Manchester United vs Everton Berakhir Imbang 2-2 di Old Trafford

Skor akhir 2-2 menutup duel Premier League antara Manchester United dan Everton di Old Trafford pada Selasa malam, 25 November 2025. Laga yang dibuka dengan tensi tinggi ini ditentukan oleh satu momen...

Aug 24, 2026 - 21:22
0 0
Manchester United vs Everton Berakhir Imbang 2-2 di Old Trafford

Skor akhir 2-2 menutup duel Premier League antara Manchester United dan Everton di Old Trafford pada Selasa malam, 25 November 2025. Laga yang dibuka dengan tensi tinggi ini ditentukan oleh satu momen kontroversial di menit ke-67: Amad Diallo menarik Iliman Ndiaye di kotak penalti, dan setelah cek VAR, wasit menunjuk titik putih.

Angka akhir memperlihatkan dominasi tuan rumah dalam penguasaan bola — 58 persen berbanding 42 persen — namun Everton membuktikan diri lebih efisien. Shots on target tercatat 6-4 untuk United dari total 14 percobaan berbanding 9. Dua gol lahir dalam rentang empat menit di babak kedua, menjadikan laga ini salah satu yang paling menghibur musim ini.

Babak Pertama: Keunggulan Cepat Dibalas Serangan Balik

United tampil dengan formasi 4-2-3-1. Dari starting XI yang diturunkan Rúben Amorim, André Onana mengawal gawang, lini belakang diisi Dalot, De Ligt, Martínez, dan Shaw, dengan Casemiro serta Mainoo sebagai poros ganda. Bruno Fernandes beroperasi di belakang Højlund, sementara Amad Diallo dan Rashford menjadi pemecah dari sisi sayap. Everton menjawab dengan 4-4-2 klasik ala David Moyes: Pickford di bawah mistar, duet Tarkowski–Branthwaite di jantung pertahanan, serta Ndiaye dan Calvert-Lewin di lini depan.

Keunggulan tuan rumah datang di menit ke-18. Højlund menarik Branthwaite keluar dari posisi, lalu melepaskan assist rendah yang disambut Bruno Fernandes dengan first-time finish ke tiang dekat. 1-0. Everton tidak gentar. Menit ke-34, serangan balik kilat dimulai dari McNeil di sayap kiri; umpannya diselesaikan Ndiaye dengan tendangan terarah ke sudut gawang. 1-1. Sejak itu tempo makin panas: Garner menerima kartu kuning di menit ke-44, disusul Casemiro di menit ke-52.

Insiden Penalti: Amad Diallo vs Ndiaye

Babak kedua berjalan 22 menit ketika momen paling menentukan pecah. Ndiaye menerima bola di sisi kanan kotak penalti, memotong ke dalam, dan Amad Diallo terlihat menarik bahunya hingga pemain Senegal itu jatuh. Wasit sempat mengabaikan, tetapi VAR memintanya meninjau ulang lewat monitor lapangan. Keputusan berubah: penalti untuk Everton, dan Diallo diganjar kartu kuning.

"Kami tahu VAR akan turun tangan. Sentuhan itu jelas dan Ndiaye telah menyentuh bola lebih dulu. Dalam situasi seperti ini, keputusan final tidak boleh salah dua kali," ujar juru taktik Everton usai laga.

Calvert-Lewin maju sebagai eksekutor di menit ke-68, mengirim Onana ke arah yang salah. 1-2. Untuk pertama kalinya Everton unggul, dan Old Trafford terdiam. Clean sheet yang sempat dijaga kedua kiper di babak pertama pun sudah lama sirna sejak gol Fernandes.

Balasan Kilat dan Perang Taktik di Sisa Laga

Tuan rumah hanya butuh tiga menit untuk membalas. Menit ke-71, Amad Diallo menebus kesalahannya: ia memenangi duel udara melawan Mykolenko, lalu melepaskan assist terukur yang dituntaskan Rashford dengan voli ke sisi jauh. 2-2. Amorim segera bereaksi dengan memasukkan Garnacho untuk melebar dan memindahkan Rashford ke tengah; Moyes menjawab dengan menarik Calvert-Lewin demi memperkokoh lini tengah.

Sisa laga menjadi milik United. Shots on target babak kedua tercatat 4-2, tetapi Pickford tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan bebas Bruno Fernandes di menit ke-84. Catatan offside menutup laga dengan 2-1 untuk keunggulan United, sementara total kartu kuning berjumlah tiga tanpa kartu merah.

Analisis Pemain Kunci dan Dampak Klasemen

Ndiaye layak dinobatkan sebagai motor serangan Everton: satu gol, satu penalti yang dimenangi, dan tiga dribel sukses. Di sisi lain, Amad Diallo menjalani malam dengan dua sisi mata uang — kartu kuning dan assist penyeimbang — membuktikan karakter untuk bangkit setelah kesalahan. Bruno Fernandes mencatat tujuh peluang diciptakan, tertinggi di lapangan, meski hanya satu yang berbuah gol.

Hasil ini menjaga jarak kedua tim di klasemen Premier League tetap ketat. Everton membawa pulang satu poin berharga dari kandang lawan, sementara United kembali kehilangan angka di depan pendukung sendiri.

"Kami kebobolan dari situasi yang bisa dicegah, tetapi kemampuan bangkit dua kali dari ketertinggalan menunjukkan mentalitas yang kami inginkan," kata juru taktik United dalam konferensi pers.

Old Trafford pulang dengan hiburan maksimal, dan kedua pelatih membawa satu poin yang terasa seperti kemenangan bagi Everton, namun seperti kekalahan bagi United. Laga berikutnya akan menjadi ujian apakah masing-masing tim mampu menerjemahkan performa ini menjadi tiga poin penuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User