Debut Impresif Balsa Sekulic Warnai Kemenangan Perdana Persib
Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu terlahirnya harapan baru di lini depan Persib Bandung. Sabtu malam (14/6), Maung Bandung mengawali kiprah mereka di Grup A Piala Presiden 2026 deng...
Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu terlahirnya harapan baru di lini depan Persib Bandung. Sabtu malam (14/6), Maung Bandung mengawali kiprah mereka di Grup A Piala Presiden 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Arema FC, dan nama Balsa Sekulic langsung terpatri sebagai bintang utama dalam laga yang berlangsung di hadapan 25 ribu Bobotoh tersebut.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Sejak Peluit Awal
Wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, dan Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Bojan Hodak menempatkan Sekulic sebagai ujung tombak tunggal, diapit oleh dua winger cepat di kedua sisi. Penguasaan bola Maung Bandung mencapai 58 persen sepanjang 90 menit, sebuah indikator dominasi yang konsisten sejak menit-menit awal. Pada menit ke-12, Sekulic sudah menunjukkan ancaman pertamanya lewat sundulan yang masih membentur mistar gawang Arema FC setelah menerima umpan silang dari sisi kiri. Arema FC, yang mengandalkan formasi 4-4-2 bertahan, sesekali mencoba menusuk lewat serangan balik cepat, namun lini belakang Persib yang dikawal duet bek tengah berpengalaman tampil solid meredam setiap ancaman.
Gol yang dinanti Bobotoh akhirnya lahir pada menit ke-34. Berawal dari skema build-up play rapi, bola dialirkan dari lini tengah ke sayap kanan sebelum dikirimkan sebagai umpan tarik mendatar ke kotak penalti. Sekulic, dengan naluri predator kotak penalti yang tajam, melepaskan penyelesaian satu sentuhan yang tak mampu dijangkau kiper Arema FC. Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan, melainkan juga menjadi pernyataan tegas bahwa striker anyar ini bukan sekadar pelengkap skuad. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk tuan rumah, disertai statistik shots on target yang mencolok: Persib mencatatkan lima tembakan tepat sasaran berbanding satu milik Arema FC.
Statistik dan Kontribusi Balsa Sekulic: Lebih dari Sekadar Gol
Mengenakan jersey bernomor punggung 9, Sekulic tampil sebagai pusat gravitasi serangan Persib. Ia membukukan total empat tembakan sepanjang laga dengan dua di antaranya tepat mengarah ke gawang. Selain gol pembuka, striker asal Montenegro ini juga mencatatkan satu assist kunci pada menit ke-67. Gol kedua Persib lahir dari kerja sama apik antara Sekulic dan gelandang serang yang menusuk ke kotak penalti. Sekulic, alih-alih memaksakan peluang dari sudut sempit, dengan cerdas mengirimkan bola kepada rekannya yang berdiri bebas di depan mulut gawang untuk menceploskan bola dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Arema FC sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 lewat eksekusi penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang yang dikonfirmasi melalui pengecekan VAR. Namun, momentum kebangkitan tim tamu tidak bertahan lama. Sekulic nyaris mencetak brace pada menit ke-84 ketika tendangan volinya dari luar kotak penalti hanya menyentuh ujung jari kiper Arema sebelum membentur mistar. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 bertahan dan starting XI pilihan Hodak sukses mengamankan tiga poin perdana di turnamen pramusim bergengsi ini.
Skema Taktik Bojan Hodak: Peran Vital Striker Target Man
Kedatangan Sekulic tampaknya memberikan dimensi baru pada skema ofensif Persib. Dengan tinggi badan mencapai 189 sentimeter, ia berfungsi sebagai target man yang mampu menahan bola dan melibatkan pemain sayap dalam fase serangan. Data menunjukkan Sekulic memenangi tujuh dari sembilan duel udara, sebuah angka yang membuat lini pertahanan Arema FC kerepotan sepanjang laga. Ia juga mencatatkan dua key passes dan tingkat akurasi umpan mencapai 81 persen, angka yang tergolong impresif untuk seorang penyerang tengah yang kerap berada di bawah tekanan bek lawan.
Hodak menerapkan pressing tinggi sejak lini depan, dan Sekulic menjadi motor pertama dalam skema tersebut. Pergerakannya yang konstan menutup ruang operan bek Arema FC memaksa tim tamu beberapa kali melakukan kesalahan elementer di area pertahanan sendiri. Statistik offside memang mencatat tiga kali posisi Sekulic terjebak dalam perangkap pertahanan, namun hal itu lebih mencerminkan agresivitasnya dalam mencari celah ketimbang kelemahan membaca garis pertahanan. Kartu kuning yang diterima gelandang Arema FC pada menit ke-55 akibat pelanggaran keras terhadap Sekulic menjadi bukti betapa sulitnya striker ini dihentikan dengan cara-cara yang bersih.
Respons Tim dan Prospek ke Depan
Seusai pertandingan, suasana ruang ganti Persib dipenuhi optimisme. Sekulic disebut-sebut sebagai kepingan puzzle yang selama ini dicari untuk melengkapi skema ofensif Maung Bandung musim ini. Clean sheet memang gagal diraih akibat penalti Arema FC, namun kinerja lini depan yang langsung klik dalam laga debut menjadi catatan tersendiri. Dengan jadwal padat Piala Presiden 2026 yang masih menyisakan dua laga fase grup, performa Sekulic dalam partai pembuka ini memberikan sinyal menjanjikan bagi Bobotoh yang merindukan trofi.
Angka 2-1 di papan skor mungkin terlihat tipis, namun statistik keseluruhan menunjukkan jurang kualitas yang cukup lebar malam itu. Jika Sekulic mampu mempertahankan konsistensi dan chemistry dengan para pemain sayap terus terbangun, bukan tidak mungkin musim 2026 akan menjadi musim yang istimewa bagi Persib Bandung dan striker anyar mereka yang langsung mencuri hati publik dalam satu penampilan perdananya.
Comments (0)