Rashford Bersinar, Inggris Tundukkan Kroasia 2-0 di Piala Dunia 2026
Skor akhir: Inggris 2-0 Kroasia. Marcus Rashford menjadi aktor utama kemenangan The Three Lions pada laga Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Kamis (18/6/2026) malam waktu setempat. ...
Skor akhir: Inggris 2-0 Kroasia. Marcus Rashford menjadi aktor utama kemenangan The Three Lions pada laga Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Kamis (18/6/2026) malam waktu setempat. Penyerang bernomor punggung 11 itu membuka keunggulan Inggris pada menit ke-34, sebelum Bukayo Saka menggandakan skor pada menit ke-71. Tiga poin ini mengantar Inggris memuncaki klasemen sementara Grup L dengan selisih gol +2.
Gol Rashford lahir dari skema serangan cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan Thomas Tuchel. Berawal dari umpan panjang kiper Jordan Pickford, bola dikuasai Declan Rice di area tengah sebelum dialirkan ke sisi kiri. Rashford melakukan cut inside, mengecoh satu bek Kroasia, lalu melepaskan tendangan melengkung kaki kanan yang menghujam sudut kanan atas gawang Dominik Livaković. Selebrasi penuh emosi di depan tribun suporter Inggris menjadi penutup sempurna momen tersebut.
Babak Pertama: Inggris Pegang Kendali Penuh
Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif permainan. Tuchel menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Rice dan Kobbie Mainoo sebagai double pivot, sementara Jude Bellingham beroperasi sebagai gelandang serang di belakang striker Harry Kane. Hasilnya, penguasaan bola 61 persen dicatatkan The Three Lions sepanjang 45 menit pertama.
Kroasia yang tampil dengan formasi 4-3-3 kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah mereka kalah intensitas dari pressing tinggi Inggris. Statistik babak pertama mencatat enam tembakan Inggris berbanding satu milik Kroasia, dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang. Livaković bahkan dipaksa melakukan dua penyelamatan krusial sebelum akhirnya bobol oleh aksi Rashford.
Babak Kedua: Saka Kunci Kemenangan
Memasuki paruh kedua, Kroasia mencoba keluar dari tekanan. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-58 ketika sundulan sang penyerang meneruskan umpan silang dari sisi kanan masih melebar tipis di sisi gawang Pickford. Momen itu menjadi satu-satunya ancaman berarti dari Vatreni sepanjang laga.
Inggris merespons dengan sempurna. Menit ke-71, Bellingham memenangkan duel di lini tengah dan mengirim umpan terobosan ke sisi kanan. Saka berlari membelah pertahanan, masuk ke kotak penalti, dan melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Skor 2-0 untuk Inggris. Assist tersebut melengkapi penampilan impresif Bellingham yang mencatatkan empat key passes sepanjang pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Kroasia gagal menembus rapatnya barisan pertahanan Inggris yang dikawal John Stones dan Marc Guéhi. Clean sheet perdana Pickford di turnamen ini pun tercatat, sekaligus menjadi modal berharga menghadapi dua laga grup berikutnya.
Rashford Jawab Keraguan
Gol ini terasa istimewa bagi Rashford. Sempat diragukan masuk starting XI setelah persaingan ketat di lini depan, sang winger membuktikan kualitasnya di panggung terbesar. Sepanjang 82 menit di lapangan sebelum digantikan Anthony Gordon, ia mencatatkan lima tembakan, tiga shots on target, dan dua dribel sukses — statistik terbaik di antara seluruh pemain Inggris malam itu.
"Marcus menunjukkan mentalitas yang kami butuhkan. Ia bekerja keras dalam latihan, dan gol ini adalah buah dari itu semua. Namun ini baru satu pertandingan — kami harus tetap lapar," ujar Tuchel dalam konferensi pers usai laga.
Data dan Fakta Pertandingan
Angka-angka akhir menegaskan superioritas Inggris: penguasaan bola 58 berbanding 42 persen, total tembakan 14 berbanding 5, dan shots on target 7 berbanding 2. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk Kroasia dan satu untuk Inggris — sementara tidak ada keputusan VAR yang mengubah jalannya laga. Kroasia juga tercatat dua kali terjebak offside saat mencoba membangun serangan di menit-menit akhir.
Dengan hasil ini, Inggris mengoleksi tiga poin di puncak Grup L. Kroasia tertahan tanpa poin dan harus segera bangkit pada laga kedua jika ingin menjaga asa lolos ke fase gugur. Bagi Rashford dan kawan-kawan, perjalanan menuju trofi baru saja dimulai — dan awal yang meyakinkan ini menjadi pesan tegas kepada seluruh pesaing di Piala Dunia 2026.
Comments (0)