Como Tahan Juventus 2-2 di Sinigaglia, Nico Paz Jadi Bintang

Skor akhir 2-2. Como dan Juventus harus berbagi poin dalam laga Serie A yang berlangsung panas di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (19/10/2025). Gol Kenan Yildiz pada menit ke-23 sempat menempatkan...

Aug 24, 2026 - 20:45
0 0
Como Tahan Juventus 2-2 di Sinigaglia, Nico Paz Jadi Bintang

Skor akhir 2-2. Como dan Juventus harus berbagi poin dalam laga Serie A yang berlangsung panas di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (19/10/2025). Gol Kenan Yildiz pada menit ke-23 sempat menempatkan tim tamu di jalur kemenangan, tetapi Nico Paz menjawab dengan satu gol dan satu assist untuk memaksa skor berakhir imbang. Hasil ini menghentikan tren positif Juventus di papan atas, sekaligus membuktikan bahwa Como bukan lagi lawan yang mudah ditaklukkan di kandang sendiri.

Babak Pertama: Duel Gelandang Muda dan Gol Pembuka Yildiz

Menit ke-23, Kenan Yildiz melepaskan tembakan terukur ke sudut kiri gawang setelah menerima assist dari sisi kanan penyerangan. Bola sempat menyentuh mistar sebelum memantul masuk, dan tidak ada yang bisa dilakukan kiper tuan rumah. Tim tamu tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang menempatkan Yildiz sebagai penyerang lubang di belakang dua winger, sementara Como menjawab dengan formasi 4-4-2 berlian yang digerakkan Nico Paz sebagai trequartista di belakang dua penyerang.

Penguasaan bola pada babak pertama tercatat 44 persen berbanding 56 persen untuk Juventus, tetapi justru Como yang lebih sering mengancam lewat transisi cepat. Peluang terbaik tuan rumah datang pada menit ke-31, ketika tembakan keras dari dalam kotak penalti berhasil ditepis kiper Juventus. Tiga kali Como melepaskan tembakan mengarah ke gawang pada 45 menit pertama, sedangkan Juventus hanya satu. Sebuah insiden di kotak penalti pada menit ke-38 sempat membuat tribun Sinigaglia berteriak minta penalti, namun pemeriksaan VAR memutuskan tidak ada pelanggaran. Hingga turun minum, skor 0-1 bertahan dengan Juventus unggul dari segi penguasaan bola namun kalah agresivitas dari tuan rumah yang tampil lebih berani menekan.

Babak Kedua: Kebangkitan Como dan Gol Penyeimbang di Menit Ke-84

Tujuh menit setelah jeda, Nico Paz menyamakan kedudukan. Menit ke-51, gelandang asal Argentina itu menerima bola di sisi kiri kotak penalti, melewati satu bek dengan body feint, lalu melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Juventus. Skor berubah menjadi 1-1 dan Stadion Giuseppe Sinigaglia bergemuruh. Gol itu lahir dari starting XI Como yang tidak banyak diubah pelatih, dengan pressing tinggi yang langsung diterapkan sejak babak kedua dimulai.

Juventus bereaksi cepat. Menit ke-67, wasit menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR mengonfirmasi pelanggaran di dalam kotak penalti. Eksekutor sukses mengecoh kiper dan mengubah skor menjadi 1-2. Namun Como tidak menyerah. Menit ke-84, sundulan pemain pengganti menyamakan kedudukan memanfaatkan assist terukur Nico Paz dari situasi sepak pojok. Wasit sempat mengecek posisi offside melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol. Skor akhir 2-2, dan Juventus kembali gagal meraih clean sheet — catatan yang terus menghantui lini belakang mereka musim ini.

Analisis Taktik: Transisi Kilat Melawan Penguasaan Bola

Angka-angka akhir pertandingan memperlihatkan duel dua filosofi yang berbeda. Juventus mencatat penguasaan bola 57 persen dengan akurasi umpan 89 persen, sedangkan Como hanya 43 persen tetapi jauh lebih efisien dalam menyerang. Dari segi shots on target, Como unggul lima berbanding empat, dengan total tembakan 14 berbanding 11 untuk tim tamu. Kartu kuning keluar tiga kali untuk tuan rumah dan dua kali untuk Juventus, mencerminkan ketatnya duel di lini tengah, sementara catatan offside menunjukkan Como tiga kali terjebak dan Juventus dua kali.

Kunci kebangkitan Como ada pada pergeseran posisi Nico Paz. Di babak kedua, ia ditarik lebih dalam untuk menjemput bola dan membangun serangan dari lini kedua, sehingga ia terlibat dalam hampir 70 persen aksi menyerang timnya. Assist-nya pada gol penyeimbang menjadi assist keduanya musim ini dari situasi bola mati. Ia memang belum mampu mencetak hat-trick, tetapi kontribusinya pada laga ini sudah cukup untuk dinobatkan sebagai man of the match.

"Saya bangga dengan karakter tim. Kami tertinggal dua kali, tetapi tidak pernah berhenti menekan. Satu poin ini terasa seperti kemenangan," ujar pelatih Como Cesc Fàbregas dalam konferensi pers usai laga.

Dampak Klasemen dan Laga Berikutnya

Hasil imbang ini membuat Juventus kehilangan kesempatan untuk memangkas jarak dengan puncak klasemen, sementara Como mengumpulkan poin berharga yang semakin menjauhkan mereka dari zona merah. Pekan depan, Como akan melakoni laga tandang yang berat dan butuh konsistensi seperti malam ini untuk terus naik kelas. Juventus, di sisi lain, kembali ke kandang dengan misi memperbaiki penyelesaian akhir yang menjadi pekerjaan rumah terbesar mereka. Jika Yildiz dan rekan-rekannya mampu menjaga performa seperti babak pertama, bukan tidak mungkin tren positif segera kembali. Namun malam di Sinigaglia membuktikan satu hal: di Serie A, tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User