Kemenangan Meyakinkan Timnas Voli Indonesia atas Kamboja di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putra Indonesia sukses mengunci podium ketiga SEA V League atau SEA V Cup 2026 setelah membungkam Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 23-25, 25-20, 25-15) di hadapan publik Velodrome, Jakarta ...

Jul 28, 2026 - 04:28
0 0
Kemenangan Meyakinkan Timnas Voli Indonesia atas Kamboja di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putra Indonesia sukses mengunci podium ketiga SEA V League atau SEA V Cup 2026 setelah membungkam Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 23-25, 25-20, 25-15) di hadapan publik Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (26/7). Kemenangan ini menjadi penutup manis sekaligus pembalasan atas kekalahan tipis di leg pertama yang lalu.

Sejak peluit pertama dibunyikan, pasukan asuhan pelatih Jeff Jiang langsung memperagakan permainan agresif. Pola serangan cepat dari Dio Zulfikri yang mendistribusikan bola ke Rivan Nurmulki dan Doni Haryono kerap merepotkan blok Kamboja. Indonesia merebut set pertama dengan nyaman 25-18 berkat efektivitas serangan yang mencapai 56 persen.

Jalannya Pertandingan

Memasuki set kedua, Kamboja bangkit. Libero mereka, Vannak Sok, tampil gemilang dalam menerima servis keras Indonesia, sehingga serangan balik cepat mereka lebih hidup. Kamboja unggul beberapa kali hingga akhirnya memaksa Indonesia menyerah 23-25, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Kekalahan di set ini menyulut emosi para pemain Indonesia.

Namun, di set ketiga, kapten Rivan Nurmulki mengambil alih kendali. Ia mencetak tujuh poin hanya dari spike keras dari posisi opposite. Kombinasi blok ganda Hernanda Zulfi dan M. Rivai juga mulai berfungsi, meredam serangan Kamboja. Tim Merah Putih merebut set ketiga 25-20, membawa skor menjadi 2-1.

Set penentuan menjadi pesta bagi Indonesia. Dukungan penonton yang membahana membuat semangat para pemain menggebu-gebu. Dimas Saputra yang turun sebagai setter pengganti memberikan warna baru dengan quick attack ke middle blocker Aditya Putra. Indonesia menutup set keempat dengan skor telak 25-15, memastikan podium ketiga.

Dominasi di Net dan Statistik Kunci

Sepanjang laga, Indonesia unggul dalam hampir semua aspek permainan. Total 58 kill berbanding 42 milik Kamboja menunjukkan betapa tajamnya lini depan Garuda. Di sektor blok, Indonesia mencatat 12 point block dibandingkan 6 milik lawan. Servis Indonesia juga menghasilkan 7 aces, sementara Kamboja hanya 3.

Rivan Nurmulki menjadi bintang lapangan dengan koleksi 22 poin (19 kill, 2 block, 1 ace). Doni Haryono menambah 14 poin, sementara middle blocker Hernanda Zulfi menyumbang 10 poin termasuk 5 block. Dari kubu Kamboja, Sokunthea Phin menjadi pendulang poin terbanyak dengan 15 angka. Efektivitas serangan Indonesia mencapai 48 persen, sedangkan Kamboja hanya 35 persen. Jumlah kesalahan sendiri Indonesia lebih sedikit (22) dibandingkan Kamboja yang melakukan 28 error.

Tanggapan Pelatih

"Anak-anak menunjukkan karakter juara setelah sempat terpeleset di set kedua. Saya tekankan kepada mereka untuk tetap tenang dan kembali ke game plan semula, yaitu servis agresif dan blok solid. Kemenangan ini modal penting menuju SEA Games tahun depan," ujar pelatih Jeff Jiang dalam konferensi pers usai laga.

Kapten Rivan Nurmulki pun mengapresiasi dukungan penonton. "Velodrome luar biasa. Kami bermain dengan hati dan berterima kasih atas suporter yang setia," katanya singkat.

Performa Kolektif dan Pelajaran Berharga

Di luar kecemerlangan individu, kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad Indonesia. Masuknya Dimas Saputra di set keempat mampu mengubah tempo permainan, sementara lini belakang yang dikawal libero Irfan tampil solid dengan reception excellence mencapai 62 persen. Koordinasi antar pemain juga semakin matang, terlihat dari variasi serangan yang tidak monoton.

Ini adalah podium kedua Indonesia di SEA V Cup tahun ini setelah sebelumnya meraih perak di leg pertama. Meskipun gagal ke final di leg kedua, keberhasilan merebut peringkat ketiga menjadi bukti konsistensi tim besutan Jeff Jiang. Selanjutnya, Indonesia akan bersiap menghadapi AVC Challenge Cup yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang di Thailand.

Kekalahan di set kedua menjadi pelajaran berharga. "Kami sedikit kehilangan fokus, terutama dalam menerima servis jump float Kamboja. Itu harus kami perbaiki," tambah Jeff Jiang. Evaluasi teknis akan langsung dilakukan, khususnya dalam rotasi pemain dan antisipasi perubahan taktik lawan di tengah set.

Dengan kemenangan ini, Indonesia memastikan diri sebagai salah satu kekuatan voli Asia Tenggara yang patut diperhitungkan. Velodrome pun menjadi saksi kebangkitan Garuda Voli. Selamat kepada Timnas Voli Putra Indonesia!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User