Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata

Beritainti.com, Gresik – Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan budaya lokal melalui peresmian Rumah Kreasi Damar Kurung. Ruang kreatif yang berlokasi di Jalan KH Kholil, K

Jul 07, 2026 - 23:34
0 1
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata

Beritainti.com, Gresik – Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan budaya lokal melalui peresmian Rumah Kreasi Damar Kurung. Ruang kreatif yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik ini diresmikan langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pada Sabtu (27/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan bahwa Gresik bukan semata kota industri atau kota santri, melainkan juga menyimpan kekayaan sejarah dan seni budaya yang adiluhung. Salah satunya adalah damar kurung, kerajinan lentera tradisional khas Gresik yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional. Penetapan ini menjadi bukti pengakuan atas nilai historis dan artistik yang dimiliki damar kurung.

Rumah Kreasi Sebagai Pusat Pelestarian Generasi Muda

Bupati Yani berharap Rumah Kreasi Damar Kurung dapat menjadi episentrum bagi generasi muda dalam melestarikan identitas budaya daerah. "Kami ingin rumah kreatif ini bukan hanya menjadi tempat memamerkan karya, tetapi benar-benar menjadi ruang hidup yang menghidupkan kreativitas anak-anak muda,” ujarnya.

“Kehadiran rumah kreasi ini harus menjadi wadah apresiasi seni sekaligus motor penggerak yang terintegrasi secara kuat dengan sektor pariwisata. Dengan begitu, potensi seni budaya kita tidak hanya dilihat sebagai hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku seni dan masyarakat lokal.”

Pernyataan tersebut menegaskan visi Pemerintah Kabupaten Gresik agar seni tradisional tidak berhenti pada pelestarian, melainkan bertransformasi menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan kunjungan wisatawan lebih luas. Rumah Kreasi Damar Kurung dirancang sebagai ruang interaktif tempat pengunjung dapat menyaksikan proses pembuatan lentera damar kurung, mengikuti lokakarya, serta menikmati pameran yang menampilkan perjalanan seni rupa lentera ini dari masa ke masa.

Pameran “Melintas Waktu” dan Dampak Ekonomi Kreatif

Bersamaan dengan peresmian, digelar pula pameran lukisan damar kurung bertema “Melintas Waktu”. Pameran ini menyajikan narasi visual tentang evolusi damar kurung, mulai dari bentuk tradisional yang digunakan sebagai penerangan dan hiasan saat bulan Ramadan, hingga interpretasi kontemporer yang digarap oleh seniman lokal. Menurut laporan tim kami di lapangan, puluhan karya dipajang dengan penataan yang menggabungkan elemen tradisional dan modern, menciptakan pengalaman imersif bagi pengunjung.

Integrasi dengan sektor pariwisata diharapkan berjalan melalui paket wisata budaya yang memasukkan Rumah Kreasi Damar Kurung sebagai salah satu destinasi unggulan. Dengan sinergi tersebut, para perajin, seniman, dan komunitas kreatif di Gresik dapat merasakan peningkatan kesejahteraan. Inisiatif ini sejalan dengan strategi pengembangan ekonomi kreatif daerah yang fokus pada potensi lokal berbasis komunitas.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gresik berencana memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata, mempromosikan Rumah Kreasi Damar Kurung melalui berbagai platform digital, serta menjadwalkan kegiatan rutin seperti festival lentera dan residensi seniman. Semua langkah itu diproyeksikan agar damar kurung terus bersinar, tidak hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai pilar ekonomi yang menyejahterakan warga Gresik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User