Emtek dan Vidio Dominasi Nominasi ContentAsia Awards 2026

Panggung industri konten Asia kembali bergairah. ContentAsia Awards 2026 yang akan digelar akhir tahun ini telah merilis daftar nominasi, dan satu nama yang langsung mencuri perhatian adalah duet Emte...

Jul 28, 2026 - 04:36
0 0
Emtek dan Vidio Dominasi Nominasi ContentAsia Awards 2026

Panggung industri konten Asia kembali bergairah. ContentAsia Awards 2026 yang akan digelar akhir tahun ini telah merilis daftar nominasi, dan satu nama yang langsung mencuri perhatian adalah duet Emtek Media dan layanan streaming Vidio. Keduanya muncul sebagai kekuatan dominan dengan puluhan nominasi di berbagai kategori bergengsi.

Kebanggaan Indonesia di Mata Asia

Prestasi ini bukan sekadar catatan angka. Dari total 37 nominasi yang berhasil dikumpulkan, Emtek dan Vidio menunjukkan bahwa konten Indonesia kini setara dengan produksi Asia lainnya. Kategori yang dimasuki sangat beragam: mulai dari Sinetron Terbaik, Seri Digital Orisinal, Program Hiburan Tanpa Naskah, hingga Aktor dan Aktris Terbaik. Bahkan, untuk kategori Platform Digital Terbaik, Vidio menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara yang bersaing dengan raksasa dari Tiongkok dan India.

Beberapa judul andalan yang menyumbang nominasi antara lain “Cinta Tak Terbatas” untuk Drama Panjang Terbaik, “Kode Merah” sebagai Seri Aksi Terbaik, serta reality show “Dapur Juara” yang masuk nominasi Program Hiburan Non-Scripted. Para pemain pun tak mau ketinggalan: Rania Putri (nominasi Aktris Terbaik lewat “Samudra Rindu”) dan Dimas Aditya (nominasi Aktor Pendukung untuk “Garis Batas”) menjadi wakil talenta lokal yang diakui.

Strategi Konten yang Menembus Batas

Direktur Konten Vidio, dalam pernyataannya, mengaitkan dominasi ini dengan transformasi tiga tahun terakhir yang fokus pada cerita lokal namun berkarakter universal. “Kami tidak lagi berkiblat pada format luar. Kami membangun ekosistem kreator dalam negeri, dari penulis, sutradara, hingga rumah produksi kecil, dan memberi mereka panggung yang layak. Hasilnya, cerita kami bisa bicara di level Asia,” ujarnya. Jumlah produksi orisinal Vidio meningkat 45% pada tahun ini, dan 70% di antaranya berhasil menembus pasar regional melalui kerja sama distribusi.

Tidak hanya dari segi kuantitas, kualitas juga terukur dari sisi produksi. Tim riset internal Vidio mencatat bahwa rating rata-rata konten orisinal mereka di lima negara Asia Tenggara menunjukkan kenaikan stabil. Serial “Akhir Pekan yang Hilang” misalnya, sukses menduduki peringkat teratas di Malaysia dan Filipina selama tiga pekan berturut-turut, sementara jumlah penonton unik bulanan Vidio di luar Indonesia kini telah menembus angka 12 juta.

Pengakuan yang Membuka Peluang

Dominasi di ContentAsia Awards 2026 ini bukan hanya soal piala. Lebih dari itu, status sebagai nominator terbanyak membuka pintu kolaborasi dan pendanaan internasional. Sejumlah platform asing dikabarkan telah menjajaki kemitraan co-production dengan Emtek, tertarik pada kepemilikan katalog lebih dari 2.500 judul yang kini dimiliki grup media tersebut. Seorang analis industri dari Media Partners Asia menyebut, “Ini adalah sinyal bahwa Indonesia bukan lagi penonton, melainkan pemain inti di kancah konten Asia. Emtek dan Vidio berhasil membaca tren bahwa penonton kini mencari autentisitas dan ragam cerita yang dekat dengan mereka.”

Malam penganugerahan ContentAsia Awards 2026 akan digelar di Bangkok pada 25 September 2026. Dengan puluhan nominasi di tangan, tim Emtek dan Vidio bersiap membawa pulang prestasi sekaligus membuktikan bahwa langit konten Indonesia memang sudah seharusnya terbentang hingga level Asia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User