Garuda Terbang ke Final Voli Asia Dua Kali Beruntun

Skor akhir 3-1 (25-22, 23-25, 25-18, 25-20) untuk Timnas Voli Putra Indonesia atas Thailand dalam semifinal Kejuaraan Asia di Manila, Filipina, Jumat malam. Kemenangan ini memastikan Indonesia kembali...

Garuda Terbang ke Final Voli Asia Dua Kali Beruntun

Skor akhir 3-1 (25-22, 23-25, 25-18, 25-20) untuk Timnas Voli Putra Indonesia atas Thailand dalam semifinal Kejuaraan Asia di Manila, Filipina, Jumat malam. Kemenangan ini memastikan Indonesia kembali ke partai puncak untuk kedua kalinya secara beruntun setelah sebelumnya menjadi runner-up di edisi 2023. Starting XI Indonesia menurunkan formasi 4-2 dengan Farhan Halim sebagai opposite hitter andalan.

Babak Pertama: Dominasi Awal Indonesia

Menit ke-1 set pertama langsung diwarnai smash keras dari Farhan Halim yang membuahkan poin. Indonesia unggul 8-5 di technical timeout berkat blok kokoh dari Hendra Setiawan. Penguasaan bola Indonesia mencapai 58% pada set ini dengan 12 kill block yang sukses mematikan serangan Thailand. Shots on target (serangan efektif) Indonesia mencatat 18 dari 24 percobaan, sementara Thailand hanya 12. Kartu kuning diberikan kepada pelatih Thailand Park Ki-won di menit ke-18 karena protes berlebihan pada wasit. Indonesia menutup set pertama 25-22 setelah service ace dari Rivan Nurmulki.

Babak Kedua: Perlawanan Thailand dan Kebangkitan Indonesia

Thailand bereaksi dengan mengubah formasi menjadi 5-1 dan berhasil memimpin 16-13 di technical timeout set kedua. Indonesia kehilangan fokus dengan tiga kali kesalahan sendiri (service error dan net violation). Thailand memanfaatkan momentum dan menutup set 25-23 meskipun Indonesia sempat menyamakan skor 22-22. Menit ke-23, Rivan Nurmulki melakukan spike yang mengenai antena dan memberikan poin kritis bagi Thailand. Statistik menunjukkan Indonesia hanya memiliki 2 block di set kedua, turun drastis dari set pertama. Namun, semangat tim Garuda tidak patah.

Aktivasi Mode Juara: Indonesia Comeback di Set Ketiga dan Keempat

Set ketiga menjadi milik Indonesia. Dengan formasi 4-2 yang diperkuat oleh pemain libero Doni Haryono, pertahanan Indonesia sulit ditembus. Penguasaan bola naik menjadi 62%, dan Indonesia mencatat 5 block beruntun pada menit ke-10 hingga ke-15. Farhan Halim mencetak hat-trick smash pada rentang poin 18-20 yang membuat skor menjadi 20-15. Set ketiga ditutup 25-18. Set keempat, Thailand mencoba memanfaatkan VAR untuk meninjau sebuah insiden blok di menit ke-13, tetapi keputusan wasit tetap menguntungkan Indonesia. Clean sheet untuk Indonesia di set keempat dengan blok yang rapi—tidak ada satu pun smash Thailand yang lolos tanpa dihalau. Rivan Nurmulki mengukir assist kunci untuk Farhan di poin 24-20, dan Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Statistik Final dan Kutipan Pelatih

Secara keseluruhan, Indonesia unggul dalam penguasaan bola (57% vs 43%), shots on target (68 vs 52), dan blok (15 vs 7). Farhan Halim menjadi top skor dengan 28 poin (23 smash, 3 block, 2 ace). Rivan Nurmulki menyumbang 15 poin plus 4 assist. Kartu merah diberikan kepada pemain Thailand Anurak Thuayrean di menit ke-19 set keempat karena tindakan kasar setelah spike gagal.

"Ini adalah hasil kerja keras selama dua bulan latihan intensif. Kami fokus pada pertahanan dan variasi serangan. Final nanti akan menjadi ujian sesungguhnya, tetapi kami siap," ujar pelatih Indonesia, Jeff Jiang, setelah pertandingan. "Farhan dan Rivan adalah nyawa tim, tetapi semua pemain berkontribusi. Kami tidak bergantung pada individu."

Dengan kemenangan ini, Indonesia memastikan diri tampil di final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah 2023. Final akan digelar Minggu melawan Jepang yang sebelumnya mengalahkan China 3-0 di semifinal lainnya. Indonesia telah mengantongi tiket ke Kejuaraan Dunia Voli FIVB 2025 sebagai finalis Asia. Target selanjutnya adalah merebut gelar juara yang terakhir kali diraih pada tahun 1987.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User