Kerja Sama Strategis BUMN Baru dengan India

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Badan Industri Mineral (BIM) mengungkap rencana kerja sama strategis antara PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) dengan perusahaan asal India, Midwest Li

Jul 08, 2026 - 05:58
0 0
Kerja Sama Strategis BUMN Baru dengan India

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Badan Industri Mineral (BIM) mengungkap rencana kerja sama strategis antara PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) dengan perusahaan asal India, Midwest Limited. Kerja sama ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya penguasaan teknologi hilirisasi logam tanah jarang atau rare earth di dalam negeri. Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung dalam pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Kepala BIM Brian Yuliarto, dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026), menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi besar BUMN baru yang dibentuk oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Bryan menyebut, baik BIM maupun Perminas saat ini sedang melakukan penjajakan teknologi yang mendalam untuk proses pemisahan dan pemurnian rare earth.

“Kita sudah beberapa kali tim dari Perminas dan BIM juga sudah ke India, sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan. Jadi, India memiliki teknologi-teknologi untuk pemurnian rare earth,” ungkap Brian di hadapan awak media.

Dijelaskan oleh Brian, kunjungan teknis tim Indonesia ke India sudah dilakukan beberapa kali. Langkah ini diyakini akan mempercepat alih teknologi serta membangun kapasitas nasional dalam mengolah mineral tanah jarang. Sebagai informasi, rare earth merupakan komponen vital dalam pembuatan produk-produk berteknologi tinggi, seperti magnet permanen, baterai kendaraan listrik, hingga peralatan pertahanan. Selama ini, rantai pasok global untuk mineral kritis ini masih sangat bergantung pada segelintir negara.

Menurut laporan yang dihimpun oleh media kami, keberadaan Perminas sebagai holding pengelola mineral di bawah Danantara akan menjadi kendaraan utama dalam mengeksekusi proyek-proyek hilirisasi yang bernilai strategis. MoU dengan Midwest Limited mencakup studi kelayakan bersama dan rencana pembangunan fasilitas pemurnian di Indonesia. Sasaran akhir dari kerja sama ini adalah memastikan bahwa kekayaan alam nusantara dapat diolah secara mandiri di dalam negeri, memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Langkah ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang berulang kali menegaskan pentingnya membangun ekosistem industri dari hulu hingga hilir tanpa terus-menerus mengekspor bahan mentah. Dengan masuknya mitra teknologi seperti Midwest Limited, Indonesia mendapat akses terhadap pengetahuan teknis yang sebelumnya terbatas pada negara-negara maju. Kedua pihak dijadwalkan untuk segera merampungkan peta jalan detail dalam beberapa bulan mendatang, salah satunya terkait pemilihan lokasi pabrik dan skema investasi.

Kerja sama bilateral ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia serius dalam merebut posisi di peta industri logam tanah jarang global. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas pemurnian ini diproyeksikan mampu menopang kebutuhan rantai pasok kendaraan listrik dan elektronik di Asia Tenggara, serta mengurangi ketergantungan impor komponen strategis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Fact Checker. Memverifikasi berita ringkas agar tetap akurat.

Comments (0)

User