Bocah Terjebak 4 Jam dalam Lubang di Jaksel Meninggal Usai Dievakuasi

Beritainti.com, Jakarta — Seorang bocah laki-laki berinisial I (4) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis terjatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan

Jul 08, 2026 - 05:22
0 0
Bocah Terjebak 4 Jam dalam Lubang di Jaksel Meninggal Usai Dievakuasi

Beritainti.com, Jakarta — Seorang bocah laki-laki berinisial I (4) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis terjatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup setelah terjebak selama empat jam, namun nyawanya tidak tertolong setibanya di rumah sakit.

Peristiwa nahas yang merenggut nyawa balita tersebut terjadi pada Senin (29/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban terperosok ke dalam lubang yang diduga merupakan galian tak bertutup di area tersebut. Belum diketahui secara pasti asal-usul lubang, apakah bagian dari proyek infrastruktur yang terbengkalai atau aktivitas galian lainnya yang tidak dilengkapi pengaman memadai.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu kurang lebih empat jam. Sejumlah petugas dari berbagai unsur dikerahkan ke lokasi, termasuk tim pemadam kebakaran, kepolisian, serta petugas penyelamat lainnya. Medan yang sempit dan kedalaman lubang menjadi tantangan utama. Para petugas harus menerapkan teknik penyelamatan khusus dengan sangat hati-hati agar korban tidak mengalami cedera tambahan. Risiko kekurangan oksigen di dasar lubang juga menjadi perhatian serius selama operasi berlangsung. Setelah upaya panjang, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Saat dievakuasi, korban dinyatakan masih hidup. Namun setelah dibawa ke rumah sakit, kondisinya memburuk dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak melalui keterangan yang diterima media kami, Senin (29/6/2026).

AKP Ischak menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian serta menentukan pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan lubang tersebut. “Kami akan memintai keterangan sejumlah saksi dan mengecek perizinan galian jika memang ada aktivitas proyek di sekitar lokasi. Jika ditemukan unsur kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa, akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kabar duka ini sontak mengguncang warga sekitar. Pihak keluarga korban dikabarkan sangat terpukul dan belum memberikan pernyataan resmi. Para tetangga dan masyarakat yang berada di lokasi kejadian turut menyampaikan belasungkawa serta berharap peristiwa serupa tidak terulang. Berbagai kalangan pun menyuarakan imbauan agar setiap lubang galian atau area berbahaya di ruang publik segera ditutup atau setidaknya diberi pembatas dan rambu peringatan yang jelas, mengingat anak-anak sangat rentan menjadi korban atas kelalaian semacam ini.

Hingga berita ini ditayangkan, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Media kami akan terus memantau perkembangan penyelidikan serta langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User