Dari Dapur Rumahan ke Rak Ritel Modern: Perjalanan Christine K. Purnama Meracik Bisnis Sehat di Tengah Pandemi
Beritainti.com, Jakarta — Kenangan akan masa pandemi COVID-19 yang penuh keterbatasan justru menjadi titik balik bagi banyak pelaku usaha kreatif. Di tengah tingginya kesadaran masyarakat untuk m
Beritainti.com, Jakarta — Kenangan akan masa pandemi COVID-19 yang penuh keterbatasan justru menjadi titik balik bagi banyak pelaku usaha kreatif. Di tengah tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh, berbagai racikan rempah tradisional kembali naik daun sebagai minuman kesehatan. Momentum inilah yang ditangkap oleh Christine K. Purnama untuk merintis perjalanan bisnisnya dari nol, tepatnya dari dapur sederhana di kediamannya sendiri.
Mengusung nama Omah Sedap Nusantara, Christine tidak sekadar berjualan produk kesehatan instan. Ia membangun ekosistem usaha yang memadukan inovasi pangan sehat dengan misi pelestarian budaya kuliner Indonesia. Berawal dari peralatan dapur seadanya dan semangat bertahan di tengah krisis, kini produk-produk racikannya berhasil menembus pasar ritel modern, termasuk dipajang di lokasi strategis seperti Fresh Market PIK, Jakarta Utara.
Saya mulai bisnis pada waktu COVID di mana saya memulai dengan D'plok dulu, yaitu bir pletok, kunyit asam, beras kencur. Jadi, yang untuk D'plok itu sendiri sudah BPOM dan ada halalnya, ada HAKI-nya sudah lengkap.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Christine dalam kesempatan wawancara bersama media kami di sela-sela aktivitas promosi produknya. Dari kutipan itu tergambar jelas bahwa Christine tidak main-main dalam mengelola bisnis. Meski lahir dari dapur rumahan, standar keamanan dan legalitas menjadi prioritas utama yang ia kejar sejak hari pertama produksi.
Lini produk D'plok yang disebut Christine menjadi pintu masuk sekaligus andalan Omah Sedap Nusantara. Minuman-minuman tradisional seperti bir pletok, kunyit asam, dan beras kencur dikemas secara modern tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya. Keberhasilan D'plok menembus pasar mendorong Christine untuk terus berekspansi. Ia kemudian meluncurkan Bonwie, serangkaian produk abon dengan berbagai varian yang menggugah selera, serta La'Cookish yang spesifik menggarap kuliner tradisional khas Betawi. Produk unggulan dari lini La'Cookish adalah kue biji ketapang yang dipadukan dengan taburan mete dan wijen, menyajikan cita rasa gurih legit yang unik.
Menariknya, strategi bisnis Christine tidak sekadar mengejar profit. Ada elemen edukasi dan pelestarian budaya yang kuat dalam setiap kemasan produknya. Di saat minuman-minuman modern berbahan kimia membanjiri pasaran, Christine justru gigih memperkenalkan kembali jamu dan panganan tradisional kepada generasi muda melalui pendekatan branding yang segar dan higienis. Inilah yang menjadi pembeda dan nilai jual Omah Sedap Nusantara di mata konsumen sekaligus pihak ritel modern.
Kepercayaan pihak ritel untuk memajang produk-produk Christine menjadi bukti bahwa usaha berbasis dapur rumahan mampu naik kelas. Proses panjang penyesuaian kemasan, pemenuhan standar keamanan pangan, hingga strategi pemasaran digital ia lewati seorang diri. Meski kini usahanya telah memiliki sejumlah sertifikasi penting dan tempat di rak-rak swalayan modern, Christine mengaku masih terus berupaya memperluas jangkauan distribusi dan varian produk agar makin banyak masyarakat yang mengenal serta mencintai produk Nusantara melalui racikan kreasinya.
Comments (0)