Chanel Luncurkan Koleksi Haute Couture Musim Dingin 2026 di Paris

Paris, 7 Juli 2026 – Rumah mode ikonik asal Prancis, Chanel, kembali memukau dunia fesyen dengan mempersembahkan koleksi Haute Couture Musim Gugur/Musim Di

Jul 11, 2026 - 21:38
0 0
Chanel Luncurkan Koleksi Haute Couture Musim Dingin 2026 di Paris

Paris, 7 Juli 2026 – Rumah mode ikonik asal Prancis, Chanel, kembali memukau dunia fesyen dengan mempersembahkan koleksi Haute Couture Musim Gugur/Musim Dingin 2026-2027 di panggung Paris Fashion Week. Bertempat di Grand Palais Éphémère, acara yang digelar pada Selasa ini menampilkan lusinan model yang melenggang anggun dengan busana penuh detail rumit khas haute couture. Koleksi ini menjadi bukti konsistensi Chanel dalam merayakan warisan femininitas klasik sekaligus menyuntikkan sentuhan modern yang segar.

Antusiasme di Tengah Cuaca Paris yang Cerah

Acara dimulai pukul 14.00 waktu setempat di bawah cuaca musim panas yang cerah. Deretan selebritas, editor mode, dan pembeli dari butik elite memenuhi kursi depan. Di antara tamu VIP terlihat aktris peraih Oscar, Emma Stone, dan musisi Zara Larsson, yang keduanya merupakan duta merek Chanel. Mereka tampak antusias mengagumi setiap detail koleksi yang dibawakan oleh para model, salah satunya diabadikan oleh fotografer AP, Emma Da Silva.

Koleksi yang dipimpin oleh direktur kreatif Chanel ini mengeksplorasi tema "Parisian Poetic Winter"—sebuah perpaduan antara romantisme musim dingin kota Paris dan elegansi abadi. Nuansa gelap seperti hitam midnight, abu-abu mutiara, dan burgundy mendominasi runway, diselingi aksen emas dan perak yang memantulkan cahaya lampu panggung.

Sorotan Kronologis Pertunjukan

Acara dibagi dalam beberapa babak yang membangun narasi visual. Berikut rangkaian pergelaran berdasarkan urutan kejadian:

  1. Pembukaan Dramatis: Pertunjukan dibuka dengan model pertama, Lola Nicon, yang mengenakan mantel panjang berbahan tweed ikonik Chanel dengan bordir bunga mawar tiga dimensi di bagian bahu. Tweed bertekstur tebal ini langsung menegaskan tema winter collection.
  2. Gaun Malam Berlapis Sutra: Memasuki segmen kedua, model tampil dengan gaun-gaun panjang berbahan sutra organza yang dipadukan dengan lace vintage. Motif floral dan geometris menghiasi rok berpotongan A-line, mengingatkan pada era 1930-an namun dengan siluet lebih ramping.
  3. Sentuhan Avant-Garde: Chanel mengejutkan dengan menghadirkan beberapa ansambel berbahan metalik dan transparan yang memadukan teknologi laser-cutting. Atasan berbentuk korset dipadukan dengan rok berpotongan asimetris, menciptakan kesan futuristik yang berani.
  4. Aksesori Sebagai Pernyataan: Selain busana, aksesori menjadi pusat perhatian. Topi bulu angsa putih, sarung tangan kulit panjang hingga siku, dan sepatu bot berhak kotak dengan hiasan mutiara melengkapi setiap penampilan. Tas tangan mini klasik Chanel 2.55 hadir dalam versi baru berbalut kristal Swarovski.
  5. Penutupan Gemilang: Acara ditutup dengan penampilan model yang mengenakan gaun pengantin—tradisi akhir setiap koleksi haute couture Chanel. Gaun putih berpotongan empire line ini dihiasi payet dan aplikasi bulu angsa sintetis di sepanjang tepiannya, menciptakan ilusi salju yang lembut.

Reaksi dan Makna di Balik Koleksi

Para kritikus mode memuji koleksi ini sebagai "sebuah penghormatan terhadap keahlian artisan Chanel yang tak lekang oleh waktu," seperti dikutip dari editor Vogue.

"Chanel sekali lagi mendefinisikan ulang kemewahan dengan cara yang tenang namun penuh makna. Setiap jahitan dan detail bordir berbicara tentang dedikasi berabad-abad," ujar seorang editor senior dari Paris.
Penggunaan bahan daur ulang pada beberapa bagian juga menuai apresiasi, menandakan komitmen Chanel terhadap keberlanjutan tanpa mengorbankan estetika.

Para model, termasuk sosok yang difoto oleh AP, Emma Da Silva, memperlihatkan keanggunan alami yang memperkuat narasi visual. Foto yang diambil Da Silva memperlihatkan seorang model berambut gelap dengan gaun tweed hitam beraksen emas dan ekspresi penuh keyakinan—sebuah potret yang langsung viral di media sosial.

Dengan lebih dari 60 tampilan yang dipamerkan, Chanel Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 berhasil menetapkan standar baru untuk musim mode mendatang. Acara ini bukan sekadar peragaan busana, melainkan pernyataan artistik tentang kekuatan, kelembutan, dan inovasi dalam balutan benang dan kain.

[SOCIAL_TWEET]: Kilau Haute Couture kembali menyihir Paris! Chanel mempersembahkan koleksi Fall/Winter 2026 dengan sentuhan Parisian Poetic Winter. Dari tweed ikonik hingga gaun pengantin berpayet, semua memukau. #ChanelHauteCouture #ParisFashionWeek #Mode2026[SOCIAL_TG]: ✨ Chanel Haute Couture 2026 sukses digelar di Paris! Koleksi bertema Parisian Poetic Winter tampilkan 60+ busana anggun. 📸 Foto model oleh Emma Da Silva viral! Baca selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User