Jangkau Pelosok di 37 Provinsi, 1.151 Km Jalan Dibangun Prabowo

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara resmi menggencarkan pembangunan infrastruktur yang merata dengan meresmikan konstruksi 1.151 kilometer jalan daerah yang tersebar di 37 provinsi di Indon

Jul 08, 2026 - 00:23
0 1
Jangkau Pelosok di 37 Provinsi, 1.151 Km Jalan Dibangun Prabowo

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara resmi menggencarkan pembangunan infrastruktur yang merata dengan meresmikan konstruksi 1.151 kilometer jalan daerah yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Langkah strategis ini ditegaskan sebagai komitmen nyata negara untuk membuka keterisolasian wilayah, menggerakkan roda perekonomian lokal, serta mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat, dari pusat kota hingga ke wilayah terpencil.

Mengurai Kesenjangan Akses Demi Swasembada

Pembangunan masif ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni bertumpu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Regulasi ini dirancang khusus untuk menjadi motor penggerak utama dalam mendukung target ambisius swasembada pangan dan energi nasional. Dengan terkoneksinya sentra-sentra produksi pertanian, perkebunan, dan energi di pelosok desa, distribusi logistik diharapkan kian efisien dan biaya operasional dapat ditekan secara signifikan.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, dalam laporannya yang diterima media kami pada Jumat (3/7/2026), menekankan bahwa pembangunan ini merupakan manifestasi dari paradigma baru pemerataan pembangunan. Tidak ada lagi istilah daerah tertinggal yang luput dari sentuhan aspal dan beton.

"Pembangunan yang tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tapi menjangkau hingga ke pelosok-pelosok desa yang selama ini jarang tersentuh. Kita ingin memastikan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi benar-benar dirasakan oleh setiap warga negara," tegas Qodari.

Proyek ambisius ini secara spesifik menyasar jalan-jalan kabupaten dan provinsi yang kondisinya masih memprihatinkan, rusak, atau bahkan belum memiliki aksesibilitas memadai. Dengan panjang total lebih dari seribu kilometer, proyek ini diproyeksikan mampu memangkas rantai pasok hasil bumi secara drastis. Petani di pedalaman Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua kini memiliki harapan baru untuk menjual hasil panennya tanpa terkendala infrastruktur yang rusak parah akibat cuaca ekstrem.

Lebih dari sekadar cor beton dan aspal, Jalan Prabowo—sebutan yang mulai populer di kalangan masyarakat desa—didesain untuk memutus rantai kemiskinan struktural. Akses yang mulus membuka pintu bagi masuknya tenaga kesehatan, guru, serta investor swasta ke wilayah-wilayah yang sebelumnya hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau kendaraan khusus. Pemerintah optimistis, begitu konektivitas terbangun, geliat ekonomi mikro akan tumbuh pesat, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri di luar Pulau Jawa.

Selain fokus pada pembangunan fisik, skema ini juga melibatkan partisipasi aktif pemerintah daerah dan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja, sehingga turut mendongkrak pendapatan per kapita warga selama masa konstruksi. Dengan rampungnya seluruh ruas jalan ini secara bertahap, mimpi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dan negara swasembada energi tidak lagi sekadar retorika, melainkan sebuah peta jalan yang kini tengah digelar secara kasat mata di seluruh pelosok Nusantara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User