Hasil Liga Inggris: Man City Menang 2-1 atas Bournemouth

Skor akhir 2-1. Manchester City membuka kampanye Liga Inggris 2026/27 dengan kemenangan tipis atas Bournemouth di Stadion Etihad, Minggu (23/8) malam WIB — namun kemenangan itu datang dengan cara ya...

Aug 24, 2026 - 06:08
0 0
Hasil Liga Inggris: Man City Menang 2-1 atas Bournemouth

Skor akhir 2-1. Manchester City membuka kampanye Liga Inggris 2026/27 dengan kemenangan tipis atas Bournemouth di Stadion Etihad, Minggu (23/8) malam WIB — namun kemenangan itu datang dengan cara yang paling menegangkan. Tertinggal lebih dulu di babak pertama, pasukan Pep Guardiola harus membalikkan keadaan lewat dua gol pada babak kedua untuk mengamankan tiga poin perdana. Penguasaan bola mencapai 68 persen berbanding 32 persen, tetapi dominasi itu nyaris sia-sia menghadapi pertahanan berlapis Bournemouth yang tampil disiplin sejak menit awal.

Babak Pertama: Dominasi Sia-Sia, Tamu Mencuri Gol

Guardiola menurunkan starting XI dengan formasi 3-2-4-1, menempatkan Rodri dan Mateo Kovacic sebagai poros ganda di depan tiga bek, dengan Kevin De Bruyne dan Phil Foden mengisi dua slot playmaker di belakang Erling Haaland. Bournemouth menjawab dengan formasi 4-2-3-1 dan strategi bertahan rendah: menutup ruang di tengah, memaksa City melebar, lalu menyerang balik lewat kecepatan Antoine Semenyo di sisi kanan.

Rencana itu berjalan mulus. Menit ke-19, Semenyo melepaskan umpan tarik mendatar dari sisi kanan setelah memenangi duel lari dengan bek City. Marcus Tavernier, yang tiba di kotak penalti tanpa pengawalan, langsung melepaskan tembakan first-time ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau Ederson. Bournemouth unggul 1-0 — dan Etihad mendadak hening.

City merespons dengan gempuran. Menit ke-27, Haaland melepaskan sundulan menyambut umpan silang De Bruyne, tetapi kiper Bournemouth melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan. Menit ke-38, tembakan kaki kiri Foden dari tepi kotak membentur tiang gawang dan memantul keluar. Hingga turun minum, shots on target hanya 1 berbanding 1, sebuah catatan yang sangat asing bagi tim sekaliber City.

Babak Kedua: Comeback dalam Tiga Puluh Menit

Guardiola melakukan penyesuaian di babak kedua dengan menaikkan intensitas pressing. Perubahan itu langsung terasa. Menit ke-53, De Bruyne menerima bola di sepertiga akhir dan melepaskan umpan terobosan presisi ke sisi kanan kotak penalti. Foden menyambutnya dengan tembakan mendatar yang melesat masuk ke tiang dekat. Kedudukan berubah 1-1 — gol ini lahir dari kerja sama yang melibatkan assist De Bruyne, assist pertamanya di musim ini.

City terus menekan, tetapi Bournemouth tidak menyerah begitu saja. Menit ke-71, Haaland sempat menggetarkan gawang setelah menerima umpan silang Savinho, namun VAR menganulir gol tersebut karena offside yang terdeteksi pada posisi kaki pemain asal Norwegia itu. Keputusan itu sempat memicu protes panjang dari tribun Etihad.

Gol kemenangan akhirnya tiba di menit ke-82. De Bruyne melepaskan eksekusi sepak bebas dari sisi kiri, kiper Bournemouth hanya mampu menepis bola ke depan, dan Savinho yang paling cepat bereaksi menyambar bola muntah dengan tendangan voli. Skor akhir 2-1 untuk tuan rumah. Sebuah gol yang lahir bukan dari skema indah, melainkan dari kegigihan merebut bola kedua.

Situasi memanas di menit-menit akhir. Bournemouth mendapat kartu kuning untuk Ryan Christie akibat pelanggaran keras, sementara Kovacic juga diganjar kartu kuning karena mengulur waktu di sisi lapangan. Tidak ada kartu merah, tetapi tensi jelas terlihat hingga peluit panjang berbunyi.

Haaland Buntu, Mesin Alternatif Bekerja

Catatan paling menarik dari laga ini justru datang dari Haaland. Penyerang berpostur tinggi itu melepaskan enam tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran, namun gagal mencetak gol — berkat penyelamatan kiper Bournemouth yang tampil luar biasa dan satu momen offside yang dianulir VAR. Ini menjadi pengingat bahwa ketergantungan City pada Haaland bisa menjadi celah, sekaligus bukti bahwa tim ini punya cukup banyak senjata alternatif.

Foden menjadi penentu ritme setelah turun minum, De Bruyne tampil sebagai pengatur serangan dengan dua assist dari tiga peluang besar yang diciptakan, dan Savinho menunjukkan insting tajam sebagai pemain pengganti. Sebaliknya, Bournemouth layak mendapat pujian: mereka bermain tanpa rasa takut, mencatatkan tiga shots on target, dan hampir membawa pulang satu poin dari Etihad. Kemenangan 2-1 ini adalah kemenangan paling tidak nyaman bagi City di pekan pembuka dalam beberapa musim terakhir.

Kata Pelatih dan Catatan Kunci

"Kami tidak tampil bagus di babak pertama, tapi karakter tim ini luar biasa. Dalam kondisi seperti ini, tiga poin adalah segalanya," ujar Guardiola dalam konferensi pers seusai laga. "Bournemouth pantas mendapat respek. Mereka membuat kami bekerja keras sampai menit terakhir."

Secara keseluruhan, City melepaskan 18 tembakan dengan 5 shots on target, sementara Bournemouth mencatatkan 8 tembakan dan 3 shots on target. Umpan sukses City mencapai 91 persen dari total 620 operan, angka yang mencerminkan dominasi penguasaan bola, namun produktivitas peluang bersih justru menjadi pekerjaan rumah terbesar Guardiola menjelang laga pekan depan. Satu hal yang pasti: tim asal Manchester itu memulai perjalanan mereka dengan tiga poin — meski jalan menuju poin tersebut terasa sangat, sangat panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User