Brimob Polda Metro Amankan Sopir Truk Kecelakaan di Pamulang, 3 Orang Terluka
Petugas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya segera mengamankan sopir truk yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pam
Petugas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya segera mengamankan sopir truk yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (21/6/2026) dini hari. Insiden nahas itu menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kecelakaan berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB saat situasi jalan relatif lengang. Truk bermuatan sedang yang dikemudikan oleh pria berinisial SY (41) melaju dari arah Pamulang menuju Pondok Benda. Sementara itu, sepeda motor yang ditumpangi tiga orang—pemotor dan dua pembonceng—diduga datang dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan di tikungan tajam Jalan Siliwangi. Motor terseret beberapa meter, sementara truk berhenti setelah menghantam trotoar. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan ke lokasi dan melaporkan kejadian itu ke pos polisi terdekat.
Personel Brimob Evakuasi Korban dan Pengamanan TKP
Tim patroli Batalyon C Pelopor yang sedang melakukan pengamanan wilayah di sekitar Tangerang Selatan tiba dalam waktu 10 menit setelah menerima laporan. Mereka mendapati tiga korban tergeletak lemas dengan luka serius: dua orang mengalami patah tulang terbuka di kaki dan lengan serta luka kepala, sementara satu korban lainnya menderita luka robek dan syok. Dipandu pelatihan medis lapangan, personel Brimob segera memberikan pertolongan pertama darurat dengan menghentikan pendarahan menggunakan torniket sementara sembari menunggu ambulans. Dua korban berat langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug menggunakan kendaraan patroli mobil box Brimob, sementara satu korban ringan dibawa ke puskesmas menggunakan mobil warga.
“Kami segera mengamankan sopir truk karena dikhawatirkan terjadi aksi main hakim sendiri. Massa mulai berdatangan dan situasi sempat tegang. Sopir kami amankan ke pos dan selanjutnya diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Komandan Regu Brimob Batalyon C Pelopor, Ipda Deni Hermawan, saat dikonfirmasi media kami usai penanganan.
Sopir truk terlihat dalam kondisi syok namun tidak mengalami luka fisik berarti. Dari pemeriksaan awal di pos Brimob, ia mengaku tidak melihat kedatangan motor karena lampu truk yang redup dan jalan yang minim penerangan. Pihak kepolisian lalu lintas telah menggelar olah tempat kejadian perkara dengan bantuan personel Brimob untuk mengatur arus lalu lintas yang mulai padat pada pagi hari. Barang bukti berupa truk rusak bagian depan dan sepeda motor ringsek berat diamankan di unit laka untuk proses penyidikan. Hingga berita ini diturunkan, identitas tiga korban masih dalam pendataan, sementara dua korban luka berat sedang menjalani operasi darurat di rumah sakit.
Peristiwa ini semakin menegaskan pentingnya kewaspadaan pengemudi saat melintasi jalur gelap dan sempit di kawasan perbatasan Tangerang Selatan dengan Jakarta Selatan. Langkah cepat Brimob Polda Metro Jaya dalam mengamankan sopir truk dan menangani korban dinilai efektif mengurangi eskalasi ketegangan. Media kami akan terus memantau perkembangan penanganan kecelakaan ini, termasuk proses hukum terhadap sopir truk yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Satlantas Polres Tangerang Selatan.
Comments (0)