Korban Insiden KMP Virgo Transport 8 Asal Surabaya Baru Bekerja di Kalimantan
Duka mendalam menyelimuti warga Jalan Sememi Jaya 4, Kecamatan Benowo, Surabaya, menyusul kepulangan jenazah Imam Soeparno (66). Korban dilaporkan meningga
Duka mendalam menyelimuti warga Jalan Sememi Jaya 4, Kecamatan Benowo, Surabaya, menyusul kepulangan jenazah Imam Soeparno (66). Korban dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan laut yang melibatkan kapal feri KMP Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan. Korban diketahui baru saja merantau ke Kalimantan untuk bekerja sebagai kernet truk ekspedisi logistik antarpulau guna menopang ekonomi keluarga.
Kedatangan jenazah di rumah duka disambut isak tangis keluarga dan para tetangga yang langsung menggelar salat jenazah sebelum prosesi pemakaman dilakukan. Tragedi ini menyoroti risiko keselamatan kerja yang dihadapi oleh para pekerja logistik lintas pulau, khususnya mereka yang menggantungkan hidup pada rantai pasok transportasi laut.
Kronologi dan Rekam Jejak Keberangkatan
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak keluarga dan otoritas terkait, berikut merupakan garis waktu perjalanan hingga kepulangan korban:
- Awal Keberangkatan: Beberapa pekan sebelum insiden, korban memutuskan berangkat ke Kalimantan setelah menerima tawaran pekerjaan sebagai kernet truk ekspedisi pengangkut barang.
- Perjalanan Bersama KMP Virgo Transport 8: Truk yang ditumpangi korban menyeberang menggunakan armada KMP Virgo Transport 8 dalam rute pelayaran niaga antarpulau.
- Terjadinya Insiden: Insiden teknis dilaporkan menimpa kapal di tengah pelayaran, yang berujung pada gugurnya Imam Soeparno dalam tugasnya.
- Evakuasi dan Repatriasi: Tim SAR gabungan bersama otoritas pelabuhan mengevakuasi jasad korban ke fasilitas kesehatan setempat sebelum diterbangkan menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
- Penyambutan dan Pemakaman: Jenazah tiba di rumah duka Sememi Jaya pada hari berikutnya dan langsung disalatkan oleh puluhan pelayat sebelum dimakamkan di TPU setempat.
"Almarhum merupakan sosok pekerja keras yang bertanggung jawab. Keberangkatannya ke Kalimantan murni demi keluarga, meskipun usianya sudah memasuki masa senja," ungkap salah satu perwakilan keluarga korban di rumah duka.
Analisis Keselamatan Angkutan Penyeberangan Logistik
Insiden yang menimpa KMP Virgo Transport 8 ini kembali memicu diskursus mengenai standar operasional prosedur (SOP) keselamatan bagi awak kendaraan angkutan barang di atas kapal penyeberangan (Roll-on/Roll-off). Pengamat maritim menilai sektor logistik feri antarpulau masih menghadapi berbagai tantangan kritis, antara lain:
- Pengawasan Kondisi Kelayakan Armada: Pemeriksaan rutin pada sistem stabilitas dan mesin kapal penyeberangan harus diperketat sebelum izin berlayar (SPB) diterbitkan.
- Perlindungan Tenaga Kerja Informal Logistik: Tingginya angka tenaga kerja lanjut usia di sektor informal angkutan barang tanpa jaminan asuransi keselamatan kerja yang komprehensif.
- Prosedur Keselamatan Penumpang Truk: Pentingnya penegakan aturan agar pengemudi dan kernet tidak berdiam di dalam kabin kendaraan saat pelayaran berlangsung.
Pihak berwenang dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diharapkan segera merampungkan investigasi menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan ini. Langkah mitigasi yang tegas diperlukan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa yang mengorbankan para pekerja rantai pasok nasional.
Comments (0)