Kemendagri Siap Panggil Bupati Purwakarta usai Lagu ‘Lalaki Langit’ Tuai Polemik

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya angkat bicara terkait kontroversi lagu berbahasa Sunda berjudul ‘Lalaki Langit’ yang diciptakan dan dibawakan langsung oleh Bupati Purwa

Jul 08, 2026 - 05:00
0 0
Kemendagri Siap Panggil Bupati Purwakarta usai Lagu ‘Lalaki Langit’ Tuai Polemik

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya angkat bicara terkait kontroversi lagu berbahasa Sunda berjudul ‘Lalaki Langit’ yang diciptakan dan dibawakan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. Laporan yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa kementerian telah melakukan pembahasan internal dan berencana memanggil yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri), Benny Irwan, mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak tinggal diam menyikapi pemberitaan yang ramai diperbincangkan publik tersebut. Menurutnya, tim Kemendagri secara aktif memantau perkembangan isu ini melalui berbagai kanal pemberitaan.

“Kemendagri mengetahui dan mengikuti pemberitaan tersebut dari hasil monitoring media. Atas hal tersebut sudah dilakukan pembahasan secara internal,” ujar Benny Irwan saat dikonfirmasi awak media kami, Jumat (3/7/2026).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, lagu ‘Lalaki Langit’ memicu reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat. Selain liriknya yang dianggap kontroversial, figur seorang kepala daerah yang merangkap sebagai pencipta dan penyanyi lagu tersebut dinilai menimbulkan polemik tersendiri di ruang publik. Situasi ini mendorong Kemendagri untuk mengambil langkah proaktif guna menjaga marwah pemerintahan daerah.

Sumber internal di Kemendagri menyebutkan bahwa pemanggilan terhadap Bupati Purwakarta akan dilakukan dalam waktu dekat. Agenda utama dari pertemuan tersebut adalah untuk mendengarkan penjelasan langsung dari Saepul Bahri Binzein mengenai maksud, tujuan, serta konteks di balik penciptaan lagu tersebut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan yang melekat pada kementerian terhadap seluruh jajaran pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Kemendagri menekankan pentingnya setiap kepala daerah untuk senantiasa menjaga etika dan kepatutan dalam bertindak maupun berkarya, terutama di tengah sorotan masyarakat luas. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak Kemendagri belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai sanksi atau tindak lanjut spesifik yang akan dijatuhkan apabila ditemukan unsur pelanggaran disiplin. Publik kini tengah menanti bagaimana kelanjutan dari kontroversi yang melibatkan Om Zein ini serta respons resmi yang akan disampaikan oleh Bupati Purwakarta usai pemanggilan tersebut dilaksanakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User