Haaland Pimpin City Hajar United di Old Trafford

Skor akhir 3-1 untuk Manchester City mewarnai derby Manchester pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Minggu (13/9/2026) malam WIB. Erling Haaland menjadi bintang utama dengan dua gol...

Oct 10, 2026 - 19:40
0 0
Haaland Pimpin City Hajar United di Old Trafford

Skor akhir 3-1 untuk Manchester City mewarnai derby Manchester pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Minggu (13/9/2026) malam WIB. Erling Haaland menjadi bintang utama dengan dua gol yang lahir di menit ke-23 dan menit ke-67, plus satu assist untuk gol penutup yang dicetak Phil Foden pada menit ke-81. Kemenangan ini membawa City mengoleksi 10 poin dari empat laga, sementara United tertahan di angka 6 poin dan harus menelan kekalahan kandang pertama musim ini.

Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola City

Sejak peluit awal, Pep Guardiola menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Haaland sebagai ujung tombak tunggal, didukung Foden, Bernardo Silva, dan Jeremy Doku di lini belakang striker. United yang dilatih dengan skema 4-3-3 mencoba menekan tinggi, tetapi pressing mereka mudah dilewati oleh rotasi cepat lini tengah City. Penguasaan bola babak pertama tercatat 63 persen berbanding 37 persen untuk keunggulan City, dengan 6 shots on target berbanding hanya 2 milik tuan rumah.

Menit ke-23, gol pembuka lahir dari pola serangan yang sudah terlihat sejak awal. Bernardo Silva menerima bola di ruang sempit antara lini tengah dan pertahanan United, lalu melepaskan umpan terobosan mendatar ke belakang bek sayap kanan. Haaland yang bergerak dari posisi offside trap berhasil menjaga garis, menerima bola, dan dengan tenang menempatkan sepakan kaki kirinya ke sudut jauh gawang. VAR sempat mengecek potensi offside, namun gol dinyatakan sah setelah garis kalibrasi menunjukkan posisi Haaland sejajar dengan bek terakhir.

United sempat menciptakan peluang melalui sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-34, tetapi bola masih membentur mistar gawang. Hingga turun minum, tidak ada gol tambahan. Kartu kuning diberikan kepada gelandang bertahan United pada menit ke-41 akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik cepat City.

Babak Kedua: Haaland Ganda, Foden Menutup Pesta

Memasuki babak kedua, United menaikkan garis pertahanan dan mencoba bermain lebih agresif. Namun justru City yang menambah keunggulan pada menit ke-67. Berawal dari skema serangan balik cepat, Doku membawa bola dari sisi kiri, melewati dua pemain, lalu melepaskan umpan silang rendah. Haaland yang datang dari lini kedua menyambut dengan sepakan first-time yang tidak bisa diantisipasi kiper United. Gol kedua Haaland malam itu sekaligus mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sementara Premier League dengan 6 gol dalam 4 pertandingan.

United memperkecil kedudukan pada menit ke-74 melalui sundulan bek tengah mereka setelah skema sepak pojok. Momentum sempat berpindah, tetapi City kembali mengontrol tempo. Pada menit ke-81, Haaland berperan sebagai pemberi assist. Ia menarik dua bek ke sisi kanan, lalu melepaskan umpan pendek ke ruang kosong yang langsung disambar Foden dengan tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang.

"Erling menunjukkan kualitas penyelesaian yang luar biasa, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana ia berkontribusi dalam pressing dan membuka ruang untuk rekan-rekannya," ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Dari sisi statistik, City mencatatkan 18 tembakan dengan 8 shots on target, sementara United hanya 9 tembakan dengan 3 shots on target. Penguasaan bola akhir menyentuh angka 61 persen untuk City, dengan akurasi umpan mencapai 89 persen. Haaland sendiri mencatat 4 tembakan tepat sasaran, 2 gol, 1 assist, dan 1 peluang besar tercipta — performa yang nyaris sempurna bagi seorang striker.

Implikasi Klasemen dan Catatan Taktis

Kemenangan ini mempertegas dominasi City dalam derby Manchester beberapa musim terakhir. Dengan tambahan tiga poin, mereka menjaga jarak dari pesaing terdekat di papan atas klasemen. Sementara itu, United harus segera membenahi transisi bertahan mereka, terutama dalam mengantisipasi pergerakan striker yang mampu bermain di antara garis bek dan gelandang.

Guardiola juga mencatatkan bahwa clean sheet belum berhasil diraih dalam dua laga terakhir, sebuah catatan yang mungkin menjadi perhatian menjelang jadwal padat Liga Champions. Namun secara keseluruhan, kemenangan di Old Trafford dengan skor 3-1 dan kontribusi langsung dari Haaland menjadi sinyal kuat bahwa City kembali menjadi kandidat utama dalam perburuan gelar musim ini.

Bagi Haaland, catatan 6 gol dan 2 assist dalam 4 pertandingan menempatkannya sebagai pemain paling produktif di awal musim. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin rekor-rekor individu yang sebelumnya tercipta akan kembali terancam. Derby Manchester malam ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang pernyataan bahwa mesin gol City masih berfungsi dengan sangat efektif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User