Djokovic Tersingkir di Roma, Sinner Berpeluang Jadi Nomor 1 Dunia

Novak Djokovic, unggulan teratas turnamen Internazionali d'Italia atau yang dikenal sebagai Roma Masters 1000, harus mengakhiri langkahnya lebih awal dari

Aug 28, 2026 - 00:50
0 0
Djokovic Tersingkir di Roma, Sinner Berpeluang Jadi Nomor 1 Dunia

Novak Djokovic, unggulan teratas turnamen Internazionali d'Italia atau yang dikenal sebagai Roma Masters 1000, harus mengakhiri langkahnya lebih awal dari perkiraan. Petenis Serbia peringkat satu dunia itu tersingkir di babak ketiga setelah dikalahkan Alejandro Tabilo asal Chili dengan skor telak 6-2, 6-3 pada Minggu (12/5/2024). Kekalahan mengejutkan ini langsung mengubah peta persaingan tenis dunia menjelang Roland Garros, yang kini diprediksi menjadi ajang penentu bagi Jannik Sinner untuk merebut posisi nomor satu dunia dari tangan Djokovic.

Kronologi Kekalahan Djokovic di Roma

Berikut urutan peristiwa yang berujung pada tersingkirnya Djokovic dari turnamen yang pernah ia juarai enam kali tersebut:

  1. 10 Mei 2024: Djokovic tertimpa botol air metal yang jatuh dari ransel seorang penonton saat melintasi koridor stadion usai kemenangan babak kedua atas Corentin Moutet. Ia sempat menerima perawatan medis di kepala sebelum akhirnya memenangi laga dengan skor 6-3, 6-1.
  2. 12 Mei 2024: Pada babak ketiga, Djokovic tampil jauh di bawah standarnya. Tabilo memenangi set pertama 6-2 dan menuntaskan perlawanan Djokovic pada set kedua dengan 6-3 dalam waktu sekitar satu jam.
  3. Performa Tabilo: Petenis Chili berusia 26 tahun itu tampil nyaris sempurna, terutama pada servis. Sepanjang pertandingan, Tabilo hanya kehilangan sedikit poin saat gilirannya melakukan servis, membuat Djokovic kesulitan mencari celah untuk memecah permainan lawan.

Djokovic Akui Tampil Buruk

Djokovic tidak menampik penampilannya yang buruk. Ia mengaku merasa "tidak seimbang" sejak insiden botol air beberapa hari sebelumnya, namun menegaskan tidak ingin menjadikan kejadian itu sebagai alasan atas kekalahannya.

"Saya merasa seperti pemain yang berbeda di lapangan. Saya bermain sangat buruk, tetapi saya tidak ingin menjadikan insiden itu sebagai alasan," ujar Djokovic dalam keterangannya usai laga.

Roland Garros Menjadi Penentu

Kekalahan di Roma membuat Djokovic gagal mengumpulkan poin penting, sementara jadwal selanjutnya langsung mengarah ke Roland Garros yang digelar mulai akhir Mei. Di Paris, Djokovic datang sebagai juara bertahan dengan 2.000 poin yang harus dipertahankan. Situasi ini menjadi peluang emas bagi Sinner yang kini menghuni peringkat dua dunia.

Keunggulan Sinner terletak pada minimnya poin yang harus ia pertahankan di Paris. Musim lalu ia tersingkir lebih awal di Roland Garros, sehingga hampir seluruh poin yang ia kumpulkan di turnamen ini nanti akan menjadi tambahan bersih bagi koleksi poinnya. Sebaliknya, Djokovic memikul beban berat sebagai juara bertahan di tengah kondisi fisik yang belum prima.

Skenario Sinner Menuju Nomor Satu

  • Sinner hanya perlu melaju lebih dalam di Roland Garros dibandingkan Djokovic untuk memangkas jarak peringkat secara signifikan.
  • Jika Sinner mampu menembus final atau menjuarai turnamen sementara Djokovic tersingkir lebih awal, posisi nomor satu dunia dapat berpindah tangan untuk pertama kalinya dalam karier Sinner.
  • Musim ini Sinner sudah membuktikan diri dengan menjuarai Australian Open pada Januari serta tampil konsisten di berbagai turnamen besar.

Reaksi Dunia Tenis

Kekalahan Djokovic sontak menjadi perbincangan hangat di dunia tenis. Tabilo, yang sebelumnya belum pernah mengalahkan pemain papan atas sekelas Djokovic, mendapat pujian luas atas penampilannya yang tenang dan konsisten. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi tenis Chili yang belakangan mulai menunjukkan kebangkitan lewat sejumlah pemain mudanya.

Peluang Sinner semakin terbuka setelah Carlos Alcaraz, salah satu rival terdekatnya, juga mundur dari Roma karena cedera lengan. Alhasil, peta persaingan menuju Paris makin sulit ditebak. Nama-nama seperti Daniil Medvedev, Alexander Zverev, dan Casper Ruud juga siap menjadi pengganggu di lapangan tanah liat Prancis.

Kekalahan Djokovic di Roma menjadi pengingat bahwa sang juara 24 Grand Slam bukanlah sosok yang tak terkalahkan, terutama di tengah persaingan generasi baru yang semakin tajam. Publik tenis dunia pun menanti apakah Djokovic mampu bangkit di Paris atau justru menyerahkan tahta nomor satu dunia kepada penerusnya.

Kesimpulan

Roland Garros 2024 kini menjadi panggung penentu sejarah tenis dunia. Semua mata akan tertuju pada Sinner dan Djokovic untuk melihat siapa yang mampu bertahan lebih lama di Paris. Pertanyaannya kini: apakah Sinner berhasil mencatat sejarah pertamanya sebagai nomor satu dunia, atau Djokovic kembali membuktikan dominasinya di turnamen Grand Slam?

[SOCIAL_TWEET]: Djokovic tersingkir di Roma! Kalah 6-2, 6-3 dari Tabilo. Roland Garros jadi penentu: Sinner berpeluang besar jadi No. 1 dunia 🎾 #Djokovic #Sinner #RolandGarros[SOCIAL_TG]: 🚨 BERITA TENIS: Djokovic kalah 6-2, 6-3 dari Tabilo di Roma Masters. Kini Sinner berpeluang jadi No. 1 dunia di Roland Garros. Baca selengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User