Mourinho Beri Arahan Panas ke Pemain Real Madrid Saat Kalahkan Ferencvaros

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Ferencvaros dalam laga pramusim di Groupama Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu 8 Agustus 2026. Namun momen yang paling banyak dibicarakan bukan soal gol-...

Aug 24, 2026 - 00:58
0 0
Mourinho Beri Arahan Panas ke Pemain Real Madrid Saat Kalahkan Ferencvaros

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Ferencvaros dalam laga pramusim di Groupama Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu 8 Agustus 2026. Namun momen yang paling banyak dibicarakan bukan soal gol-gol indah, melainkan aksi pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, yang berulang kali berjalan ke tepi lapangan dan memberi arahan panjang kepada para pemainnya. Gambar yang diabadikan fotografer memperlihatkan ekspresi serius sang arsitek di sela-sela pertandingan, sinyal bahwa pramusim bukan sekadar ajang pemanasan.

Real Madrid menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3, sedangkan tuan rumah Ferencvaros tampil dengan 4-2-3-1 yang lebih defensif. Penguasaan bola Real Madrid mencapai 63 persen, berbanding 37 persen milik Ferencvaros. Meski mendominasi, Los Blancos tidak tampil sempurna: shots on target tercatat 8 berbanding 4, angka yang menurut standar Mourinho masih menyisakan pekerjaan rumah besar di lini depan.

Babak Pertama: Keunggulan Cepat dan Instruksi di Tepi Lapangan

Menit ke-23, gelandang bertahan bernomor punggung 8 melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti setelah menerima assist dari winger kanan. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang, kiper Ferencvaros hanya bisa menebak arah. Skor 1-0 di menit ke-23 membuat pendukung tuan rumah di Groupama Arena terdiam. Gol itu lahir dari skema serangan balik cepat yang diinstruksikan Mourinho sejak menit pertama, memanfaatkan transisi bertahan-menyerang hanya dalam tiga operan.

Keunggulan itu tidak membuat Mourinho tenang. Menit ke-31, ia terlihat berteriak ke arah lini tengah setelah timnya kehilangan bola di area sendiri. Kamera menangkapnya menunjuk sisi kiri lapangan, memberi kode kepada bek sayap untuk menekan lebih tinggi. Foto yang beredar memperlihatkan momen ia berbicara langsung kepada sekelompok pemain saat jeda minum, dengan gerakan tangan yang sibuk menggambarkan posisi pressing yang diinginkan. Ferencvaros sebenarnya bermain rapi di lini tengah, memaksa pemain Madrid melakukan pelanggaran taktis. Dua kartu kuning keluar dari saku wasit untuk tim tamu sebelum turun minum — catatan yang membuat pelatih asal Portugal itu menggeleng-gelengkan kepala.

Babak Kedua: Rotasi dan Respons Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan lima pergantian sekaligus di menit ke-60. Formasi bergeser menjadi 4-2-3-1 dengan gelandang muda mendapat peran bebas di belakang penyerang. Rotasi itu sempat membuat ritme tim kehilangan koneksi, dan Ferencvaros langsung memanfaatkan kelengahan tersebut. Menit ke-67, winger tuan rumah menyelesaikan umpan silang dari sisi kanan dengan sundulan keras. Skor berubah menjadi 1-1 dan sorak-sorai memenuhi stadion. Wasit sempat memeriksa tayangan ulang VAR untuk memastikan tidak ada offside pada proses gol sebelum akhirnya mengesahkannya.

Real Madrid merespons dengan cepat. Menit ke-74, penyerang tengah yang baru masuk mencetak gol setelah menerima assist terukur dari gelandang serang di sisi kiri. Skor akhir 2-1 untuk keunggulan Los Blancos, meski kiper pengganti gagal mempertahankan clean sheet. Total Real Madrid melepaskan 15 tembakan dengan 8 shots on target, sedangkan Ferencvaros hanya 7 tembakan dan 4 on target. Dominasi penguasaan bola memang milik tim tamu, tetapi efisiensi tuan rumah di babak kedua layak dipuji.

Analisis Pemain dan Pesan Pelatih

Bintang pramusim ini jelas gelandang muda bernomor punggung 21. Ia mencatatkan satu assist, tiga operan kunci, dan akurasi umpan 91 persen. Namun catatan pertahanan menjadi sorotan: dua kartu kuning kolektif dan tiga pelanggaran di area rawan menunjukkan pressing yang masih asal-asalan. Bagi Mourinho, hal seperti itu tidak bisa ditoleransi, bahkan di laga pramusim sekalipun.

"Saya tidak peduli ini laga pramusim. Standar tetap standar. Kemenangan 2-1 menyenangkan, tapi cara kami kehilangan bola di babak kedua membuat saya ingin membatalkan libur para pemain," ujar Mourinho dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pertandingan di Budapest menjadi ujian terakhir sebelum musim baru dimulai. Dengan dua kemenangan dan satu kekalahan dari tiga laga pramusim, Mourinho masih mencari starting XI terbaiknya. Keputusan taktis di laga ini — dari 4-3-3 di awal hingga pergeseran ke 4-2-3-1 di babak kedua — menunjukkan ia sedang bereksperimen dengan kedalaman skuad. Bagi Ferencvaros, performa melawan raksasa Spanyol ini menjadi modal berharga menatap kualifikasi Eropa.

Satu hal yang pasti: foto Mourinho yang berbicara dengan para pemainnya di Budapest itu bukan sekadar gambar. Itu adalah sinyal bahwa musim 2026-2027 dimulai dari pramusim, dan sang pelatih tidak akan memberi ruang untuk kesalahan sekecil apa pun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User