Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Gaungkan Potensi EBT Indonesia

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menggelar pertemuan strategis dengan Bloomberg New Energy Finance (Bloomberg NEF) di London, Inggris. Pertemuan tersebut digelar menjelang berakhirnya rangkaian kegia

Jul 07, 2026 - 23:33
0 1
Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Gaungkan Potensi EBT Indonesia

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menggelar pertemuan strategis dengan Bloomberg New Energy Finance (Bloomberg NEF) di London, Inggris. Pertemuan tersebut digelar menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan London Climate Action Week yang menjadi ajang diskusi iklim bergengsi di dunia. Dalam kesempatan tersebut, Eddy hadir bersama dua Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, yaitu Aryo Djojohadikusumo dan Bobby Gafur Umar. Delegasi Indonesia menemui CEO Bloomberg NEF, Albert Cheung, beserta jajaran manajemen seniornya di kantor pusat perusahaan tersebut. Dalam diskusi, Eddy Soeparno menyampaikan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan kemandirian energi nasional, transisi energi, serta aksi nyata penanganan perubahan iklim yang terus dijalankan secara konsisten.

Memperkuat Kemandirian Energi dan Iklim

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan produktif itu, Eddy Soeparno menjelaskan secara rinci komitmen yang diemban oleh Presiden Prabowo sejak awal masa pemerintahannya. Fokus pembicaraan mencakup upaya memperkuat kemandirian energi nasional, percepatan transisi energi menuju sumber daya yang lebih bersih, serta komitmen nyata dalam penanganan perubahan iklim. Ia menegaskan bahwa agenda tersebut bukan sekadar wacana, melainkan telah tertuang dalam Asta Cita dan mulai diimplementasikan sejak tahun 2024 hingga saat ini. Indonesia, dengan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah, dianggap memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan utama dalam lanskap energi hijau global. Eddy pun mengajak Bloomberg NEF untuk turut menggaungkan potensi besar EBT Indonesia di kancah internasional agar semakin banyak investor yang tertarik menggarap sektor tersebut.

"Dalam pertemuan tersebut saya menjabarkan secara rinci komitmen Presiden Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita dan penerapannya yang telah dilakukan sejak tahun 2024 sampai sekarang," ujar Eddy dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, Minggu (28/6/2026).

Dengan data dan analisis yang dimiliki Bloomberg NEF, diharapkan kerja sama tersebut dapat mempercepat realisasi proyek-proyek energi terbarukan di Tanah Air. Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia serius dalam menjalankan transisi energi sekaligus berkontribusi pada target iklim dunia. Kolaborasi dengan lembaga keuangan dan riset energi kelas dunia seperti Bloomberg NEF diharapkan mampu memperkuat narasi positif Indonesia sebagai destinasi investasi EBT yang menjanjikan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan daya saing ekonomi hijau nasional dalam beberapa tahun ke depan. (Bersama Beritainti.com)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User