Marc Marquez Kuasai Latihan Kedua GP Italia di Mugello

Marc Marquez menuntaskan sesi latihan kedua (FP2) Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, Jumat 29 Mei 2026, dengan status tercepat setelah menorehkan waktu 1 menit 45,876 detik. Pembalap tim Duc...

Aug 28, 2026 - 18:23
0 0
Marc Marquez Kuasai Latihan Kedua GP Italia di Mugello

Marc Marquez menuntaskan sesi latihan kedua (FP2) Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, Jumat 29 Mei 2026, dengan status tercepat setelah menorehkan waktu 1 menit 45,876 detik. Pembalap tim Ducati Lenovo asal Spanyol itu unggul 0,214 detik atas tandemnya, Francesco Bagnaia, yang menempati posisi kedua, sekaligus membuktikan kesiapannya menjelang kualifikasi dan balapan utama di lintasan sepanjang 5,245 km yang legendaris itu.

Menit ke-12 sesi, Marquez melesat ke puncak klasemen sementara setelah memangkas catatan waktunya dari 1 menit 47,203 detik pada putaran terbang pertama menjadi 1 menit 46,118 detik. Kecepatan puncaknya di lintasan lurus utama mencapai 362,4 km/jam, angka tertinggi kedua di sesi tersebut, hanya terpaut tipis dari rekan setimnya. Pergerakan tersebut mengubah dinamika sesi, karena sebelumnya posisi terdepan sempat dikuasai oleh Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.

Analisis Sesi: Sektor yang Menentukan Waktu Tercepat

Data telemetri menunjukkan keunggulan Marquez tersebar merata di tiga sektor kunci Mugello. Di sektor 1 yang mencakup tikungan Scarperia dan Poggio Secco, ia konsisten mencatat waktu di bawah patokan 29,4 detik pada lima putaran terakhirnya. Sektor 2, rumah dari rangkaian tikungan cepat Casanova-Savelli yang menuntut keseimbangan motor maksimal, menjadi tempat ia membangun keunggulan terbesar, unggul hingga 0,118 detik atas Bagnaia di sektor yang sama.

Yang paling menarik justru di sektor 3, kawasan Arrabbiata 1 dan Arrabbiata 2 yang terkenal menuntut keberanian. Marquez tercatat membuka gas lebih awal 0,07 detik dari titik optimal rata-rata pembalap lain, sebuah indikator kepercayaan diri tinggi terhadap grip ban belakangnya. Konsistensinya pun luar biasa: dari total 14 putaran yang ia selesaikan, 11 putaran tercatat dalam rentang 0,6 detik dari waktu terbaiknya, bukti bahwa kecepatannya bukan sekadar kilatan sesaat.

Strategi Ban dan Persiapan Menuju Kualifikasi

Keputusan paling mencolok dari kubu Ducati Lenovo adalah pilihan ban. Marquez menyelesaikan simulasi time attack menggunakan ban slick medium di depan dan soft di belakang, kombinasi yang diprediksi menjadi pilihan mayoritas pebalap untuk sesi kualifikasi. Namun pada simulasi race pace di menit-menit akhir, ia beralih ke ban medium di kedua roda dan tetap mampu mempertahankan ritme 1 menit 47 detik secara stabil selama 8 putaran beruntun.

“Kami masih memiliki pekerjaan rumah pada manajemen ban belakang, tetapi arah pengembangan sudah benar,” demikian pernyataan tim yang beredar setelah sesi, menegaskan bahwa fokus utama bukan hanya satu putaran cepat, melainkan daya tahan balapan penuh 23 lap. Kondisi lintasan yang bersuhu 34 derajat Celsius dengan aspal mencapai 49 derajat menjadi tantangan tersendiri bagi degradasi ban.

Dari sisi data, jarak antara Marquez dan Bagnaia di klasemen gabungan latihan hanya 0,214 detik, sementara Jorge Martin tertinggal 0,312 detik di posisi ketiga. Pedro Acosta dari Red Bull KTM mengejutkan banyak pihak dengan menempati posisi keempat, unggul atas Marco Bezzecchi yang finis kelima. Persaingan di papan atas diprediksi semakin ketat pada sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu siang.

Proyeksi Formasi Starting Grid dan Balapan Minggu

Mugello selalu menjadi sirkuit favorit bagi para pebalap Ducati berkat kecepatan tertingginya yang superior, dan sesi kali ini mengonfirmasi tren tersebut. Empat dari lima posisi teratas pada latihan gabungan ditempati motor Desmosedici, memperkuat asumsi bahwa formasi starting grid Minggu nanti akan didominasi warna merah. Marquez, yang dikenal sebagai spesialis tikungan cepat, tampil dengan gaya meluncur khas, tubuh nyaris menyentuh aspal saat melewati Arrabbiata, dan berhasil menjaga semua putaran terbangnya tanpa kesalahan berarti.

Catatan akhir sesi juga mengirim sinyal jelas: dengan clean lap tercepat dan ritme balapan yang stabil, Marquez masuk sebagai kandidat kuat pole position dan favorit podium utama. Namun ia tidak sendiri; Bagnaia, yang tahun lalu menang di sirkuit ini, menunggu di belakangnya hanya dalam jarak sepersekian detik. Balapan 23 lap dengan suhu tinggi akan menguji siapa yang paling cerdas mengelola ban, dan di situlah pengalaman 10 gelar juara dunia Marquez bisa menjadi pembeda.

Semua mata kini tertuju pada sesi kualifikasi, di mana satu putaran sempurna bisa mengubah peta persaingan. Bagi para tifosi di tribun Mugello, satu hal yang pasti: pertarungan Marquez melawan Bagnaia di lintasan tersayang Ducati akan menjadi tontonan yang tidak boleh dilewatkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User