KRL Jalur Bekasi-Cikarang Alami Gangguan Akibat Motor Tertemper Kereta Bandara
Beritainti.com, Jakarta — Layanan Commuter Line di lintas Bekasi/Cikarang mengalami gangguan signifikan pada Minggu malam (5/7/2026) setelah sebuah sepeda motor tertemper Kereta Api Bandara Soeka
Beritainti.com, Jakarta — Layanan Commuter Line di lintas Bekasi/Cikarang mengalami gangguan signifikan pada Minggu malam (5/7/2026) setelah sebuah sepeda motor tertemper Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) di jalur antara Stasiun Tanah Abang dan Karet. Insiden ini memicu efek domino terhadap jadwal perjalanan KRL yang melintasi rute padat tersebut.
PT KAI Commuter (KCI) melalui akun resmi media sosialnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pengguna jasa yang terdampak. Dalam pernyataannya, KCI menjelaskan bahwa kendala teknis terjadi pada Commuter Line Basoetta dengan nomor perjalanan 892A yang melayani relasi Duri menuju Manggarai.
"Mohon maaf atas kelambatan perjalanan Commuter Line lintas Bekasi/Cikarang, sehubungan terdapat kendala sarana pada Commuter Line Basoetta (892A) relasi Duri-Manggarai di antara Tanah Abang-Karet imbas tertemper sepeda motor," demikian keterangan resmi yang dipantau Beritainti.com dari akun @CommuterLine pada pukul 20.22 WIB.
Dampak Meluas ke Penumpang Jam Sibuk Malam
Gangguan yang terjadi pada jam sibuk malam ini menyebabkan antrean panjang di sejumlah stasiun sepanjang koridor Bekasi-Cikarang. Para penumpang yang hendak kembali ke kawasan penyangga Ibu Kota terpaksa menunggu lebih lama dari jadwal normal. Beberapa pengguna media sosial melaporkan waktu tunggu mencapai 30 hingga 45 menit di Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara.
Seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kepadatan terjadi tidak hanya di peron, tetapi juga di dalam gerbong KRL yang tersedia. "Biasanya malam Minggu memang ramai, tapi kali ini lebih parah karena ada keterlambatan. Kereta yang datang sudah penuh semua," ujarnya kepada media kami.
Penanganan dan Imbauan KCI
Petugas KAI Commuter bersama pihak terkait segera melakukan evakuasi terhadap sepeda motor yang tertemper dan pemeriksaan menyeluruh pada rangkaian kereta yang terlibat insiden. Proses penanganan di jalur Tanah Abang-Karet memakan waktu cukup lama demi memastikan keselamatan dan keamanan operasional sebelum jalur dinyatakan layak dilalui kembali.
Hingga berita ini diturunkan, KCI mengimbau para pengguna jasa untuk terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi dan aplikasi Commuter Line guna mendapatkan pembaruan jadwal. Petugas juga disiagakan di stasiun-stasiun untuk membantu mengarahkan penumpang yang membutuhkan alternatif transportasi lain.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan di sekitar perlintasan dan jalur kereta api, khususnya di segmen padat seperti Tanah Abang-Karet yang melayani berbagai jenis perjalanan kereta dalam satu koridor. KCI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk meminimalkan risiko serupa di masa mendatang.
Comments (0)