Javier Milei Hadiri Pelantikan Keiko Fujimori di Lima

LIMA — Presiden Argentina Javier Milei resmi menginjakkan kaki di ibu kota Peru, Lima, pada Selasa, 28 Juli 2026, guna menghadiri upacara pelantikan Presiden terpilih Peru, Keiko Fujimori. Kedatanga...

Oct 08, 2026 - 08:28
0 0
Javier Milei Hadiri Pelantikan Keiko Fujimori di Lima

LIMA — Presiden Argentina Javier Milei resmi menginjakkan kaki di ibu kota Peru, Lima, pada Selasa, 28 Juli 2026, guna menghadiri upacara pelantikan Presiden terpilih Peru, Keiko Fujimori. Kedatangan Milei menjadi sorotan utama dalam agenda diplomasi kawasan Amerika Latin, mengingat posisi Argentina sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di benua tersebut. Upacara berlangsung di Palacio de Gobierno, pusat kekuasaan eksekutif Peru, dengan pengamanan berlapis yang melibatkan lebih dari 2.000 personel gabungan kepolisian dan militer.

Milei tiba di Bandara Internasional Jorge Chávez sekitar pukul 09.15 waktu setempat menggunakan pesawat kepresidenan Argentina. Ia disambut oleh Menteri Luar Negeri Peru yang menjabat, kemudian langsung menuju lokasi upacara menggunakan kendaraan kepresidenan. Dalam rombongan tersebut turut hadir sejumlah pejabat tinggi Argentina, termasuk Menteri Ekonomi dan sejumlah penasihat kebijakan luar negeri. Kehadiran Milei menegaskan posisi Argentina sebagai salah satu tamu kehormatan dalam momen transisi kekuasaan di Peru.

Makna Politik Kunjungan Milei

Kehadiran Javier Milei dalam pelantikan Keiko Fujimori bukan sekadar formalitas diplomatik. Sebagai presiden Argentina yang dikenal dengan kebijakan ekonominya yang berorientasi pasar bebas, Milei dipandang memiliki kedekatan ideologis dengan Fujimori, yang mengusung agenda reformasi ekonomi dan keamanan. Hubungan bilateral Argentina-Peru selama beberapa tahun terakhir bergerak dinamis, terutama dalam sektor perdagangan, energi, dan kerja sama keamanan regional. Kedua negara tercatat sebagai anggota penuh Mercosur dan Aliansi Pasifik yang memiliki irisan kepentingan strategis.

Menurut data Kementerian Perdagangan Argentina, nilai perdagangan bilateral Argentina-Peru pada 2025 mencapai sekitar USD 2,8 miliar, dengan surplus di pihak Argentina sebesar USD 640 juta. Sektor utama ekspor Argentina ke Peru meliputi produk pertanian, makanan olahan, dan kendaraan bermotor, sementara Peru memasok bahan tambang, tekstil, dan produk kimia. Kehadiran Milei diprediksi membuka ruang negosiasi baru untuk memperluas kerja sama ekonomi, khususnya di bidang energi terbarukan dan infrastruktur.

Agenda di Balik Pelantikan

Selain menghadiri upacara pelantikan, Milei dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Keiko Fujimori di sela-sela acara. Agenda pembicaraan mencakup penguatan kerja sama perdagangan, koordinasi kebijakan moneter kawasan, serta pembahasan isu keamanan lintas batas. Dalam konteks geopolitik Amerika Latin, langkah Milei ini dinilai sebagai upaya memperkuat poros kanan-tengah di kawasan, terutama menjelang sejumlah forum ekonomi regional pada paruh kedua 2026.

Sejumlah pengamat politik menilai kunjungan ini juga memiliki dimensi simbolik yang kuat. Milei, yang dikenal sebagai figur antikemapanan, memilih hadir secara langsung alih-alih mengirimkan delegasi tingkat menteri. Keputusan tersebut menandakan pengakuan politik yang jelas terhadap kepemimpinan Fujimori. Di sisi lain, Keiko Fujimori sendiri menghadapi ekspektasi besar dari publik Peru untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca ketidakstabilan politik yang berlangsung beberapa tahun terakhir.

"Kami menyambut baik kehadiran Presiden Milei. Ini adalah sinyal bahwa Peru dan Argentina memiliki fondasi kerja sama yang kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi kawasan," ujar salah satu pejabat Kementerian Luar Negeri Peru dalam keterangan resmi.

Dampak bagi Dinamika Kawasan

Dari sudut pandang ekonomi, pertemuan Milei dan Fujimori berpotensi menghasilkan kesepakatan awal terkait investasi di sektor pertambangan dan energi. Peru merupakan produsen tembaga terbesar kedua dunia, sementara Argentina memiliki cadangan litium yang signifikan. Kombinasi kedua negara dalam rantai pasok mineral kritis global menjadi daya tarik tersendiri bagi investor internasional. Data menunjukkan investasi Argentina di Peru pada 2025 mencapai USD 410 juta, tersebar di sektor manufaktur, ritel, dan jasa keuangan.

Kehadiran Milei di Lima juga menjadi perhatian media internasional. Sejumlah kantor berita asing melaporkan bahwa kunjungan ini menandai babak baru hubungan bilateral yang lebih pragmatis. Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait perbedaan pendekatan kebijakan sosial dan lingkungan di kedua negara. Milei dikenal mendorong deregulasi besar-besaran, sementara Peru menghadapi tekanan domestik untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan.

Dengan agenda yang padat dan simbolisme politik yang kuat, kunjungan Javier Milei ke Lima pada 28 Juli 2026 menjadi salah satu momen diplomasi paling menarik di Amerika Latin tahun ini. Hasil dari pertemuan bilateral tersebut akan menjadi indikator awal arah kerja sama Argentina-Peru di bawah kepemimpinan kedua kepala negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User