Lamine Yamal Cetak Brace, Spanyol Bantai Arab Saudi 3-0 di Atlanta
Atlanta Stadium menjadi saksi pertunjukan gemilang Lamine Yamal. Spanyol menutup laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 dengan skor akhir 3-0 atas Arab Saudi, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Dua gol si p...
Atlanta Stadium menjadi saksi pertunjukan gemilang Lamine Yamal. Spanyol menutup laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 dengan skor akhir 3-0 atas Arab Saudi, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Dua gol si pemuda ajaib dan satu tambalan Dani Olmo mengantar La Roja melangkah nyaris pasti ke fase gugur dengan modal penuh.
Dominasi Sejak Menit Awal
Pelatih Luis de la Fuente tidak main-main. Starting XI Spanyol diturunkan dengan formasi 4-3-3: Yamal di sayap kanan, Nico Williams di kiri, dan Alvaro Morata sebagai penyerang tunggal. Begitu peluit pembunyian, penguasaan bola langsung mengalir ke kaki pemain Spanyol — 68 persen dalam 15 menit pembuka, dengan lini tengah Pedri-Rodri-Fabian Ruiz mengunci ruang gerak lawan.
Tekanan berbuah manis pada menit ke-23. Pedri membaca celah di antara barisan pertahanan Arab Saudi dan mengirimkan through ball matang kepada Yamal. Pemain berusia 18 tahun itu memotong ke dalam dari sayap kanan, melewati dua bek, lalu melepaskan tembakan kaki kiri melengkung ke sudut jauh. 1-0. Kiper Mohammed Al-Owais hanya bisa menatap bola bersarang di gawangnya.
Arab Saudi mencoba merespons dengan formasi 5-4-1 yang kompak. Saleh Al-Shehri nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-31 lewat sundulan dari sepak pojok, namun Unai Simon tampil sigap membendungnya. Itu satu-satunya shots on target tim Hijau sepanjang babak pertama.
Drama VAR dan Balas Dendam Yamal
Menit ke-38, Yamal sempat menggoyangkan jaring lewat sepakan first-time dari luar kotak penalti. Sayangnya, bendera offside sudah lebih dulu dikibarkan dan keputusan tersebut dikonfirmasi VAR — posisi Nico Williams saat umpan terakhir memang berada di belakang bek terakhir. Nasib berbalik cepat: empat menit kemudian, kombinasi one-two antara Yamal dan Olmo diakhiri tendangan voli telak Olmo dari tepian kotak penalti. 2-0.
Statistik babak pertama mencerminkan dominasi mutlak: shots on target 6-1 untuk Spanyol, penguasaan bola 71 persen, ditambah 14 dribel sukses dari Yamal sendiri — angka tertinggi seorang pemain di turnamen edisi ini hingga laga tersebut berlangsung.
Babak Kedua: Clean Sheet Terjaga
Arab Saudi kembali dari ruang ganti dengan perubahan formasi menjadi 4-3-3. Salem Al-Dawsari dimasukkan menggantikan Mohamed Kanno, dan perubahan itu memberi napas sesaat — penguasaan bola mereka naik ke kisaran 40 persen dalam seperempat jam awal babak kedua.
Namun kelas Spanyol terlalu tinggi untuk dikejar. Menit ke-58, Yamal kembali mengguncang jaring. Menerima umpan silang rendah Marc Cucurella dari sisi kiri, ia menyambar tanpa banyak sentuhan — gol keduanya malam itu sekaligus assist perdana Cucurella di turnamen ini. Skor berubah 3-0 dan Atlanta Stadium meledak.
Kesabaran Arab Saudi mulai tipis. Ali Al-Bulaihi diganjar kartu kuning pada menit ke-67 karena protes keras kepada wasit, disusul kartu kuning bagi Rodri di kubu Spanyol pada menit ke-74 akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik. Untung bagi La Roja, tidak ada kartu merah yang dikeluarkan sepanjang pertandingan.
Yamal nyaris mencetak hat-trick pada menit ke-81, sayang sepakannya membentur mistar setelah melewati kiper. De la Fuente lalu melakukan rotasi 20 menit terakhir, memberi menit bermain bagi Ferran Torres dan Dani Vivian. Spanyol menutup laga dengan clean sheet — pertahanan yang dipimpin Robin Le Normand dan Pau Cubarsi baru kebobolan satu gol sepanjang fase grup sejauh ini.
"Lamine adalah bakat langka. Yang membuatnya istimewa bukan hanya gol, tapi cara dia membaca permainan di usia 18 tahun. Kami ingin dia tetap lapar," ujar De la Fuente dalam konferensi pers pasca laga.
Angka-Angka Kunci Pertandingan
Penguasaan bola: Spanyol 69% berbanding Arab Saudi 31%. Shots on target: 9-2. Total tembakan: 21-6. Akurasi passing: 92% berbanding 78%. Yamal mencatatkan lima shots on target secara individu — lebih banyak daripada seluruh skuad Arab Saudi digabungkan.
Dengan hasil ini, Spanyol memimpin Grup H dengan poin maksimal enam dari dua laga dan selisih gol +5. Arab Saudi tertahan di tiga poin dan wajib menang pada laga pamungkas demi berharap lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik. Bagi Yamal, malam di Atlanta akan dikenang sebagai deklarasi dirinya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Comments (0)