Bocah 5 Tahun di Pekalongan Meninggal Setelah Dipatuk Ular Weling Saat Terlelap

Beritainti.com, Pekalongan - Seorang anak berusia lima tahun berinisial MKA, warga Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia dalam sebuah insiden memilukan. Korban tewas set

Jul 07, 2026 - 23:00
0 2
Bocah 5 Tahun di Pekalongan Meninggal Setelah Dipatuk Ular Weling Saat Terlelap

Beritainti.com, Pekalongan - Seorang anak berusia lima tahun berinisial MKA, warga Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia dalam sebuah insiden memilukan. Korban tewas setelah dipatuk seekor ular weling saat sedang tertidur pulas di kediamannya. Peristiwa nahas yang merenggut nyawa bocah tersebut terjadi pada dini hari, dan membuat geger warga sekitar.

Kronologi Kejadian di Ruang Tengah

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh tim media kami dari pihak kepolisian setempat, insiden mematikan ini berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB pada Minggu (5/7/2026). Saat itu, korban diketahui tengah beristirahat di ruang tengah rumah bersama sang nenek. Tanpa disadari, seekor ular berbisa jenis weling (Bungarus candidus) diduga masuk ke dalam rumah dan mematuk bocah malang tersebut saat ia terlelap.

Pihak keluarga yang panik segera menyadari kondisi korban yang kian memburuk. Mereka kemudian bergegas melarikannya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Kapolsek Talun, Iptu Heru, dalam laporannya kepada awak media membenarkan adanya kejadian tragis tersebut. "Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga. Namun sayangnya, saat tiba nyawa korban sudah tidak dapat ditolong," ungkap Iptu Heru.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga. Namun sayangnya, saat tiba nyawa korban sudah tidak dapat ditolong.

Respons Medis dan Imbauan Kewaspadaan

Kematian korban diduga kuat akibat bisa neurotoksin yang dimiliki oleh ular weling. Bisa jenis ini sangat berbahaya karena mampu melumpuhkan sistem saraf, termasuk otot pernapasan, dalam waktu yang relatif singkat jika tidak segera mendapatkan penanganan antibisa ular (SABU). Minimnya gejala nyeri yang signifikan pada luka gigitan ular weling acap kali membuat korban atau keluarga terlambat menyadari bahaya yang mengintai.

Pihak kepolisian dan aparat desa setempat kini tengah melakukan upaya antisipasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap keberadaan hewan liar, khususnya di area pemukiman yang berdekatan dengan kebun atau persawahan. Kami dari Beritainti.com mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan sudut-sudut rumah yang berpotensi menjadi sarang ular, serta menggunakan alas tidur yang aman untuk anak-anak.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan, bahkan di lingkungan yang dirasa paling aman sekalipun seperti di dalam rumah. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih diliputi suasana duka yang mendalam atas kepergian MKA yang begitu mendadak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User