Argentina Lolos ke Semifinal Usai Tekuk Swiss di Extra Time
Argentina memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-1 melalui babak extra time di Stadion Arrowhead, Kansas City, Sabtu (11/7/2026). Kemenangan dram...
Argentina memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-1 melalui babak extra time di Stadion Arrowhead, Kansas City, Sabtu (11/7/2026). Kemenangan dramatis ini diraih skuad asuhan pelatih setelah bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-58 akibat kartu merah yang diterima penyerang Swiss, Breel Embolo.
Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, mengeluarkan kartu merah langsung kepada Embolo setelah insiden pelanggaran keras di tengah lapangan. Keputusan itu sempat ditinjau melalui VAR, namun Pinheiro tetap pada keputusan awalnya. Sejak saat itu, Swiss harus bermain dengan sepuluh pemain selama sisa waktu regulasi dan babak extra time.
Babak Pertama: Swiss Mengejutkan Tuan Rumah Netral
Meski tidak diunggulkan, Swiss tampil mengejutkan dengan formasi 4-4-2 yang rapat. Starting XI asuhan pelatih mereka menekan tinggi sejak awal, membuat Argentina kesulitan membangun serangan dari kaki ke kaki. Penguasaan bola di babak pertama justru dikuasai Swiss dengan 54 persen, sementara Argentina hanya mencatatkan 46 persen.
Menit ke-23, Swiss hampir membuka skor melalui sundulan bek tengah mereka yang memanfaatkan sepak pojok. Bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Argentina. Empat menit berselang, Argentina membalas lewat tendangan jarak jauh yang masih bisa diantisipasi kiper Swiss.
Statistik babak pertama menunjukkan Swiss mencatatkan 3 shots on target berbanding 2 shots on target milik Argentina. Kedisiplinan lini belakang Swiss membuat para penyerang Argentina sering terjebak offside, dengan 4 kali offside tercatat hingga menit ke-45.
Kartu Merah Embolo Mengubah Peta Pertandingan
Momen kunci terjadi di menit ke-58. Embolo dinilai melakukan pelanggaran berbahaya terhadap gelandang Argentina di area tengah lapangan. Wasit Pinheiro langsung mengeluarkan kartu merah. Keputusan ini memaksa Swiss bermain dengan sepuluh pemain dan mengubah total taktik mereka menjadi bertahan total.
Sejak menit ke-60, Argentina meningkatkan intensitas serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan membuat sayap kanan dan kiri terus memberi umpan silang ke kotak penalti. Penguasaan bola Argentina melonjak drastis menjadi 68 persen setelah kartu merah, dengan total 9 shots on target hingga akhir babak kedua.
Gol pembuka Argentina akhirnya tercipta di menit ke-74 melalui tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti setelah menerima assist terukur dari sisi kiri. Skor berubah 1-0. Namun Swiss tidak menyerah. Menit ke-88, mereka menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Argentina. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua.
Extra Time: Ketajaman Argentina Akhiri Perlawanan Swiss
Memasuki babak extra time, Argentina terus menggempur pertahanan Swiss yang mulai kelelahan. Statistik menunjukkan Argentina mencatatkan 5 shots on target tambahan selama 30 menit extra time, sementara Swiss tidak lagi mencatatkan satu pun shots on target.
Gol kemenangan Argentina tercipta di menit ke-112 melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Kiper Swiss tidak mampu menjangkau bola yang mengarah ke sudut kiri gawang. Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir.
Dengan hasil ini, Argentina melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang laga antara dua tim unggulan lainnya. Sementara Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka di perempat final dengan catatan clean sheet yang gagal diraih di dua laga terakhir.
"Kami bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari satu jam. Itu sangat berat. Para pemain sudah memberikan segalanya, tapi Argentina terlalu kuat malam ini," ujar pelatih Swiss dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pelatih Argentina menambahkan bahwa kunci kemenangan timnya adalah kesabaran dalam membangun serangan. "Kami tahu gol akan datang jika terus menekan. Kartu merah mengubah pertandingan, tapi kami tetap fokus pada permainan kami sendiri," ujarnya.
Dengan total 14 shots on target sepanjang pertandingan, Argentina membuktikan dominasi mereka di laga ini. Penguasaan bola akhir tercatat 62 persen untuk Argentina berbanding 38 persen untuk Swiss. Kemenangan ini menjaga asa Argentina untuk meraih gelar juara dunia.
Comments (0)