persis seperti yang saya harapkan," ujarnya.

Proyeksi Kualifikasi dan Balapan

Dengan catatan ini, Marquez memasuki sesi kualifikasi Sabtu sore sebagai favorit kuat untuk merebut pole position. Data historis menunjukkan pembalap yang memuncaki Latihan Bebas 2 di Silverstone sejak 2021 mencatatkan rata-rata start di dua besar, dan tiga dari lima pole position terakhir di sirkuit ini lahir dari pembalap yang juga tercepat pada sesi latihan kedua. Namun Marquez tetap menyimpan kewaspadaan karena gap ke lima pembalap teratas hanya menyentuh 0,4 detik — celah yang sangat rapat untuk standar MotoGP modern.

Untuk balapan hari Minggu, simulasi race pace milik Marquez berada di rata-rata 1 menit 58,4 detik per lap, lebih cepat 0,2 detik dibanding rival terdekatnya. Jika angka itu bertahan, skenario kemenangan ke-65 kariernya di kelas utama bukan sekadar mimpi. Ia juga belum pernah gagal finis di podium Silverstone sejak bergabung dengan tim pabrikan Italia itu, sebuah rekor bersih yang ingin ia pertahankan di hadapan lebih dari 90 ribu penonton yang memadati tribun.

Satu-satunya pekerjaan rumah yang tersisa sebelum kualifikasi adalah pemanasan ban pada lap pertama time attack. Marquez mengakui dua percobaannya di awal sesi kurang mulus karena suhu ban belakang belum ideal, dan ia baru menemukan ritme sempurna menjelang akhir sesi. Timnya dipastikan akan memoles detail tersebut pada Latihan Bebas 3, karena di Silverstone satu persepuluh detik saja bisa menjadi pembeda antara baris terdepan dan tengah grid.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User