Dirgayuza Ditunjuk Jadi Asisten Presiden Bidang Komunikasi

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Presiden bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan. Penunjukan ini diumumka

Jul 12, 2026 - 03:47
0 0
Dirgayuza Ditunjuk Jadi Asisten Presiden Bidang Komunikasi

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Presiden bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan. Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Sekretaris Kabinet pada akhir September 2025, sejalan dengan upaya Istana memperkuat struktur komunikasi strategis yang lebih gesit dan transparan. Dirgayuza yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri lembaga riset kebijakan publik kini akan berada di lingkaran dalam Presiden untuk mengawal strategi komunikasi pemerintahan.

Profil Singkat Dirgayuza

Dirgayuza Setiawan lahir di Jakarta pada 10 November 1987. Ia adalah lulusan S1 Hubungan Internasional Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Public Policy dari Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore. Kariernya dimulai sebagai analis kebijakan di Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di bawah asuhan Dino Patti Djalal. Ia kemudian mendirikan Insight Policy Research, sebuah think tank independen yang fokus pada isu ekonomi politik dan keamanan digital.

Jalur Karier dan Kepercayaan Prabowo

Kedekatan Dirgayuza dengan Prabowo tidak terjadi tiba-tiba. Semasa Pilpres 2024, ia menjadi anggota tim strategi komunikasi pasangan Prabowo–Gibran, berkontribusi merancang pesan kampanye yang berhasil merebut hati pemilih muda dan kelompok perempuan. Setelah kemenangan, ia dipercaya menjadi juru bicara informal di masa transisi, hingga akhirnya mendapatkan posisi resmi sebagai Asisten Presiden yang membawahi koordinasi pesan kebijakan ke publik.

“Tugas saya adalah memastikan setiap kebijakan yang baik dikomunikasikan dengan cara yang benar. Publik berhak tahu arah dan alasan di balik setiap keputusan Presiden,” kata Dirgayuza di Istana.

Peran Strategis dan Tantangan

Di era informasi yang serba cepat, peran asisten komunikasi presiden menjadi sangat vital. Dirgayuza diharapkan mampu menyelaraskan narasi antara kementerian, lembaga, dan juru bicara agar tak terjadi simpang siur yang dapat menimbulkan kegaduhan. Ia juga akan merancang pendekatan komunikasi krisis serta memperkuat kehadiran pemerintah di platform digital yang kini menjadi ruang percakapan publik utama.

  • Menyusun grand narasi nasional untuk 100 hari pertama pemerintahan
  • Mengintegrasikan kanal komunikasi presiden: siaran pers, media sosial, dan pidato publik
  • Meredam isu negatif dengan strategi proaktif dan klarifikasi kilat
  • Membangun pusat data analisis sentimen publik untuk bahan pengambilan keputusan

Langkah ini memperlihatkan Prabowo ingin meniru model komunikasi yang mirip dengan White House Director of Communications, tetapi disesuaikan dengan konteks Indonesia. Dirgayuza adalah representasi dari tenaga profesional non-partisan yang diharapkan dapat menjaga jarak aman dari kepentingan politik praktis, sehingga komunikasi pemerintahan tetap obyektif dan berbasis data.

Respons Publik dan Pengamat

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Widjajanto, menilai penunjukan Dirgayuza sebagai langkah positif meski tak lepas dari kritik. “Dia memiliki latar belakang riset yang kuat dan paham dinamika media. Asal diberi otoritas yang cukup, ia bisa menjadi jembatan efektif antara Istana dan publik,” ujarnya. Namun, skeptisisme juga muncul dari sejumlah pihak yang mengingatkan bahwa komunikasi presiden di masa lalu kerap kalah cepat oleh buzzer dan isu viral yang tidak terkendali.

Di sisi lain, kelompok anak muda dan pegiat media sosial menyambut gembira karena Dirgayuza dikenal aktif dan responsif di Twitter dengan gaya bahasa yang cair. Ia kerap mengunggah thread analisis kebijakan yang mudah dipahami, sehingga diharapkan mampu mendekatkan narasi pemerintah ke generasi Z dan milenial.

“Kita perlu cara baru untuk membuat kebijakan negara ini menjadi cerita yang menarik. Bukan hanya siaran pers panjang yang membosankan,” cuitnya beberapa waktu lalu.

Langkah Awal dan Harapan

Di hari-hari pertamanya sebagai Asisten Presiden, Dirgayuza langsung mengadakan rapat dengan tim komunikasi seluruh kementerian. Ia menyepakati perombakan format rilis pers dan peningkatan frekuensi sesi tanya jawab langsung antara presiden dengan jurnalis. Program unggulan bernama “Kabar Presiden” yang akan tayang secara periodik di platform digital juga sedang disiapkan. Dengan pengalaman riset dan jaringannya yang luas, Dirgayuza diharapkan mampu membawa warna baru dalam pola komunikasi Istana yang selama ini dianggap terlalu birokratis.

Kini, masyarakat menanti konsistensi Dirgayuza dalam menjaga transparansi dan memangkas jarak antara presiden dengan rakyat. Tantangan terbesarnya bukan hanya melawan hoaks, tetapi juga membangun kepercayaan di tengah polarisasi warisan dua pemilu terakhir.

[SOCIAL_TWEET]: Prabowo tunjuk Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Presiden Bidang Komunikasi. Analis muda lulusan Singapura ini akan pacu transparansi dan ubah cara Istana bicara ke publik. #Dirgayuza #Prabowo #KomunikasiPresiden #IstanaTransparan[SOCIAL_TG]: 📡 Dirgayuza resmi jadi Asisten Presiden bidang Komunikasi. Mantan analis FPCI dan pendiri think tank ini bawa misi: komunikasi pemerintah yang cair, berbasis data, dan dekat dengan anak muda. Selamat bekerja!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User