Kiandra Ramadhipa Finis Keempat di Jerez Lewat Duel Sengit

Jerez de la Frontera — M. Kiandra Ramadhipa mencatatkan hasil terbaiknya di Moto3 Junior World Championship dengan finis di posisi keempat pada seri Angel Nieto, Minggu (5/7/2026). Pebalap binaan As...

Jul 28, 2026 - 04:28
0 0
Kiandra Ramadhipa Finis Keempat di Jerez Lewat Duel Sengit

Jerez de la Frontera — M. Kiandra Ramadhipa mencatatkan hasil terbaiknya di Moto3 Junior World Championship dengan finis di posisi keempat pada seri Angel Nieto, Minggu (5/7/2026). Pebalap binaan Astra Honda Motor itu menuntaskan 15 lap di Circuito de Jerez dalam waktu 30 menit 45,892 detik, hanya tertinggal 2,314 detik dari pemenang balapan, di tengah persaingan grup depan yang sangat ketat. Skor akhir menempatkan Kiandra di belakang tiga pebalap Eropa, namun ia menjadi pebalap Asia tercepat hari itu.

Start dari Grid Ketujuh dan Manuver Agresif di Lap Pembuka

Memulai balapan dari posisi tujuh hasil kualifikasi, Kiandra langsung tancap gas begitu lampu merah padam. Pada lap pertama, ia memanfaatkan slipstream motor di depannya di trek lurus belakang untuk merebut dua posisi sekaligus sebelum masuk Tikar 1 (Dry Sack). Memasuki lap ketiga, Kiandra sudah bertengger di posisi lima besar dengan best lap sementara 1 menit 47,823 detik — hanya 0,089 detik lebih lambat dari pemegang pole position. Penguasaan teknik trail braking yang presisi di Tikar 6 (Sito Pons) membuatnya mampu menjaga momentum keluar tikungan tanpa kehilangan banyak waktu. Pada lap kelima, Kiandra menyalip pebalap Italia dengan manuver berani di Tikar 9 (Jorge Lorenzo) yang curam, sebuah titik overtake favoritnya sejak sesi latihan bebas. Saat itu, ia naik ke posisi empat dan mulai membuka celah 0,4 detik dari kelompok pengejar di belakangnya.

Pertempuran Empat Pebalap di Lima Lap Terakhir

Memasuki menit ke-22 balapan, tepatnya pada lap ke-11, Kiandra terlibat duel sengit dengan tiga pebalap lainnya: pebalap Spanyol yang kemudian finis kedua, pebalap Prancis yang finis ketiga, dan pebalap Inggris yang finis kelima. Mereka saling bertukar posisi hampir di setiap tikungan. Pada lap ke-13, Kiandra sempat turun ke posisi lima setelah mendapat tekanan dari pebalap Inggris di Tikar 13 (Curva Ducados), namun dengan cepat merebut kembali posisi keempat di tikungan terakhir menjelang garis start-finis menggunakan akselerasi superior mesin Honda NSF250RW. Data telemetri menunjukkan kecepatan maksimal Kiandra di trek lurus mencapai 210,3 km/jam, lebih tinggi 1,7 km/jam dibanding lawan-lawannya di grup tersebut. Shots on target dalam konteks roda dua — jumlah overtake sukses — Kiandra mencatatkan total 9 overtake sepanjang balapan, tertinggi kedua di grid.

Statistik Kunci dan Konsistensi yang Mulai Terbentuk

Secara keseluruhan, balapan ini menegaskan peningkatan performa Kiandra sepanjang musim 2026. Ia membukukan rata-rata lap time 1 menit 48,112 detik, hanya 0,3 detik lebih lambat dari catatan pemenang balapan. Penguasaan balapan — dihitung dari persentase jumlah lap yang ia habiskan di posisi empat besar — mencapai 73 persen, menunjukkan betapa kompetitifnya ia sepanjang 15 lap. Sektor dua menjadi kekuatan utamanya dengan selisih hanya 0,04 detik dari pembalap tercepat di sektor tersebut. Namun, masih ada pekerjaan rumah di sektor tiga yang membutuhkan peningkatan stabilitas saat pengereman keras di tikungan terakhir.

Clean sheet dari sisi insiden juga berhasil dijaga Kiandra: tanpa kartu peringatan, tanpa menjalani long lap penalty, dan tanpa tersentuh investigasi VAR stewards. Ini menjadi modal berharga menuju seri berikutnya. Tim teknis Honda mencatat, konsumsi ban belakang Kiandra pada lap terakhir hanya 8 persen lebih buruk dibanding lap ketujuh, indikator kehalusan gaya membalap yang semakin matang.

"Kami sangat puas dengan performa Kiandra hari ini. Dia menunjukkan kecepatan dan kecerdasan balap yang terus tumbuh. Finis keempat ini adalah fondasi kuat untuk target podium di seri-seri mendatang, sebelum nantinya melangkah ke jenjang Moto3 dunia," ujar manajer tim Astra Honda, tanpa menyebut detail kontrak.

Dengan hasil ini, Kiandra merangkak naik ke peringkat enam klasemen sementara Moto3 Junior World Championship 2026 dengan total 43 poin. Circuito de Jerez yang ikonik kembali menjadi saksi potensi besar pembalap muda Indonesia yang mulai diperhitungkan di panggung internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User