Malang, Beritainti.com — Alfeandra Dewangga resmi memulai kiprah barunya bersama Arema FC dengan cerita yang terbilang istimewa. Belum genap sepekan bergabung dalam sesi latihan, mantan bek andalan PSIS Semarang itu mengaku sudah merasakan kenyamanan luar biasa di tengah skuad Singo Edan. Bukan sekadar adaptasi teknis di atas lapangan, melainkan lebih kepada suasana kekeluargaan yang langsung ia rasakan sejak hari pertama menginjakkan kaki di Malang.

Lebih dari Sekadar Adaptasi Teknis Dalam wawancara eksklusif bersama tim peliput Beritainti.com, Dewangga menceritakan bagaimana proses adaptasinya berjal

Jul 08, 2026 - 01:21
0 1

Lebih dari Sekadar Adaptasi Teknis

Dalam wawancara eksklusif bersama tim peliput Beritainti.com, Dewangga menceritakan bagaimana proses adaptasinya berjalan jauh lebih mulus dari perkiraan semula. Pemain berusia 25 tahun itu menuturkan, biasanya seorang pemain baru membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk benar-benar menyatu dengan ritme tim. Namun, yang terjadi di Arema FC sungguh di luar dugaan. Sambutan hangat dari para pemain senior, mulai dari Johan Alfarizi, Dendi Santoso, hingga Ahmad Alfarizi, membuatnya merasa seperti sudah bertahun-tahun menjadi bagian dari keluarga besar Arema.

"Saya tidak menyangka penerimaannya sehangat ini. Biasanya ada proses, ada jarak. Tapi di sini tidak ada sekat sama sekali. Pemain senior justru yang pertama kali merangkul. Itu membuat saya merasa sangat dihargai dan termotivasi untuk segera memberikan yang terbaik," ungkap Dewangga, Rabu (15/10).

Filosofi 'Salam Satu Jiwa' yang Membumi

Fenomena cepatnya proses adaptasi ini tidak lepas dari filosofi 'Salam Satu Jiwa' yang memang dijunjung tinggi di tubuh Arema FC. Bukan sekadar jargon komersial, nilai-nilai persaudaraan itu benar-benar hidup dalam keseharian tim. Menurut pantauan kontributor Beritainti.com di lapangan, Dewangga terlihat sangat cair dalam berinteraksi. Ia kerap terlibat obrolan santai, bercanda, bahkan sudah mulai memahami pola komunikasi khas para pemain Arema yang terkenal ceplas-ceplos namun penuh kehangatan.

Sinyal positif ini menjadi modal berharga bagi tim pelatih asuhan Mario Gomez. Pasalnya, Dewangga diproyeksikan untuk mengisi posisi vital di jantung pertahanan maupun sebagai gelandang bertahan. Perpaduan antara agresivitas dan ketenangannya dalam membaca permainan diharapkan mampu menambal lubang yang kerap muncul di lini belakang Singo Edan pada musim lalu.

Target Ambisius di Super League 2026-2027

Asian Super League 2026-2027 yang akan segera bergulir menjadi panggung pembuktian bagi Dewangga. Kompetisi yang mempertemukan klub-klub elite Asia Tenggara ini menuntut performa maksimal di setiap laga. Dengan fisik prima dan semangat baru, Dewangga menyatakan kesiapannya untuk tampil 'menggila'—istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan determinasi total di setiap pertandingan.

"Saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar bermain bagus, tapi benar-benar menjadi bagian dari identitas baru Arema FC yang agresif. Saya siap berkorban, siap berlari lebih keras. Yang penting tim ini bisa bersaing di papan atas," tegasnya penuh semangat.

Kombinasi Mematikan di Lini Tengah

Kehadiran Dewangga diprediksi akan menciptakan kombinasi menarik di lini tengah Arema FC. Ia akan berduet dengan gelandang asing yang telah lebih dulu membuktikan kualitasnya musim lalu. Mobilitas tinggi Dewangga serta kemampuannya dalam transisi dari bertahan ke menyerang akan menjadi senjata rahasia. Tim pelatih pun dikabarkan tengah meramu skema khusus untuk memaksimalkan potensi eks Timnas Indonesia tersebut.

Dari sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Agrokusumo, Batu, terlihat Dewangga sudah sangat nyaman dengan pola latihan intensitas tinggi ala Gomez. Tak tampak kecanggungan berarti. Umpan-umpan akurat serta ketenangannya saat menguasai bola di bawah tekanan menjadi pemandangan yang konsisten selama sesi berlangsung.

Optimisme Menjelang Kick-off

Menjelang laga perdana Super League, atmosfer di kubu Arema FC memang tengah berada di puncak optimisme. Selain Dewangga, beberapa rekrutan anyar lainnya juga menunjukkan progres adaptasi yang menggembirakan. Sinergi antara pemain lama dan baru seolah menemukan titik temu yang ideal. Meski demikian, Dewangga memilih untuk tidak sesumbar. Ia percaya bahwa kerja keras dan kekompakan tim akan berbicara lebih lantang di lapangan.

Laporan dari redaksi, pihak manajemen Arema FC pun mengaku puas dengan perkembangan terkini. General Manager Arema FC menyebutkan bahwa pemilihan Dewangga sebagai salah satu prioritas di bursa transfer kemarin bukanlah keputusan yang sulit. Melihat bagaimana sang pemain kini menyatu dengan cepat, mereka yakin investasi ini akan membuahkan hasil manis di klasemen akhir nanti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User