JAKARTA — Pegiat media sosial, Ferry Irwandi, memberikan kesaksian yang meringankan dalam persidangan kasus manipulasi tangkapan layar atau timpa teks terkait demonstrasi Agustus 2025. Ferry menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam aksi tersebut murni didorong oleh keinginan pribadi, bukan karena terpengaruh unggahan dari terdakwa Khariq Anhar.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat hadir sebagai saksi yang diajukan oleh pihak penasihat hukum Khariq Anhar di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Khariq Anhar sen

Jul 07, 2026 - 22:58
0 0
JAKARTA — Pegiat media sosial, Ferry Irwandi, memberikan kesaksian yang meringankan dalam persidangan kasus manipulasi tangkapan layar atau timpa teks terkait demonstrasi Agustus 2025. Ferry menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam aksi tersebut murni didorong oleh keinginan pribadi, bukan karena terpengaruh unggahan dari terdakwa Khariq Anhar.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat hadir sebagai saksi yang diajukan oleh pihak penasihat hukum Khariq Anhar di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). Khariq Anhar sendiri merupakan terdakwa dalam perkara pengeditan tangkapan layar yang memuat pernyataan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, terkait unjuk rasa yang berakhir dengan kericuhan pada Agustus 2025 silam. Dalam persidangan, kuasa hukum Khariq menggali keterangan Ferry Irwandi mengenai perspektifnya sebagai figur publik yang turut mengamati situasi demonstrasi saat itu.

Saksi Sebut Keikutsertaan Murni Inisiatif Pribadi

Tim kuasa hukum Khariq memulai pemeriksaan dengan menanyakan pengamatan Ferry Irwandi terhadap rangkaian peristiwa demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025. Menanggapi pertanyaan tersebut, Ferry menjelaskan posisinya sebagai saksi yang melihat langsung dinamika di lapangan. Dari keterangan yang dihimpun media kami, Ferry Irwandi menyampaikan bahwa keputusannya untuk turun ke jalan dan bergabung dalam aksi demonstrasi sama sekali tidak dipicu oleh konten yang diunggah oleh Khariq Anhar di media sosial. Ia menekankan bahwa dirinya memiliki penilaian dan sikap mandiri terhadap isu-isu publik yang berkembang, tanpa bergantung pada narasi dari pihak tertentu. Keterangan dari saksi yang meringankan ini menjadi salah satu poin penting yang coba ditonjolkan oleh pihak penasihat hukum Khariq Anhar. Langkah menghadirkan Ferry Irwandi diduga kuat merupakan strategi untuk membangun argumen bahwa tindakan kliennya tidak memiliki dampak signifikan dalam memobilisasi massa, khususnya tokoh-tokoh yang sudah memiliki pandangan politik tersendiri. Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula dari penyebaran tangkapan layar yang telah melalui proses sunting, di mana pernyataan Said Iqbal mengenai demonstrasi diubah atau ditimpa teksnya. Perkara ini menyita perhatian publik lantaran berkaitan erat dengan legitimasi sebuah protes besar yang berujung pada bentrokan serta menimbulkan korban di beberapa titik. Persidangan masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya dari pihak terdakwa maupun jaksa penuntut umum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User