Arsenal Tundukkan Borussia Dortmund 3-1 di Emirates Stadium
Skor akhir 3-1 untuk Arsenal menutup laga uji coba pramusim melawan Borussia Dortmund di Emirates Stadium, London, Minggu (9/8/2026). Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Gabriel Martinelli bergantian mencat...
Skor akhir 3-1 untuk Arsenal menutup laga uji coba pramusim melawan Borussia Dortmund di Emirates Stadium, London, Minggu (9/8/2026). Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Gabriel Martinelli bergantian mencatatkan nama di papan skor, sementara Die Borussen hanya mampu membalas sekali melalui Karim Adeyemi pada babak kedua. Kemenangan ini menjadi modal positif The Gunners jelang bergulirnya musim kompetitif.
Arsenal langsung tancap gas sejak peluit awal. Bermain dengan formasi 4-3-3, tim asuhan Mikel Arteta menguasai bola hingga 58 persen dan terus menekan pertahanan Dortmund melalui kedua sisi sayap. Martin Ødegaard menjadi otak serangan dari lini tengah, sementara Declan Rice menjaga keseimbangan sebagai gelandang jangkar di depan empat bek sejajar.
Babak Pertama: Saka dan Havertz Bawa Arsenal Unggul Dua Gol
Kebuntuan pecah pada menit ke-18. Ødegaard melepaskan umpan terobosan yang membelah dua bek Dortmund, Saka berlari memotong dari sisi kanan, lalu melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Gregor Kobel. Skor 1-0, dan Emirates Stadium bergemuruh.
Dortmund berusaha merespons lewat kecepatan Adeyemi di sisi kiri, namun lini belakang Arsenal yang dikawal William Saliba dan Gabriel Magalhães tampil sangat disiplin. Justru tuan rumah yang menggandakan keunggulan pada menit ke-44. Umpan silang Declan Rice dari situasi bola mati disambut tandukan keras Kai Havertz yang gagal diantisipasi Kobel. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan Arsenal mencatatkan 5 shots on target berbanding hanya 1 milik tim tamu di paruh pertama.
Babak Kedua: Martinelli Tutup Pesta, Adeyemi Cetak Gol Hiburan
Pelatih Dortmund Niko Kovac melakukan sejumlah penyesuaian di jeda pertandingan, mempertahankan skema 4-2-3-1 dengan Carney Chukwuemeka di posisi gelandang serang. Dortmund sempat mengklaim gol pada menit ke-55 ketika Serhou Guirassy menjebol gawang David Raya, tetapi VAR menganulirnya karena sang striker lebih dulu berada dalam posisi offside.
Arsenal justru memperlebar jarak pada menit ke-67. Serangan balik cepat diakhiri umpan mendatar Leandro Trossard yang disambar Gabriel Martinelli dengan sontekan first-time — 3-0. Dortmund baru memperkecil kedudukan lima menit berselang, tepatnya menit ke-72, ketika Chukwuemeka menggiring bola melewati dua pemain di tengah lapangan sebelum mengirim assist matang yang diselesaikan Adeyemi dengan tendangan keras ke sudut atas gawang. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Sorotan Pemain: Chukwuemeka Jadi Titik Terang Dortmund
Meski timnya kalah, Carney Chukwuemeka tampil sebagai pemain Dortmund paling menonjol sepanjang laga. Sang gelandang serang mencatatkan satu assist, tiga dribel sukses, dan dua umpan kunci dari posisi nomor 10. Beberapa kali ia merepotkan lini tengah Arsenal dengan kemampuan menggiring bola di ruang sempit — sebuah pengingat nyata mengapa Dortmund bergerak cepat mempermanenkannya dari Chelsea.
Di kubu tuan rumah, Ødegaard layak menyandang predikat pemain terbaik berkat satu assist dan empat peluang yang ia ciptakan. Saka juga tampil tajam sebelum ditarik keluar pada menit ke-70 sebagai bagian dari manajemen menit bermain khas pramusim.
Usai laga, Arteta menilai timnya berada di jalur yang tepat. "Kami masih membangun kebugaran, tetapi struktur permainan, intensitas pressing, dan ketajaman di kotak penalti sudah terlihat. Ini fondasi yang bagus," ujarnya. Sementara Kovac enggan meratapi hasil akhir. "Ini laga uji coba. Kami mencoba banyak kombinasi pemain, dan saya melihat progres, terutama pada babak kedua," katanya.
Statistik Pertandingan
Arsenal unggul hampir di semua departemen permainan: penguasaan bola 58-42 persen, shots on target 7-3, total tembakan 15-8, dan tendangan sudut 6-3. Wasit mengeluarkan dua kartu kuning — masing-masing untuk Pascal Groß (Dortmund, menit ke-35) dan Riccardo Calafiori (Arsenal, menit ke-61). Tidak ada kartu merah dalam laga yang berlangsung kompetitif namun tetap bersahabat ini.
Arsenal selanjutnya akan menutup rangkaian pramusim dengan satu laga terakhir pekan depan, sementara Dortmund kembali ke Jerman untuk mempersiapkan laga pembuka Bundesliga. Jika performa malam ini menjadi patokan, The Gunners tampak siap bersaing di semua kompetisi musim ini.
Comments (0)