Tebas Buka Suara soal Kontroversi Wasit dan Kesehatan Finansial La Liga

LAS ROZAS — Ruang pers Ciudad del Futbol di Las Rozas, pinggiran Madrid, kembali berubah menjadi arena duel verbal. Presiden La Liga, Javier Tebas, duduk di hadapan puluhan jurnalis pada Senin, 16 D...

Aug 25, 2026 - 07:32
0 0
Tebas Buka Suara soal Kontroversi Wasit dan Kesehatan Finansial La Liga

LAS ROZAS — Ruang pers Ciudad del Futbol di Las Rozas, pinggiran Madrid, kembali berubah menjadi arena duel verbal. Presiden La Liga, Javier Tebas, duduk di hadapan puluhan jurnalis pada Senin, 16 Desember 2024, membawa satu agenda besar: membendung gelombang kritik yang menghantam kompetisi Spanyol sepanjang bulan Desember. Blak-blakan seperti biasa, penuh angka, dan tak segan menyindir, Tebas membedah hampir semua isu panas — dari kontroversi pengwasitan, arsitektur finansial klub, hingga persaingan gelar yang makin brutal menjelang paruh kedua musim.

Membela Wasit dengan Amunisi Data

Sesi tanya jawab langsung dipanaskan oleh isu pengwasitan. Beberapa klub raksasa dilaporkan rutin menerbitkan laporan internal yang menuduh terjadi kesalahan serius dalam keputusan wasit musim ini. Tebas menjawab dengan cara yang paling ia kuasai: statistik. Menurutnya, tingkat akurasi keputusan VAR di La Liga musim 2024/25 mencapai kisaran 98 persen, dengan lebih dari 120 keputusan dikoreksi pasca-review dari total 600-an insiden yang diperiksa sepanjang semester pertama.

Data disiplin juga diangkat ke meja. Rata-rata kartu kuning per laga di Spanyol musim ini tercatat 5,2 lembar — nyaris identik dengan lima musim terakhir — sementara kartu merah hanya muncul rata-rata sekali setiap tiga pertandingan. “Klaim adanya bias sistemik adalah narasi yang dibangun untuk mengalihkan perhatian dari performa tim di lapangan,” tegas Tebas.

“Wasit kami membuat kesalahan, itu wajar karena mereka manusia. Tetapi tuduhan konspirasi? Itu tidak memiliki dasar apa pun. Semua data kami terdokumentasi dan bisa diaudit.”

Tebas menambahkan bahwa teknologi offside semi-otomatis yang diadopsi La Liga sejak musim lalu telah memangkas durasi verifikasi secara drastis. Proses yang dulu memakan waktu rata-rata 70 detik kini rampung dalam hitungan 25 detik, mengurangi drama gol yang dianulir pada menit-menit akhir — termasuk insiden pada menit ke-89 pekan lalu yang sempat membanjiri media sosial.

Kesehatan Finansial: Angka yang Tak Bisa Dibantah

Beralih ke ranah ekonomi, Tebas memajang angka-angka yang menjadi kebanggaannya sejak menjabat pada 2013. Total plafon gaji (salary cap) seluruh klub La Liga musim 2024/25 melampaui 3 miliar euro, dengan Real Madrid memimpin klasemen finansial di angka 755 juta euro. Artinya, daya beli klub-klub Spanyol telah pulih sepenuhnya dari luka pandemi yang sempat memaksa banyak klub menjual aset masa depan.

Utang bersih agregat, kata Tebas, kini berada di level terendah dalam satu dekade, sementara pendapatan gabungan klub-klub liga melampaui 4,9 miliar euro pada musim 2023/24. Ia bahkan berani menyandingkan diri dengan rival komersial terbesarnya. “Premier League menghabiskan lebih banyak, tetapi kami mengelola lebih sehat. Kami tidak menjual masa depan demi trofi musim ini,” ujarnya.

Produk di Lapangan: Musim Paling Kompetitif dalam Satu Dekade

Di lapangan hijau, barang dagangan La Liga sedang dalam kondisi prima. Rata-rata gol per pertandingan musim ini tercatat 2,6, naik dari 2,4 pada musim lalu, sementara okupansi stadion melompat ke kisaran 87 persen — rekor tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Efek kedatangan Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu juga terasa: animo tiket laga tandang Real Madrid melonjak hampir dua kali lipat dibanding musim sebelumnya.

Persaingan gelar pun semakin liar. Atletico Madrid merangkai rentetan kemenangan untuk merangsek ke puncak klasemen, Barcelona yang mengesankan di awal musim kehilangan ritme, dan Real Madrid menyelinap dari belakang. Menariknya, penguasaan bola Barcelona masih tertinggi di liga — di atas 60 persen per laga — namun konversi peluangnya menurun: dari rata-rata 7 shots on target per laga di bulan September, kini hanya separuh yang benar-benar mengancam gawang lawan. Sebaliknya, efisiensi serangan balik Atletico menjadi yang paling mematikan di Eropa, bukti bahwa rotasi starting XI Diego Simeone tengah berbuah manis.

Tebas menutup konferensi pers dengan nada optimistis. Ia yakin perebutan gelar akan berlangsung sampai pekan-pekan akhir mengingat margin poin di papan atas hanya selisih tipis. “Ini salah satu musim paling kompetitif dalam sepuluh tahun terakhir. Penontonlah yang paling diuntungkan,” katanya sambil tersenyum, meninggalkan ruang pers yang masih sibuk mengetik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User