Balsa Sekulic Lepaskan Roket, Persib Tundukkan Tampines Rovers
Persib Bandung menutup laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 dengan kemenangan atas Tampines Rovers di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). Momen penentu pertandingan had...
Persib Bandung menutup laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 dengan kemenangan atas Tampines Rovers di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). Momen penentu pertandingan hadir melalui sepakan keras striker Balsa Sekulic yang meluncur deras ke gawang wakil Singapura tersebut.
Gol itu menjadi titik balik penting dalam duel yang berlangsung dengan tempo tinggi. Menit ke-23, Sekulic menerima bola di area depan kotak penalti sebelum mengontrolnya dengan tenang. Tanpa banyak ruang untuk berpikir, penyerang Persib tersebut melepaskan tendangan roket menggunakan kaki kanannya. Bola melaju tajam ke sudut gawang dan membuat kiper Tampines Rovers tak mampu menjangkau arah tembakan.
Selebrasi kemudian pecah di sisi lapangan. Sekulic berlari menuju rekan-rekannya, sementara para pemain Persib dari starting XI ikut merayakan gol yang mempertegas keunggulan Maung Bandung. Gol tersebut juga menunjukkan kualitas penyelesaian akhir Persib ketika lini tengah berhasil memindahkan bola dengan cepat dari sektor sayap menuju zona sentral.
Gol Roket Mengubah Arah Pertandingan
Sebelum gol tercipta, Tampines Rovers mencoba menjaga blok pertahanan tetap rapat dengan formasi kompak. Mereka menutup jalur umpan ke Sekulic dan memaksa Persib mengembangkan serangan dari area luar. Namun, pergerakan dinamis gelandang Persib membuat struktur tersebut perlahan terbuka.
Persib mengandalkan sirkulasi bola pendek, kemudian mempercepat aliran serangan saat menemukan celah di antara lini tengah dan bek lawan. Taktik itu membuat Sekulic mendapat ruang ideal untuk melakukan tembakan. Bukan melalui kombinasi panjang di dalam kotak penalti, gol lahir dari keberanian mengambil keputusan cepat di luar area berbahaya.
Setelah tertinggal, Tampines Rovers menaikkan garis tekanan. Mereka berusaha mengganggu build-up Persib sejak bola berada di kaki bek tengah. Situasi ini memaksa tuan rumah bermain lebih direct pada beberapa kesempatan, tetapi lini belakang Persib tetap disiplin menjaga jarak antarpemain.
Persib Menjaga Keunggulan dengan Organisasi Taktis
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin terbuka. Tampines Rovers meningkatkan intensitas melalui serangan dari sisi lapangan, sedangkan Persib berupaya memanfaatkan ruang kosong di belakang full-back lawan. Pergantian posisi pemain sayap dan gelandang serang membuat Persib tetap memiliki opsi progresi bola.
Dalam fase bertahan, Persib menurunkan blok menengah dan tidak terus-menerus melakukan pressing tinggi. Pendekatan tersebut membantu pemain menghemat energi sekaligus mempertahankan kontrol ruang. Ketika Tampines mencoba masuk melalui koridor tengah, gelandang Persib segera mempersempit area operan dan memaksa lawan mengarahkan bola ke sisi lapangan.
Statistik pertandingan: Persib unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 56 persen berbanding 44 persen milik Tampines Rovers. Tuan rumah juga membukukan 6 shots on target, sementara tim tamu menghasilkan 3 tembakan tepat sasaran. Persib melepaskan total 13 percobaan, sedangkan Tampines mencatat 9 tembakan.
Selain gol pada menit ke-23, tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir. Lini pertahanan Persib berhasil mempertahankan clean sheet dan mengamankan skor akhir 1-0. Kiper tuan rumah beberapa kali harus tampil sigap, terutama ketika Tampines Rovers mengirim umpan silang dari area sayap.
Sekulic Jadi Pembeda di Lini Depan
Sekulic tampil sebagai pembeda utama dalam pertandingan ini. Selain mencetak satu gol, ia aktif turun menjemput bola dan membantu membuka ruang bagi pemain dari lini kedua. Pergerakannya membuat bek tengah Tampines tidak selalu bisa bertahan dalam posisi tetap.
Striker asal Persib itu juga berperan dalam pressing awal. Saat Tampines berusaha memulai serangan dari belakang, Sekulic mengarahkan tekanan ke salah satu bek agar jalur umpan menuju gelandang bertahan tertutup. Tugas tersebut membantu Persib memenangkan beberapa duel bola kedua di area tengah.
Peran rekan-rekan setimnya tidak kalah penting. Umpan progresif dari lini tengah menjadi fondasi terciptanya gol, meskipun pencatat assist resmi pada momen tersebut bergantung pada keputusan statistik pertandingan. Kombinasi antara pergerakan tanpa bola, pergantian sisi, dan keberanian menembak membuat serangan Persib lebih efektif.
“Kami menjaga struktur permainan dan tidak panik ketika lawan meningkatkan tekanan. Gol tersebut lahir dari keberanian mengambil peluang, tetapi kemenangan ini merupakan hasil kerja seluruh tim,” ujar pelatih Persib setelah pertandingan.
Laga berlangsung relatif terkendali dari sisi disiplin. Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning akibat duel perebutan bola di lini tengah, tetapi tidak ada kartu merah. Pemeriksaan VAR juga tidak mengubah keputusan penting dalam pertandingan, sementara beberapa serangan Tampines sempat terhenti karena posisi offside.
Kemenangan ini memberi Persib modal positif untuk melangkah dari fase grup. Secara permainan, mereka memperlihatkan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kehati-hatian saat bertahan. Skor akhir 1-0 memang tidak mencerminkan banyaknya duel taktis sepanjang laga, tetapi gol roket Balsa Sekulic menjadi pembeda yang memastikan Persib mengakhiri pertandingan dengan tiga poin.
Comments (0)