Kroasia Singkirkan Brasil Lewat Adu Penalti Dramatis di Perempatfinal

Skor akhir 1-1, dan Kroasia keluar sebagai pemenang dengan kemenangan 4-2 lewat adu penalti atas Brasil dalam babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Jumat (9/12/202...

Aug 24, 2026 - 00:25
0 0
Kroasia Singkirkan Brasil Lewat Adu Penalti Dramatis di Perempatfinal

Skor akhir 1-1, dan Kroasia keluar sebagai pemenang dengan kemenangan 4-2 lewat adu penalti atas Brasil dalam babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Jumat (9/12/2022) malam WIB. Laga yang berjalan 120 menit penuh itu berakhir dengan drama eksekusi dari titik putih, di mana Dominik Livakovic kembali menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Rodrygo, sementara sepakan Marquinhos membentur tiang gawang. Brasil, tim yang datang dengan status favorit kuat, harus pulang lebih cepat dari Qatar.

Statistik berbicara tentang dominasi Brasil yang luar biasa. Tim Samba menguasai bola hingga 57 persen berbanding 43 persen milik Kroasia, melepaskan 21 tembakan dengan 8 shots on target, sementara Kroasia hanya mencatat 9 percobaan dengan 2 shots on target. Namun sepak bola tidak pernah dimenangkan oleh angka penguasaan bola semata. Gol krusial lahir di babak perpanjangan waktu: Neymar mencetak gol pada menit ke-105+1, lalu Bruno Petkovic membalas pada menit ke-117 dengan assist Mislav Orsic. Kedua tim bermain dengan formasi menyerang, Kroasia memakai 4-3-3 sementara Brasil tampil dengan 4-2-3-1.

Babak Pertama: Gempuran Brasil dan Ketangguhan Livakovic

Sejak peluit awal, Brasil langsung mengambil inisiatif serangan. Starting XI yang dihuni Neymar, Richarlison, Vinicius Junior, dan Raphinha membuat lini belakang Kroasia bekerja ekstra keras. Menit ke-23, Raphinha melepaskan tendangan keras dari sisi kanan yang nyaris membuka keunggulan, namun Livakovic bereaksi cepat dengan refleks luar biasa. Vinicius Junior beberapa kali menusuk dari sayap kiri, memaksa bek Kroasia, Josko Gvardiol, bekerja keras menutup ruang geraknya.

Kroasia tidak hanya bertahan. Luka Modric, yang memimpin lini tengah dengan formasi tiga gelandang, beberapa kali mengatur tempo dan memutus aliran bola Brasil. Sayangnya, umpan-umpan terakhir para pemain depan Kroasia masih kurang presisi, sehingga gawang Alisson Becker nyaris tidak terancam di babak pertama. Jebakan offside yang dipasang lini belakang Kroasia juga bekerja efektif, menahan laju Richarlison yang kerap bergerak di antara bek. Babak pertama berakhir 0-0 dengan Brasil unggul jauh dalam penguasaan bola, namun tanpa gol.

Perpanjangan Waktu: Gol Bersejarah Neymar dan Balasan Kilat Petkovic

Brasil terus menekan di babak kedua dan babak perpanjangan waktu. Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-105+1. Neymar berkolaborasi apik dengan Rodrygo di kotak penalti, menerima assist dari pemain Real Madrid itu, lalu melepaskan tembakan terarah yang tak mampu dihalau Livakovic. Gol itu tercatat sebagai gol ke-77 Neymar untuk Brasil, menyamai rekor legenda Pele sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim Samba. Selebrasi itu nyaris menjadi penutup laga, mengingat waktu tersisa di babak perpanjangan tidak banyak.

Namun Kroasia punya watak pantang menyerah. Pada menit ke-117, Mislav Orsic yang baru masuk menggantikan Borna Sosa melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kiri. Bola disambut tembakan Bruno Petkovic yang arahnya berbelok setelah membentur bek Marquinhos, mengecoh Alisson. Wasit sempat memeriksa insiden tersebut lewat VAR untuk memastikan tidak ada pelanggaran maupun posisi offside, dan gol pun disahkan. Skor berubah 1-1, memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Sepanjang 120 menit, wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk meredam tensi, namun tidak ada kartu merah dalam laga ini.

Adu Penalti: Livakovic Kembali Menjadi Tembok

Drama adu penalti dimulai dengan eksekusi sempurna Nikola Vlasic. Livakovic, yang sebelumnya juga menjadi pahlawan saat menahan tiga penalti Jepang di babak 16 besar, kembali tampil gemilang dengan menepis tendangan Rodrygo. Casemiro dan Pedro sukses mencetak gol untuk Brasil, namun harapan mereka pupus ketika tembakan Marquinhos membentur tiang gawang. Di sisi lain, Marcelo Brozovic? Tidak. Eksekutor Kroasia, Vlasic, Lovro Majer, Modric, dan Orsic, semuanya sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Skor adu penalti 4-2 untuk Kroasia, mengunci tiket semifinal.

Catatan Sejarah dan Kutipan Pelatih

Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Kroasia yang kembali menembus semifinal setelah sukses menjadi runner-up pada edisi 2018. Livakovic dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan catatan penyelamatan spektakuler sepanjang laga, termasuk saat menahan peluang emas Brasil di babak kedua. Sementara itu, rekor Neymar yang menyamai Pele menjadi satu-satunya catatan manis bagi Brasil yang gagal mengulang kejayaan 2002.

"Kami tahu Brasil adalah tim terbaik di dunia, tetapi kami percaya pada proses dan mentalitas kami. Sepak bola Kroasia tidak pernah menyerah," ujar pelatih Zlatko Dalic seusai laga.

Hasil ini juga menegaskan bahwa taktik bertahan yang disiplin, efektivitas serangan balik, serta ketenangan dalam adu penalti adalah resep Kroasia untuk menumbangkan raksasa. Brasil, yang di atas kertas unggul dalam segala aspek statistik, harus merelakan mimpi gelar keenam mereka kandas di tangan Livakovic dan kawan-kawan di tanah Qatar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User