Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare Lahan, Sekolah Palembang Diliburkan

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia dengan dampak yang meluas. Berdasarkan pantauan terbaru, kebakar

Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare Lahan, Sekolah Palembang Diliburkan

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia dengan dampak yang meluas. Berdasarkan pantauan terbaru, kebakaran telah menghanguskan 107 ribu hektare hutan dan lahan di berbagai daerah, sementara kabut asap pekat yang dihasilkan mulai mengganggu aktivitas masyarakat hingga memaksa sekolah-sekolah di Palembang, Sumatera Selatan, kembali diliburkan.

Di Kalimantan Barat, api terlihat melalap lahan gambut di Kubu Raya pada Selasa, 11 Agustus 2026. Foto yang diabadikan jurnalis foto AP, Stefanus Taman, memperlihatkan pohon-pohon yang terbakar saat si jago merah melahap kawasan gambut yang kering. Kejadian ini menjadi salah satu titik api yang berkontribusi terhadap luasnya area terdampak karhutla secara nasional.

Sementara itu, di sisi lain Pulau Sumatera, warga Palembang kembali dihadapkan pada pekatnya kabut asap yang menyelimuti kota. Kondisi ini bahkan membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah terpaksa dihentikan sementara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa kabut asap yang menerpa Palembang merupakan kiriman dari Provinsi Jambi.

Kronologi Kejadian

Berikut kronologi rangkaian peristiwa karhutla dan dampaknya yang terhimpun dari kedua laporan tersebut:

  1. Agustus 2026 — Kebakaran hutan dan lahan meluas di sejumlah provinsi, dengan total area terbakar mencapai 107 ribu hektare.
  2. Selasa, 11 Agustus 2026 — Api melalap lahan gambut di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan terekam kamera jurnalis foto AP, Stefanus Taman.
  3. Kabar terbaru dari Sumatera Selatan — Kabut asap pekat menyelimuti Kota Palembang, menurunkan jarak pandang dan kualitas udara.
  4. Senin, 14 Oktober 2019 (data pembanding) — Kabut asap pekat juga pernah menyelimuti upacara bendera di SMAN 12 Palembang, menandakan persoalan kabut asap yang berulang di kawasan ini.
  5. Pasca kejadian — Sejumlah sekolah di Palembang kembali diliburkan demi melindungi kesehatan para siswa dari paparan asap.

BMKG: Kabut Asap Palembang Kiriman dari Jambi

Menurut keterangan BMKG, kabut asap yang menyelimuti Palembang tidak sepenuhnya berasal dari titik api lokal. Analisis arah angin menunjukkan bahwa asap tersebut terbawa dari kebakaran di Provinsi Jambi yang kemudian diterbangkan angin menuju Sumatera Selatan.

"Kabut asap yang melanda Palembang merupakan kiriman dari Jambi, terbawa oleh pergerakan angin dari arah tersebut," demikian pernyataan resmi BMKG sebagaimana dilaporkan media.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa dampak karhutla tidak mengenal batas wilayah administratif. Titik api di satu provinsi dapat menimbulkan polusi udara di provinsi lain, sehingga penanganan karhutla membutuhkan koordinasi antarwilayah yang lebih ketat.

Dampak Karhutla dan Kabut Asap

Karhutla dan kabut asap menimbulkan sejumlah dampak serius yang patut menjadi perhatian bersama:

  • Kerusakan ekosistem — Lahan gambut yang terbakar sulit dipulihkan dan menjadi sumber emisi karbon dalam jumlah besar.
  • Gangguan kesehatan — Paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan (ISPA), iritasi mata, hingga penyakit paru-paru, terutama pada anak-anak dan lansia.
  • Gangguan pendidikan — Peliburan sekolah demi keselamatan siswa mengganggu proses belajar mengajar.
  • Kerugian ekonomi — Aktivitas transportasi, usaha kecil, dan produktivitas masyarakat terganggu akibat jarak pandang rendah.

Upaya Penanggulangan

Pemerintah bersama TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pemadaman melalui water bombing, modifikasi cuaca, serta patroli pencegahan. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar lahan maupun membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk pertanian maupun kepentingan lainnya, karena pelaku dapat dikenakan sanksi pidana.

Kasus karhutla tahun ini kembali menjadi pengingat bahwa bencana asap adalah persoalan tahunan yang membutuhkan solusi permanen, mulai dari penguatan penegakan hukum, restorasi gambut, hingga perubahan pola pembukaan lahan yang lebih ramah lingkungan.

[SOCIAL_TWEET]: Karhutla hanguskan 107 ribu hektare hutan & lahan! Kabut asap kiriman Jambi kini pekat menyelimuti Palembang, sekolah-sekolah terpaksa diliburkan. Cek kabar lengkapnya di Beritainti.com 🔥🌫️[SOCIAL_TG]: 🚨 BREAKING: Karhutla hanguskan 107 ribu hektare. Kabut asap dari Jambi pekat menyelimuti Palembang, sekolah kembali diliburkan. Baca selengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User