Thom Haye Bersinar, Indonesia Kalahkan Thailand di Final ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5-10-2026) malam WIB. Kemenangan ini me...

Oct 08, 2026 - 08:33
0 0
Thom Haye Bersinar, Indonesia Kalahkan Thailand di Final ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5-10-2026) malam WIB. Kemenangan ini memastikan Garuda mengangkat trofi bergengsi Asia Tenggara untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen dengan format baru tersebut. Thom Haye menjadi aktor utama dengan kontribusi satu gol dan satu assist, tampil sebagai motor serangan dari lini tengah dengan penguasaan bola 58 persen untuk Indonesia sepanjang pertandingan.

Babak Pertama: Tekanan Awal dan Gol Pembuka Thom Haye

Sejak peluit kick-off, anak asuh pelatih kepala langsung mengambil inisiatif menyerang dengan formasi 4-2-3-1. Menit ke-12, Thom Haye menerima bola di ruang antara lini tengah dan pertahanan Thailand, melepaskan umpan terobosan terukur kepada penyerang sayap kanan yang gagal dikonversi menjadi gol karena penyelamatan kiper Thailand. Menit ke-23, giliran Haye melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan second ball dari sepak pojok. Bola melengkung ke sudut kanan gawang, kiper Thailand tidak mampu menjangkau, skor 1-0 untuk Indonesia.

Thailand merespons melalui serangan balik cepat. Menit ke-34, mereka menyamakan kedudukan lewat skema counter-attack setelah memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Indonesia. Skor berubah 1-1. Statistik babak pertama menunjukkan Indonesia unggul dalam shots on target 4 berbanding 2, sementara Thailand mencatat 2 kartu kuning akibat pelanggaran taktis menghentikan transisi Haye dan rekan-rekan.

Babak Kedua: Assist Krusial dan Soliditas Lini Belakang

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia mengubah pendekatan menjadi 4-3-3 dengan menambah intensitas pressing di lini tengah. Perubahan ini membuahkan hasil pada menit ke-58. Thom Haye kembali menjadi kreator. Berawal dari skema build-up di area tengah, ia melepaskan umpan silang rendah ke tiang jauh yang disambut striker Indonesia dengan penyelesaian first-time. Skor 2-1 untuk Indonesia, dan assist tersebut tercatat sebagai assist kelima Haye di sepanjang turnamen, menjadikannya top assist ASEAN Cup 2026.

Thailand berusaha menekan di 20 menit terakhir dengan mengubah formasi menjadi 3-5-2. Namun, lini belakang Indonesia tampil disiplin. Bek tengah Indonesia mencatat 8 clearance dan 5 intersep di babak kedua, sementara kiper Indonesia melakukan dua penyelamatan penting pada menit ke-78 dan menit ke-85. Penguasaan bola Thailand meningkat menjadi 54 persen di 15 menit terakhir, tetapi mereka hanya mampu menciptakan satu shots on target tambahan. VAR sempat meninjau potensi offside pada menit ke-81, namun keputusan tetap sah dan tidak ada gol yang dianulir.

Statistik Akhir dan Dampak Kemenangan

Secara keseluruhan, Indonesia mencatat 12 total shots dengan 6 shots on target, sedangkan Thailand 9 total shots dengan 4 shots on target. Akurasi passing Indonesia mencapai 84 persen, lebih tinggi dibanding Thailand yang mencatat 79 persen. Indonesia juga unggul dalam duel udara dengan 58 persen kemenangan duel. Kartu kuning tercatat 3 untuk Thailand dan 2 untuk Indonesia, tanpa kartu merah sepanjang laga. Clean sheet tidak tercipta bagi kedua tim, tetapi soliditas pertahanan Indonesia di babak kedua menjadi kunci kemenangan.

Thom Haye menyelesaikan pertandingan dengan 1 gol, 1 assist, 3 key passes, dan 4 dribble sukses, menjadikannya pemain terbaik versi statistik pertandingan. Performa ini mengukuhkan perannya sebagai gelandang serang utama dalam skema tim nasional Indonesia.

"Kami tahu Thailand tim yang berbahaya dalam transisi. Kuncinya adalah mengontrol lini tengah dan memaksimalkan peran Thom Haye untuk menciptakan ruang," kata pelatih kepala Indonesia dalam konferensi pers usai laga. "Pemain menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi, dan hasilnya adalah trofi ini," tambahnya, dikutip dari keterangan resmi federasi.

Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi sepak bola Indonesia di kancah regional. Dengan gelar ASEAN Cup 2026, Indonesia mengakhiri puasa gelar di turnamen antarnegara ASEAN dan menatap turnamen berikutnya dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Thailand, meski harus mengakui keunggulan lawan, tetap menunjukkan kualitas dengan penguasaan bola yang kompetitif dan serangan balik cepat yang merepotkan sepanjang 90 menit.

Bagi Thom Haye, laga ini adalah puncak performa individu setelah melalui rangkaian pertandingan grup dan fase gugur yang konsisten. Kombinasi visi bermain, eksekusi tendangan jarak jauh, dan kemampuan membuka ruang menjadikannya aset tak tergantikan di lini tengah Garuda. Pertandingan final di SUGBK ini akan dikenang sebagai malam ketika Indonesia bukan hanya menang, tetapi juga mendominasi secara statistik dan taktik di panggung final ASEAN Cup 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User